Gubsu tinjau pembangunan bandara Silambo Nisel Berbiaya Rp3,7 M

Tuesday, June 3, 2008
By nias

Medan (SIB)
Gubsu Drs Rudolf M Pardede didampingi Bupati Nias Selatan Fahuwuso Laia SH MH, Ketua DPRD Hadirat Manao SH dan Muspida Kabupaten Nias Selatan melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Bandara Silambo desa Botohili, sekitar 1 km dari pantai Sorake Teluk Dalam, Senin (2/6).

Bupati Nisel kepada Gubsu yang didampingi Kaban Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut Drs Syaiful Syafri melaporkan pembangunan bandara itu dimulai sejak Januari 2008, dan saat ini sedang tahap penyelesaian landasan.

Menurut Bupati, panjang lapangan 1100 meter, dan nantinya bisa mencapai 1700 meter dengan lebar 300 meter yang diharapkan mampu didarati pesawat jenis Fokker 58. Sedangkan biaya pembangunan tahap pertama sekitar Rp 3,7 M dari BRR Nias, menurut rencana pembangunan tahap pertama akan selesai Desember 2008. Sedangkan tahap kedua dengan total biaya pembangunan lanjutan sekitar 10 M yang diharapkan bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Gubsu sangat merespon pembangunan bandara ini,karena selain untuk membuka akses penerbangan juga untuk tingkatkan pengembangan objek pariwisata di Nisel yang terkenal dengan olah raga selancarnya di pantai sorake Teluk Dalam.

“Saya mengharapkan dengan terbangunnya bandara Silambo, maka askes trransportasi udara ke Nisel akan maju, karena potensi pariwisata dan budayanya sangat mendukung,” ujar Gubsu, sembari menekankan perlunya kordinasi dan kerja keras untuk membangun Nisel sehingga dapat berpacu dengan daerah lain yang sudah lebih dulu maju di Sumut.

Selanjutnya Gubsu dan rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi Kantor Bupati Nisel yang direncanakan pembangunannya dirangkaikan dengan pembangunan kantor-kantor dinas dan pendopo.
Dalam peninjauan itu, Pelaksana tugas Kepala Bapeda Nisel Siado Jai menjelaskan, khusus pembangunan kantor Pemkab Nisel di jalan Lagundri Km 7 Teluk Dalam, tahap pertama diawali dengan pembangunan kantor bupati dan pendopo disusul kantor-kantor dinas di atas lahan seluas 31 ha, dalam rangka mewujudkan pelayanan satu atap, sehingga lebih memudahkan koordinasi dan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Mendapat penjelasan itu, Gubsu mengatakan pembangunan kantor yang represetatif untuk pemkab Nisel juga merupakan hal perlu segera dilaksanakan guna memberi kenyamanan bagi aparat melayani masyarakat. (Rel/M3/o) (sib, 3 jUNI 2009)

2 Responses to “Gubsu tinjau pembangunan bandara Silambo Nisel Berbiaya Rp3,7 M”

  1. 1
    Aktivitas Sarumaha Says:

    Proviciat untuk semua insan pembangunan Nias Selatan
    Semoga pembenahan di Nias Selatan bukan hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur tetapi berjalan beriringan dengan pembangunan sistem birokrasi yang sehat dan cerdas di berbagai sektor.

    Maju terus untuk pengembangan kab. Nisel

  2. 2
    mrisman halawa Says:

    selamat atas pembangunan bandara Silambo di T.D,walau masih tuntas. Tetapi ada yang sangat mengganggu dalam pemilihan lokasi bandara yang tidak begitu jauh dari Pantai Sorake. Pada tahun-tahun mendatang, jika Nias Selatan berfokus pada dunia pariwisata, maka pembangunan Bandara Silambo akan menghambat pembangunan di Pantai Silambo. Bayangkan bagaiman membangun sebuah hotel berbintang 5 jika tinggi gedung tersebut harus dibatasi oleh persyaratan keamanan penerbangan.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

June 2008
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30