DPRDSU Prihatin, Ilmu Pengetahuan Putra/Putri Nias dan Nisel Sangat Rendah

Wednesday, July 4, 2007
By nias

Medan (SIB)
Kalangan anggota DPRD Sumut mengaku prihatin terhadap ilmu pengetahuan atau SDM (Sumber Daya Manusia) putra/putri asal Kabupaten Nias dan Nisel (Nias Selatan) yang dinilai sangat rendah, sehingga tetap kalah bersaing dengan daerah lain dalam setiap perebutan event-even tertentu.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Sumut Dapem (daerah pemilihan) Nias dan Nisel Aliozisokhi Fau SPd kepada wartawan, Selasa (3/7) di DPRD Sumut menanggapi rendahnya ilmu pengetahuan putra-putri Nias dan Nisel, terutama dalam bidang akademisi maupun psikotest.

“Kita sangat kuatir, jika hal ini tidak segera dibenahi, ilmu pengetahuan putra/putri Nias dan Nisel akan tertinggal jauh dengan daerah lain dan hampir dapat dipastikan akan tetap kalah bersaing dalam setiap even-even tertentu, misalnya dalam memasuki test Perguruan Tinggi idaman, test masuk TNI/Polri maupun IPDN,” ujar Alio.

Alio mencontohkan, ketika adanya peneriman Caba TNI/Polri, mahasiswa IPDN maupun test masuk Perguruan Tinggi Negeri, putra-putri Nias dan Nisel yang lulus nol persen dan kalah bersaing, karena sangat lemah dalam bidang ilmu pengetahuan akademisi, pengetahuan umum mupun psikotest.

Karena itu, Alio yang duduk di Komisi E berharap kepada Pemkab Nias dan Nisel segera melakukan terobosan baru dengan membentuk lembaga pendidikan tambahan atau semacam lembaga pendidikan non formal di luar pendidikan sekolah dasar maupun Sekolah Menengah Atas.

“Bagi anak didik putra/putri Nias dan Nisel yang baru tamat SMU sebaiknya diberikan lagi pelajaran tambahan semacam bimbingan test secara gratis atau dibiayai APBD dengan menghadirkan tenaga-tenaga pendidik yang profesional, apakah dari Perguruan Tinggi Negeri mupun instruktur TNI/Polri,” ujarnya.

Dengan demikian katanya kelemahan para putra-putri Nias dan Nisel tersebut akan dapat teratasi, sehingga cita-cita mereka menuju PTN idaman maupun test TNI/Polri dan IPDN.

“Pemkab Nias dan Nisel sudah harus memikirkan hal itu dan bagi putra-putri yang mengikuti pendidikan non formal, sudah selayaknya dibebaskan dari segala pungutan biaya, karena Pemkab bisa menganggarkan dananya dari APBD masing-masing kabupaten,” tegasnya sembari menyatakan, jika hal itu terlaksana, dalam dua tahun ke depan putra-putri Nias dan Nisel sudah bisa bersaing dengan daerah lain. (M10/o)

Sumber: SIB, 3 Juli 2007

5 Responses to “DPRDSU Prihatin, Ilmu Pengetahuan Putra/Putri Nias dan Nisel Sangat Rendah”

  1. 1
    Saro Z Says:

    Kita juga prihatin, karena kalangan anggota DPRD-SU hanya bisa prihatin dan menghimbau.

  2. 2
    Pemerhati Says:

    Ya kita semua prihatinlah, baik yang anggota maupun yang bukan anggota DPRD-SU 🙂

  3. 3
    Arifman Gulö (Ama Niso) Says:

    Menurut pemikiran saya, cukup baik juga komentar Bpk. Aliozisökhi Fau SPd mengenai keprihatinan beliau terhadap ilmu pengetahuan atau SDM (Sumber Daya Manusia) putra/putri asal Kabupaten Nias dan NiSel yang dinilai masih rendah sehingga lebih banyak gagalnya untuk bersaing dengan SDM asal daerah lain di setiap perebutan event-event tertentu di sektor pendidikan.

    Saya mencoba untuk memahami maksud Bpk. Aliozisökhi Fau SPd., bahwa hal ini merupakan bagian tantangan SDM yang menimba ilmu pengetahuan di sekolah di wilayah Pulau Nias terutama sektor pendidikan.

    Seperti kita ketahui bersama bahwa abad 21 ini merupakan abad yang penuh dengan tantangan yang menglobal & komplek, adanya perkembangan deregulasi, iptek baru, informasi & komunikasi yang pesat dsb. Implikasinya di berbagai belahan dunia terjadi resesi, meningkatnya persaingan yang luar biasa di segala bidang, minimnya pertumbuhan produktivitas dsb. Hal ini telah menumbuhkan perhatian pada berbagai kebijaksanaan yang menyangkut sumber daya manusia.

    Sebaiknya Pemda di kabupaten Nias & NiSel perlu lebih meningkatkan alokasi anggaran/dana di sektor pendidikan sehingga dapat memberikan perubahan2 yang nyata terhadap penataan pendidikan di Pulau Nias, terutama upaya penyelenggaraan pendidikan yang lebih baik & berkualitas dalam rangka mempersiapkan anak didik ke jenjang yang lebih tinggi dalam pendidikannya hingga bermuara pada result (output) SDM Nias & NiSel yang diharapkan mampu bersaing dengan SDM yang berasal dari daerah lain.

    Oleh karena itu saya mengusulkan pembenahan SDM di sektor pendidikan khususnya di Pulau Nias merupakan hal yang lebih diperhatikan untuk dilaksanakan oleh Pemda, sehingga sektor pendidikan yang merupakan sektor prioritas untuk selalu diupayakan secara kontinue dengan mengedepankan peran guru sebagai penentu masa depan bangsa yang lebih baik & berkualitas.

    Shalom,
    Arifman Gulö (Ama Niso)
    HP.: 0815 1424 8880
    Email: arif.gulo@pilarnias.com
    arifman888@yahoo.co.id

  4. 4
    Eliagus Telaumbanua Says:

    Pendidikan Putra/Putri Nias why ? Saat ini Pulau Nias sudah mulai berkembang dengan adanya perguruan tinggi swasta. Bila diuraikan satu persatu yang sudah ada yaitu IKIP Gunungsitoli (Anak Sulung), Akademi Pertanian Gunungsitoli (Anak Tengah) yang sudah tidak jelas dimana rimbanya mungkin sudah merantau kali atau barangkali death? Kemudian Akademi Managemen Gunungsitoli (AMGS) yang sekarang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pembangunan Nasional (STIE-PEMBNAS) dikenal sebagai Anak Bungsu yang dilahirkan oleh Yayasan Perti Nias dalam kurun waktu tahun 2000. Kemudian lain lahir lagi perguruan tinggi lain seperti STT Sunderman, IPI Dian Mandala dan Akademi Keperawatan/Kebidanan. Sebenarnya ini sudah merupakan potensi yang cukup lumayan untuk pulau Nias saat ini. Namun dimana letak permasalahannya? Jujur diakui bahwa pada dasarnya memasuki perguruan tinggi di Nias bukan merupakan pilihan tapi merupakan alternatif. Lagi-lagi alasannya mengenai mutu pendidikannya, fasilitasnya dan sebagainya. Percaya atau tidak percaya, diterima atau tidak terima sebenarnya putra/putri Nias memiliki otak yang cerdas dan jenius. Hanya saja kurang diakui tapi terdaftar iya. sama dengan status perguruan tingginya terdaftar yess diakui no alias belum terakreditasi. Jadi, putra/putri Nias tidak perlu pesimis yang penting terus belajar dan belajar serta kembangkan potensi
    diri.
    Harapan anak Nias ada ditangan Bapak/Ibu yang sekarang duduk baik dikursi goyang maupun dikursi ayunan. Karena mereka yang memiliki kapasitas, kewenangan dan teken tekan untuk kemajuan mutu pendidikan di Nias. Ya’ahowu !!!

  5. 5
    jumadi syhura Says:

    memang anak2 nias adalah Putra/i daerah yang tangguh dan cerdas.
    Teman2 seperjuangan,dimana pun kita berada,ayo tunjukan kalau kita memang luar biasa…

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

July 2007
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031