Oleh Rizal Mallarangeng
Pertemuan pertama saya dengan Profesor Sadli sampai sekarang masih terus membekas.
Pada Mei 1996, saya baru tiba dari Ohio, Amerika Serikat, untuk melakukan penelitian disertasi di Jakarta. Saya ke rumah Prof Sadli di Jalan Brawijaya III untuk meminta waktu wawancara tentang pengalaman dia selama menjadi teknokrat di bawah Pak Harto. (more…)