Archive for the ‘Kamus Nias – Indonesia’ Category

Ng

Friday, April 27th, 2007

ngafongafo kb kepakan sayap
ngafu
ngahawo
ngaluo satuan waktu – hari. Lima ngaluo Lima hari. Tölu ngaluo mohalöwöga khö ndra sibayada. Tiga hari kami bekerja untuk paman.
ngamohi
ngandroto
nganga kki kunyah
ngaroro
ngalöngalö kb lalat
ngaröfa satuan ukuran panjang
ngaröngarö kb keluhan, jeritan. Mangarö Mengeluh
ngawalö macam
ngawua butir tölu ngawua gadulo silaku tiga butir telor yang terjual.
ngenge
ngenungenu senandung. mangenu bersenandung
ngingi 1. kb gusi. 2. pelit; tidak mau meminjamkan uang. Ngingi sibai niha da’ö. Pelit sekali orang itu.
ngongo kki masak betul. angongo ks masak betul.
ngöfi tepian.
ngöngö bisikan

Ndr

Friday, April 27th, 2007

Ndrandra
Ndraha salah satu marga suku Nias
ndrotondroto kb anggota tubuh
ndrundru kb
ndrundrunga kb potongan kayu bakar yang pada ujungnya terdapat bara api.
Ndruru salah satu nama suku marga Nias. Mado Ndruru zibayania. Pamannya bermarga Ndruru.

N

Friday, April 27th, 2007

naga kb ular naga.
nago kb kijang.
nagole kb daging.
naha 1. kb tempat. Lamari naha nukha. Lemari tempat pakaian. 2. monaha muat. Mi’ae bakha ba nomo, monaha nasa. Mari masuk ke dalam rumah, masih muat. 3. fonaha beri tempat. Mifonaha domeda. Beri tempat pada para tamu kita. 4. lö naha-naha sempit sekali. Lö naha-naha bakha ba nomo me no tohare nono zekola wanunö. Susah mendapat tempat dalam rumah ketika anggota paduan suara datang.
nahia kb tempat. Sin. naha.
namo kb embun. Namo mbanua. Embun pagi.
namö kb lubuk; bagian yang dalam di sungai. Dulu, di sungai Muzöi, sungai terpanjang di Nias, terdapat sejumlah lubuk yang cukup dalam: Namö Kema, Namö Mbuaya, Namö Rumasaki, Namö Halu, Namö Mbo’ole.
narako kb neraka.
nasa lagi. Kata nasa menyiratkan makna “masih”: So nasa ? (Masih) ada lagi ? Mohalöwö nasa ira. Mereka masih bekerja. Mombaso nasa ia. Dia masih membaca. Lih. sa’e untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak lagi ada / berlangsung.
na’ua kb air
niha kb orang; manusia. Niha si sökhi. Orang baik. Ono Niha. (Har. Anak manusia.) Orang Nias.
noro 1. kb beban. Noro sabua. Beban berat. 2. noro dödö. beban pikiran, sesuatu yang harus dipikirkan dan diselesaikan, atau sesuatu yang menjadi tanggung jawab. Ube’e noro dödöu ndra akhimö. Kuserahkan adik-adikmu menjadi urusan (tanggungjawab)-mu.
nukha kb pakaian. monukha berpakaian.

Mb

Friday, April 27th, 2007

mbambatö kb besan; panggilan kepada besan. Ya’ahowu mbambatö. Hadia duria? Ya’ahowu, besan, apa kabar? fambambatö kk berbesan (karena anak dai kedua belah pihak saling menikah).
mbangombango kb dahi. Sin. Angango.
mbombo kb sungai kecil. Oya mbombo sifahandro ba Muzöi Banyak sungai kecil yang bermuara ke sungai Muzöi.
mbotumbotu ks abu-abu. No taya manu simbotumbotu. Ayam berbulu abu-abu telah hilang.
mbumbu kb 1. bubungan rumah. 2. daerah lembut di kepala (bayi).
mbungömbungö kb butiran nasi yang tersisa di piring atau jatuh di meja/lantai.Wa’oya mbungömbungö ero’ero manga ia Banyak butir-butir nasi (sisa) setiap kali kali dia makan.

M

Friday, April 27th, 2007

maena kb tarian massal yang diiringi dengan nyanyian bersama. Dalam maena ada seorang sanunö maena yang menyanyikan bagian narasi dari maena sementara yang lain menyanyikan fanehe maena.
mai kb judi. Ato zi tobali numana börö mai. Banyak yang jatuh miskin karena judi. famaisa perjudian.
maliwa kk bergerak
mangona kk 1. pamitan. Fatua lö mofanö ia mukoli ba mangona ia khö ndra talifusönia. Sebelum dia pergi merantau, ia pamitan kepada sanak saudaranya. 2. fangona hal berpamitan. manuköu mengantuk. Manuköudo, da ulau mörö. Aku mengantuk, biar aku tidur.
mati’o kb ular hijau.
me 1. ketika. Me tohare ira ba ladörö ira ba nomo zahatö khöra. Ketika mereka sampai, mereka menuju ke rumah famili. 2. me sering didahului dengan kata börö yang berarti: karena. (Börö) me simanö wolaumö khönia, ba mofönu ia khöu. Karena demikian perlakuanmu kepadanya, dia marah kepadamu.
meha menguap. Meha-meha manö ia, manuköu sibai. Dia terus menerus menguap, mengantuk sekali.
meme kb payudara.
menewi kemarin. Menewi larugi Jakarta. Kemarin mereka tiba di Jakarta.
me’owi kemarin malam; semalam. Mofanö göfa me’owi, irugi Ziboga mege sihulöwongi. Kapal berangkat kemarin malam, sampai di Sibolga tadi pagi.
Migu kb (1) hari Minggu. (2) kebaktian yang dilakukan pada hari Minggu. Möi ita ba migu. Kita pergi ke kebaktian (di gereja). Dania tafatunö huhuo da’a, aefa migu. Nanti kita bicarakan hal ini, sesudah kebaktian.
moto kb kendaraan bermotor roda empat atau lebih, baik pengangkut manusia maupun barang. Ena’ö alio tarugi ba tatörö moto. Agar kita cepat sampai kita naik bis / mobil. Fulu rozi moto moguna kara ba wamazökhi lala si no tekiko andrö. Dibutuhkan 10 truk batu untuk memperbaiki jalan yang rusak itu.
mukhölö danö ks pusing. Mukhölö khögu danö zui, tesao wökhögu. Saya pusing lagi, penyakitku kambuh.
mukoli kk merantau; pergi jauh dari kampung halaman. Mofanödo möi mukoli. Aku mau pergi jauh.

L

Friday, April 27th, 2007

lada kb cabe. Lada limi cabe rawit. lada soyo cabe merah. Aukhu lada pedas.
lade kb bekas
lahia kb jahe.
lakota’i
landröta kb cendawan.
lawe
lawidu
lawuo kb awan.
lela kb lidah. Sanau (soya) lela. Orang yang suka menambah-nambah cerita.
lele kb kulit lele gadulo kulit telor, lele mbae’a rumah siput kki maki falele memaki
lengua kb tahi gigi. (lih. ezölö).
lewatö kb kuburan.
lewuö kb bambu. Berikut adalah jenis-jenis lewuö yang terdapat di Nias: kauko, hao, lewuö guru, lewuö mbanua.
li kb 1. suara Lö irai urongo li magiao sa’ae. Saya tidak pernah mendengar suara burung beo lagi. 2. pendapat; keputusan. Lima limö. Pendapat / keptusanmu adalah pendapat / keputusan kami.
ligi kki perhatikan dengan seksama. Ligi atö nono da’ö, no tedou wa’esolo. Perhatikan anak itu dengan seksama, sudah bertambah gemuk.
likhe kb lidi. Ezoi likhe. Sapu lidi.
lilifi kki kutuk; sumpahi. Böi lilifi nonou. Jangan mengutuk anakmu.
lito kb jengkal. Salito. Sejengkal. Litoi. Jengkali (ukur dengan jengkal).
liza kb telor kutu, biasanya melekat di helai rambut atau di kulit kepala.
löfö kb nasib; peruntungan.
löfölöfö kb kunang-kunang. Hulö löfölöfö zibongi. Bak kunang-kunang malam: dikatakan kepada orang yang tidak mengerjakan pekerjaannya (atau ikut dalam sebuah aktivitas) secara terus-menerus.
lölö kb lölö nafo bekas sirih yang sudah dikonsumsi / dikunyah. lölö mbanio.
lotu kb air sungai yang keruh, biasanya karena baru banjir. Böi ondri ba lotu, göna’ö fökhö uli. Jangan mandi di air keruh, kamu kena penyakit kulit.
luzuluzu kb kelelawar kecil, kampret.

K

Friday, April 27th, 2007

kabera kiri Na no örugi wabaliwa lala, hole’ögö ba gabera. Kalau sudah sampai di persimpangan jalan, belok ke kiri.
kaliru ks ribut, rusuh.
kalu kb pintu. No alawa mbongi, duhö khöda galu. Malam sudah larut, tutup pintu.
kambölö kanan. Dadao ba gambölö. Duduk di sebelah kanan.
kata kb 1. ketam, alat penghalus permukaan papan 2. alat / ukuran volume beras Na lö tumba ba halö kata ba wanu’a böra Kalau tumba tidak ada, ambil kata untuk mengukur / menimbang beras.
katawaena kb burung layang-layang. Anari-nari ua katawaena, mangawuliö dania, lö tugela. Terbang melayanglah kau katawaena, pulang-pulang nanti tidak memiliki tempat hinggap.
kereke kb kerikil. Moguna khöda gereke, gawu, ba seme ba wamazökhi ba’a nidanö. Kita membutuhkan kerikil, pasir dan semen untuk membangun bak air.
Kese-kese adalah kata pungut, dan sangat mungkin berasal dari kata “kecek” (bhs. Minang) yang juga sudah diadopsi dalam bahasa Indonesia. Kese-kese adalah celoteh, cakap, atau obrolan yang tidak keruan yang berisi pergunjingan yang biasanya dilakukan oleh orang-orang yang ingin menghabiskan waktu. Fakese: mengobrol tak keruan sambil meggunjingkan atau membuat gosip. (*Huohuo agak mirip dengan kese-kese, tetapi tidak harus disertai dengan pergunjingan atau gosip. Huohuo adalah pembicaraan yang tidak berisi, tidak serius, tidak menghasilkan sesuatu yang berarti. Kalau kita mengajak seseorang berbicara mengenai hal-hal ringan maka kita bisa mengatakan: Da talau fahuohuo -> Mari kita berbicara (dalam konteks ringan, misalnya menanyakan kabar keluarga, dan sebagainya). Seringkali, huohuo semacam itu secara tak sadar menjurus pada kese-kese. Huhuo adalah pembicaraan serius atau hasil nyata dari sebuah pembicaraan serius. Biasanya, seseorang yang ingin berbicara serius, akan memulainya dulu dengan huohuo (basa-basi). Setelah suasana “mencair”, maka inti pembicaraan dalam bentuk huhuo baru disampaikan. Sesudah huhuo dituntaskan, suasana bisa lebih santai lagi dan huhohuo pun bisa dilanjutkan kembali.
kete 1. kki cubit. Böi kete nakhimö. Jangan mencubit adekmu. kete-kete cubitan. 2. ketip, satuan mata uang bernilai 25 sen. Sambua hua kete. Satu (mata uang) ketip.
keteketelö ks sebentar-sebentar (mau) kencing; anyang-anyangan. Me ara ia ba deu, keteketelö ia. Karena berlama-lama di air hujan, dia anyang-anyangan.
khozi kki bakar. Böi khozi mbulu geu sogoköli ba ginötö lökhö. Jangan membakar daun-daun kering di musim kemarau.
kibo kb alat musik keyboard. Inilah salah satu kata serapan baru yang mulai “popular” di desa-desa di Nias. Dalam hampir setiap acara perkawinan (-> fangowalu), kibo dimainkan.
kiö kk kencing.
kola kb kolam. Wa’ oya gi’a ba kola. Banyak sekali ikan di kolam.
kumöyö kb dupa. Amuhua zimbo gumöyö nitunu. Harum asap kemenyan.

kurunga kb penjara.

J

Friday, April 27th, 2007

belum ada entri

I

Friday, April 27th, 2007

I

i’a kb ikan I’a sauri Ikan basah. I’a soköli Ikan kering
i’i kb sejenis jamur kecil yang tumbuh di batang-batang lapuk seperti pohon karet. Enak dijadikan sayur.
i’iwa sejenis tumbuhan liar dengan penampang batang segitiga bersisi tajam.
ifö kb gigi. Ifö ana’a. Gigi emas yang dipasang melapisi gigi asli, umumnya sebagai “perhiasan”.
ikhu kb hidung. Sanau ikhu Orang yang hidungnya panjang.
ila’ila kb tanda, ciri-ciri.
ilo kb air ludah. mangendrilo meludah. Sin. dilo
iö kb air kencing; urine. (lih. kiö)
iwa’iwa kb getaran bunyi. Iwa’iwa dorosi. Getaran bunyi lonceng. mangiwa. bergetar.
iwo’iwo kokok ayam. Iwo’iwo zilatao Kokok ayam jantan

H

Friday, April 27th, 2007

ha hanya. Ha mai’fu Hanya sedikit. Ha hokha-hokha Hanya main-main (tidak sungguh-sungguh).
hae kata perintah untuk mengusir anjing. Hae … !
haga kb cahaya Haga mbawa. Sinar bulan. Haga luo Sinar matahari. humaga bersinar. Dalam Li Niha sering terjadi pertukaran tempat dua konsonan pertama dalam sebuah kata kerja. Jadi humaga sebenarnya berasal dari kata muhaga. Kedua bentuk sah. Contoh lain: muhöngö -> humöngö; muhola -> humola.
halasa kb kotak yang cukup besar untuk menyimpan padi hasil panen untuk jangka waktu yang lama. Mifonui ulito khoda halasa, si tora ba mu’amawha. Kotak padi diisi penuh, sisanya (kelebihannya dijual.
halu kb alu; kayu bulat panjang alat penumbuk padi
hambae kepiting. Mö’ita mangalaui hambae.Mari mencari kepiting.
hambunö ks basah. Me latörö dalu deu toho, ahori hambunö ira.Karena berjalan di tengah hujan lebat, mereka basah kuyup.
hamo kb tepung. Hamo mböra. Tepung beras.
hao, lewuo hao sejenis bambu.
hare kb keuntungan. Ebua harenia wogale ma’ökhö. Besar keuntungannya berjualan hari ini.
haru sendok bertangkai panjang terbuat dari kayu untuk memasak sayur / nasi.
haruharu bahu bahu.
hasi kb peti mati.
hie 1. kki gantung. fahie wagi / bagi gantung diri. 2. hie-hie kb gantungan. 3. ukuran berat daging babi: 1.5 kg. Be khögu dombua hie mbawi, utangu ua. Berikan padaku 2 hie (3 kg) daging babi, saya utang dulu.
higo
hiwö sejenis “tarian” massal untuk laki-laki di mana masing-masing saling berpegangan tangan; “rantai” manusia yang meloncat-loncat ini membentuk ular-ularan. Yang di depan disebut sondröni hiwö, bertindak sebagai pemipin.
hofo kki hirup.
hokha … hokha-hokha Main-main.
holahola kb nyala. Wa’ebua holahola galitö me akhozi nomo da’ö. Nyala api besar sekali ketika rumah itu terbakar. muhola bernyala.
holo kb tabung dari bambu tempat menyimpan garam atau daging kering.
hondra kb sepeda bermotor. Hondra berasal dari kata Honda, sebuah merek sepeda motor yang sangat dikenal di Nias awal tahun 1970an. fahondra mengendarai sepeda motor.
hönö seribu. Sin. saribu Hönö a tölu ngaotu. Seribu tiga ratus.
hori (horigö) kb habiskan, lenyapkan. Böi hori gefeu ba mai. Jangan habiskan uang dalam perjudian.
horö kb dosa. mohorö. berzinah, selingkuh
hörö kb mata. Fökhö hörö. Penyakit mata. Höröhörögö – awasi.
hötu kb kentut. fahötu kk kentut.
höwa kb bayam.
hugehuge kb tangkai buah.
hugöhugö kb sorakan / teriakan pendek dan serentak oleh para pria yang ikut dalam suatu persistiwa adat Nias sebagai seruan “pengikat” dari suatu keputusan yang telah diambil. “Hu !” adalah sorakan hugöhugö. Sebelum “Hu !” diteriakkan oleh orang banyak, seseorang meneriakkan kalimat seperti: “Hölihöli whanguhugö si ha sara tödö ……“, lalu disahut: “Hu !“.
hulo kb pulau. Oya hulo side-ide ba zi fasui tanö niha. Banyak pulau kecil yang mengelilingi P. Nias. Niha hulo. Sebutan di Nias daratan bagi orang-orang Nias yang berasal dari pulau-pulau kecil, terutama yang berasal dari sebelah barat P. Nias.
hulö 1. ibarat; bak, bagai, seperti. Kata ini sering dipakai dalam perumpaan (amaedola). Hulö lataba nidanö, ifuli fahalö-halö. Seperti air yang dipisahkan, selalu bersatu kembali. 2.
hulu kb punggung. Töla hulu Tulang punggung. töla hulu mempunyai arti kiasan pendirian atau sikap.
hunahuna kb sisik. Hunahuna gi’a Sisik ikan.
hundragö kki injak. Böi hundragö gahegu. Jangan menginjak kaki saya.
hunö kb biji. Hunö ndrima. Biji jeruk.
hurufai kki kerumuni. Böi mihurufai ia ba le Jangan mengerumuninyalah, Sin. singöi
huwa 1. kb uban. No ibörögö oya huwa namada. Uban ayah sudah mulai banyak. 2. ahuwa beruban. Na no atua niha ba ahuwa. Beruban orang kalau sudah tua.

*12-06-08

G

Saturday, April 14th, 2007

ga’a kb abang, kakak, panggilan kepada orang yang sedikit lebih tua atau yang disegani. Yaahowu, Ga’a. Ga’a ndraono. Orang yang disegani / ditakut dalam suatu kelompok anak muda.

gambe kb daun atau getah gambir pemerah sirih. Sin. fangoyo.

gambi kb jenggot. Wa’anau gambinia, no ara ifaliaro. Jenggot panjang sekali, dia sudah lama memeliharanya.

ganete yang menyusul; sesudah itu. Sia’a Gamumu, ganete da’ö Talömotu. Kamumu yang sulung, sesudah itu Talömotu.

gaolo-gaolo kb roda, sesuatu yang berbentuk lingkaran. Gaolo-gaolo moto. Ban mobil, truk, dsb. Am: Gaolo-gaolo tambalou, so möi yawa so möi tou.

gari kb pisau panjang.

gari kki

gariti ks keriting. Gariti mbu ga’ada. Rambut abang keriting.

garogo kb gertak. Ha gaorogo da’ö, böi ataufi. Itu hanya getak, jangan takut. garogoi kki. gertak. Igarogarogoi manö niha. Dia suka mengertak orang.

gawu kb pasir. No tölu moto gawu nita’u ma’ökhö. Sudah 3 truk pasir yang diangkut hari ini.
gegewukhö kb Semut kererangga. Lö si döhö gahenia ni’usu gegewukhö. Kakinya yang digigit semut kererangga belum sembuh.
gifi kb sisa daging kelapa yang melekat di tempurung yang tidak habis diparut, biasanya dicongkel (untuk dimakan).
gödo kb kantor. Gödo Bufati. Kantor Bupati.
gosi kb kerak nasi yang biasanya melekat pada bagian bawah periuk. Gosi umumnya terbentuk pada periuk-periuk tanah liat. Si manga gosi Pemakan kerak. Kata hinaan pada seseorang yang bekerja pada seorang majikan atau bahkan keluarga dekat. Pamakaiannya sebaiknya dihindari.
gowi kb ubi rambat. Ha gowi göda. Hanya ubi makanan kita.
gowilili kb kentang.
gowirio kb ketela.

Masukan untuk Kamus Nias – Indonesia

Saturday, March 24th, 2007

Komentar dan masukan Anda untuk penyempurnaan Kamus Nias – Indonesia ini dapat Anda tuliskan di sini.

Monday, March 12th, 2007

A. Ejaan
Sampai saat ini belum ada ejaan khusus untuk Bahasa Nias. Ejaan yang dipergunakan dalam Kamus ini secara umum mengikuti ejaan Bahasa Indonesia saat ini, yaitu yang diatur dalam buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan (Pusat Pengembangan Bahasa, 1980).

Ada beberapa aturan khusus yang tidak dicakup dalam ejaan Bahasa Indonesia, yaitu yang menyangkut beberapa huruf dengan bunyi khusus yang hanya ditemukan dalam bahasa Nias.

õ, ô, atau ö memiliki bunyi seperti bunyi “e” dalam keras, gelas, lemas. Karakter õ, ô, dan ö dapat dihasilkan di layar komputer dengan menekan dan menaha tombol Alt lantai berturut-turut menekan tombol-tombol 2, 4, dan 4 (untuk ô), 2, 4, 5 (untuk õ) an 2, 4, 6 (untuk ö) di keypad di sebelah kanan kibor komputer. Contoh-contoh: hôgô (kepala), hõrõ (mata), töwö (cukur). Lihat juga artikel: Karakterödalam bahasa Nias.

Beberapa marga Nias memiliki karakter ini: Amazihönö, Bu’ulölö, Gulö.

e memiliki bunyi seperti dalam kata: sepak, enak. Contoh: tema (terima), deha (cabut), eha (batuk).

w memiliki dua bunyi dalam Li Niha: (1) seperti W dalam bahasa Indonesia (bahwa, hawa, kawan) – contoh: bawa (bulan), walu (delapan) (2) bunyi w khas Nias seperti dalam kata wurawura, waruwaru, werewere. Bunyi w dalam contoh-contoh ini dihasilkan dengan meniupkan udara di antara bibir atas dan bawah yang dipersempit jaraknya. Bunyi w macam ini kurang lebih seperti w dalam kata “Wulan” atau “woman” (bahasa Inggris).

Bunyi w jenis pertama (seperti dalam bahasa Indonesia) terdapat dalam nama-nama marga: Halawa, Maruhawa, sementara bunyi w jenis kedua dalam nama marga: Bawamenewi, Waruwu, Ziawa.

Dalam Li Niha, huruf d yang muncul misalnya dalam kata: dela (titi), deha (cabut), dölö (terus) diucapkan agak berbeda dengan pengucapan d dalam bahasa Indonesia. Orang-orang yang berasal dari Nias Utara, Nias Barat dan sebagian Nias Tengah mengucapkan d berbeda dengan orang-orang Nias yang berasal dari Nias Tengah (Lahusa, Lölöwa’u, Lölöfitu Moi, dan sebagainya). Lihat artikel: Bunyi Huruf ”D” dalam Li Niha.

B. Jenis-jenis Kata
Hampir seluruh entri dalam Kamus ini digolongkan dalam salah satu dari jenis-jenis kata berikut:
kata benda (kb) – talö (talas), tufo (tikar)
kata kerja (kk) – me’e (menangis), mörö (tidur)
kata kerja imperatif (kki) – yaitu kata kerja untuk menyuruh melakukan sesuatu: bokai (buka), taba (potong), förö (tidur), dst.
kata sifat (ks) – ataha (mentah), afusi (putih)

C. Struktur Kalimat Bahasa Nias
Li Niha memiliki struktur kalimat yang berbeda dari struktur kalimat Bahasa Indonesia. Silahkan baca artikel: Struktur Kalimat Bahasa Nias (1) dan Struktur Kalimat Bahasa Nias (2).

D. Mutasi Awal dalam Li Niha
Dalam Li Niha berbagai jenis kata yang muncul dalam kalimat pada umumnya mengalami perubahan pada huruf awalnya, yang dalam ilmu bahasa disebut mutasi awal (initial mutation, lih. Wawancara dengan Dr. Lea Brown). Sebagai contoh, dalam kata “Hadia duria ?” (Apa kabar?), kata “duria” telah mengalami perubahan huruf awalnya; kata “duria” di sini berasal dari kata dasar “turia” yang berarti berita atau kabar. Contoh-contoh lain adalah: ama (ayah) -> nama; ina (ibu) -> nina; balugu (pengetua adat) -> mbalugu; tuhe -> duhe; sato (publik, orang banyak) -> zato; So’aya (Tuhan) -> Zo’aya. Beberapa aturan yang terkait dengan mutasi awal diberikan dalam artikel: Turia Si Tobali Duria.

E. Pengucapan / bunyi huruf
Kata-kata Bahasa Nias tidak mengenal konsonan (huruf mati) sebagai penutup kata; dengan kata lain, kata-kata li niha diakhiri oleh salah satu dari vokal (huruf hidup berikut): a, e, i, o, ö, u. Contoh: töla (tulang), lahe (jejak), ngöfi (tepi), moyo (elang), balö (ujung), fandru (lampu).

Beradasarkan itu, huruf-huruf yang menyusun abjad dalam Bahasa Nias diucapkan sebagai berikut:
a – a
b – be
c – ce
d – de (Lihat artikel: Bunyi Huruf ”D” dalam Li Niha.
e – e
f – fe
g – ge
h – h
i – i
j – je
k – ke
l – le
m – me
n – ne
o – o
p – pe
q – kiu
r – re
s – se
t – te
u – u
v – fe
w – we
x – ekese
y – ye
z – ze

F. Pelambangan Bunyi Khas Li Niha
Ada beberapa bunyi khas Li Niha yang tidak terdapat dalam kata-kata bahasa Indonesia. mb – ndr …

G. Akronim:
Am. – Amaedola (peribahasa)
i – kata kerja perintah (imperatif)
kb – kata benda
ks – kata sifat (ajektif)
lih. – lihat
Sin. – sinonim

Monday, March 12th, 2007

2003 – Pemunculan pertama kali di Nias Portal

2004 – Pemindahan ke http://kamus-nias.blogspot

2007 –

  1. Maret, integrasi ke dalam niasonline.net
  2. 28 April Penulisan “Petunjuk Pemakaian” Dimulai

2008 –

  1. 12 Juni, penambahan entri H, R

Monday, March 12th, 2007

Pembuatan Kamus Nias-Indonesia Online ini merupakan usaha untuk mendaftarkan kata-kata Li Niha dan mencari padanannya dalam Bahasa Indonesia. Diharapkan kehadiran kamus ini menggugah masyarakat Nias, khususnya generasi mudanya, untuk lebih memberi perhatian pada Li Niha – salah satu bahasa dunia yang semakin terpinggirkan dari fungsinya sebagai suatu alat komunikasi.

Apa yang disajikan di sini masih “mentah” sekali dan dalam proses pemutakhiran secara terus menerus. Sebagaimana terlihat ada beberapa kata yang didaftar tanpa disertai artinya dalam bahasa Indonesia dan contoh pemakaiannya dalam Li Niha. Hal ini memang disengaja; yang utama adalah kita mendaftarkan kata itu supaya jangan hilang, lalu secara terus menerus diusahakan pengisian artinya, melalui penelusuran ke sumber-sumber yang kompeten.

Para peminat dan pemerhati Li Niha, khususnya Ono Niha, tentulah berkewajiban mempertahankan keberadaan Li Niha sebagai alat komunikasi dan bagian dari jati dirinya. Maka, sumbangan dalam bentuk apa pun akan dengan senang hati diterima dengan tangan terbuka.

Selamat membaca, Ya’ahowu !

Catatan:

  1. Projek Kamus Nias – Indonesia ini dimulai di Nias Portal pada bulan Maret 2003. Sejak Nias Portal tidak aktif sejak pertengahan tahun 2005, secara berangsur-angsur entri yang sudah terhimpun dipindahkan ke dalam bentuk blog di Blogger.com dengan alamat: http:// kamus-nias.blogspot.com.
  2. Anda bisa menjadi kontributor tetap atau menjadi anggota Tim Penyusun apabila (a) Anda secara aktif mengirim “entri” dengan contoh pemakaian dalam kalimat, atau (b) secara aktif mengirim koreksi kepada Tim Redaksi, atau (c) secara aktif mengirim tulisan tentang Bahasa / Budaya Nias di Situs Yaahowu. Silahkan menghubungi kami di: ni*********@***il.com. Alternatif lain, silahkan mengisi komentar di bagian bawah.