Archive for January 18th, 2008 | Daily archive page

James T Riady, Kunci Utama Pembangunan Nias Berada di Tangan Pemerintah

Friday, January 18th, 2008

Oleh Etis Nehe
Nias, Investor Daily — Pendiri Yayasan Pelita Harapan (YPH) James T. Riady mengungkapkan, kunci utama pembangunan Pulau Nias agar keluar dari ketertinggalan berada di tangan pemerintah, terutama pemerintah pusat. Dengan adanya pembangunan infastruktur akan membantu masuknya investasi dari luar ke Nias. (more…)

James T Riady: Pendidikan, Solusi Mengatasi Ketertinggalan

Friday, January 18th, 2008

oleh Etis Nehe

NIAS, Investor Daily — Banyak daerah di Indonesia mengalami ketertinggalan pada hampir seluruh sektor di tengah kemajuan yang semakin pesat. Untuk mengejar ketertinggalan itu harus dimulai dari pendidikan.  “Tanpa pendidikan yang baik tidak mungkin masyarakat terbebas dari ketertinggalan,” ungkap Founder Yayasan Pelita Harapan James T. Riady dalam peresmian dan pembukaan Sekolah Lentera Harapan (SLH) di Desa Afia, Gunungsitoli Utara, Kabupaten Nias, Selasa (15/01). (more…)

Reportase Kunjungan James T Riady ke Pulau Nias

Friday, January 18th, 2008

Ya’ahowu,

Pada Minggu (13/01/2008 sampai Selasa (15/01/2008), wartawan Koran Investor Daily yang juga sebagai salah satu anggota redaksi situs www.niasonline.net ini, ikut dalam rombongan Bapak James T Riadi, Pendiri Yayasan Pelita Harapan (YPH) yang membawahi Universitas Pelita Harapan (UPH) dan juga Sekolah Pelita Harapan (SPH), Sekolah Dian Harapan (SDH) dan Sekolah Lentera Harapan (SLH) di Pulau Nias. Kunjungan tersebut untuk meresmikan Sekolah Lentera Harapan (SLH) di Desa Afia, Kec. Gunungsitoli Utara, Kab. Nias.

Beberapa berita yang dimuat pada situs ini merupakan berita yang sebelumnya ditulis untuk Koran Investor Daily. Sisanya, akan dibuat dalam bentuk reportase tersendiri untuk situs tercinta ini.

Semoga menggugah Anda.

Tks

Moratorium Pemekaran Hanya Retorika

Friday, January 18th, 2008

JAKARTA, KOMPAS – Moratorium atau penghentian sementara pemekaran bisa jadi hanya sekadar retorika. Padahal, sudah semestinya moratorium harus diartikulasikan sebagai “langkah antara” untuk meminimalisir bias pemekaran daerah. (more…)