By WS Rendra
menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka (more…)
By WS Rendra
menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka (more…)
* Kekurangan Hibah Pemekaran di Nias Ditampung RAPBD 2010
Medan – DPRD Sumut mensahkan P-APBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Propsu TA 2009 sebesar Rp3,897 triliun lebih dengan pertambahan sebesar Rp280,560 milyar lebih dari APBD induk senilai Rp3,248 triliun, setelah mendapat persetujuan dari 8 fraksi (FPG, FPDIP, FPD, FPPP, FKS, FPAN, FPDS dan FPBR) melalui pendapat akhirnya pada rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap RP-APBD 2009, Rabu (5/8) di gedung Dewan. (more…)
Oleh: Victor Zebua
Orang Nias tempo doeloe tidak mengenal jam. Pembagian dan penamaan waktu mereka mengacu aktivitas sehari-hari: bertani, beternak, kerja domestik (memasak, makan, tidur), dan fenomena alam. Pukul 00.00 disebut talu mbongi (tengah malam). Nama waktu lainnya: miwo manu siföföna (ayam berkokok pertama kali; 02.00-02.30), möi zamölö (penyadap aren pergi menyadap; 05.00), muhede riwi (jangkrik berbunyi; 05.30-06.00), dan tumbu luo (matahari terbit; 06.00). (more…)