E. Halawa**
Pengantar: Daya irasional sangat provokatif. Ketika membaca tulisan ini barangkali Anda menjadi antipati secara berlebihan kepada saya (penulis) karena Anda tidak dapat menerima paparan saya pada artikel ini. Atau sebaliknya, Anda sangat simpatik kepada paparan saya dan menjadi sangat antipati pada Anand Krishna. Sikap ektrim itu (antipati yang berlebihan) hendaknya disadari bisa dan sering terjadi ketika pembahasan tentang irasionalitas sedang berlangsung. Diharapkan para pembaca menyadari akan kemungkinan ini. Kesadaran itu sendiri melemahkan kekuatan provokasi daya-daya irasional yang saya maksud dalam tulisan ini. Intinya: baca artikel ini dengan tenang, jangan terprovokasi. Bila Anda berhasil membaca artikel ini tanpa luapan emosi yang berlebihan, Anda selangkah lebih maju dalam berhadapan dengan irasionalitas. (more…)