Tidak Punya Kapal Patroli, Adpel Gunugsitoli Kesulitan Mengawasi Perairan Laut

Nias ( SIB)
Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel) Gunungsitoli Nias, Arosokhi Nazara mengaku pihaknya kesulitan memberikan pelayanan pemandu terhadap kapal-kapal yang hendak masuk maupun keluar dari dermaga Gunungsitoli Nias. Hal ini karena Adpel dan Departemen Perhubungan di daerah itu tidak memiliki kapal Patroli.

Selain kesulitan memandu kapal, Adpel Gungsitoli juga kesulitan memantau kapal-kapal asing yang berniat melakukan pencurian ikan di wilayah perairan laut Nias, maupun laut Sumatra bagian Barat. “Kami tidak bisa berbut apa-apa karena kita tidak memiliki kapal patroli,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini menanggapi pembangunan Dermaga Pelabuhan Gunungsitoli.

Meskipun hingga saat ini Adpel Gunungsitoli tidak memiliki kapal patroli namun menurutnya, sejauh ini belum pernah terjadi kecelakaan antar kapal yang mau merapat maupun keluar dari dermaga Gunungsitoli.

Namun begitu kata Nazara, adanya fasilitas yang memadai seperti kapal Patroli akan lebih menguntungkan memantau bila mana terjadi kejelakaan kapal di laut.

“Kami hanya mengandalkan kode/sinyal seadanya saja termasuk alat radio (sejenis ORARI/HT) antara nahkoda kapal dengan aparat Adpel di lapangan,” tuturnya.

Nazara mengungkapkan, kapal patroli sangat vital bagi Adpel pelabuhan. Ini juga dibutuhkan guna mengawasi jaring/jala maupun pukat para nelayan dilaut yang kerap mengganggu dan menghalangi rute pelayaran kapal terutama di perairan laut bagian Sumatera yang menjadi pintu gerbang lalu lintas kapal antara Nias dan dataran Sumatera yakni Sibolga dan Padang. (T15/i) (SIB, 19 Desember 2007)

Leave a Comment

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>