Medan (SIB)
DPRD Sumut menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan acara penyampaian kebulatan tekad mendukung Propinsi Tapanuli kepada Ketua Komisi II DPR-RI EE Mangindaaan dan rombongan yang akan digelar di Lapangan Serba Guna Tarutung pada 12 Januari 2007, yang diperkirakan akan dihadiri 20.000 massa yang datang dari Kabupaten Taput, Tobasa, Humbahas, Samosir, Dairi, Pakpak Bharat, Nias dan Nisel (Nias Selatan).
Seruan dan ajakan itu disampaikan Ketua DPRD Sumut H Abdul Wahab Dalimunthe SH ketika menerima audiensi dan undangan  tim panitia penyampaian kebulatan tekad masyarakat Propinsi Tapanuli kepada Komisi II DPR-RI yang dipimpin Hitler Siahaan SH didampingi DR (HC) Drs Toga Sianturi MA, Drs Burhanuddin Rajagukguk, Aliozisokhi Fau SPd, Drs Amaano Fau MSi dan Ir Harman Manurung, Senin (8/1) di DPRD Sumut.
“Saya berharap acara yang spektakuler ini berjalan dengan sukses. Karena itu kita perlu mengajak serta menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berbondong-bondong menyaksikan sekaligus menyukseskan acara yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Tapanuli ini,” ujar Wahab mengungkapkan dukungannya, tapi tidak bisa ikut hadir, karena pada saat bersamaan ada pertemuan pimpinan DPRD se-Indonesia di Bandung.
Diakui Wahab, sejak awal pihaknya sudah mendukung pembentukan Propinsi Tapanuli, bahkan ketika ia menjabat  Ketua DPD Partai Golkar Sumut pasca Pemilu 2004, thema kampanyenya menyangkut isu pembentukan Propinsi Tapanuli, sehingga pemilih Golkar di wilayah Tapanuli ‘membludak’ dan terbukti Golkar bisa meraih suara peringkat pertama.
“Apalagi sekarang, saya tidak mungkin tidak mendukung, karena pembentukan Propinsi Tapanuli merupakan tuntutan zaman dan murni aspirasi masyarakat yang harus segera direalisasikan. Tapi bagi panitia disarankan untuk terus melakukan sosialisasi, agar imej yang berkembang di masyarakat bahwa pembentukan Propinsi Tapanuli hanya untuk etnis tertentu saja akan terbantah,” tegas Wahab sembari mengajak semua pihak agar tetap menjalin harmonisasi di tengah-tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wahab Dalimunthe juga menyampaikan kepada rombongan panitia penyampaian kebulatan tekad masyarakat Propinsi Tapanuli agar segera melengkapi segala persyaratan layaknya pemekaran propinsi yang diamanahkan UU (undang-undang), agar lembaga legislatif dapat secepatnya melakukan pembahasan selanjutnya menggelar sidang paripurna dewan untuk mengambil keputusan.
“Jika segala persyaratan telah dilengkapi, DPRD Sumut tentunya akan membahasnya di Rapat Pimpinan selanjutnya disepakati apakah disampaikan penangannya kepada Komisi A yang membidangi pemekaran atau membentuk Pansus (panitia Khusus) yang anggotanya terdiri dari utusan fraksi-fraksi,” tambah Wahab sembari memberi masukan kepada panitia untuk segera melakukan loby-loby ke anggota legislatif.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab itu, Hitler Siahaan dan Burhanuddin Rajagukguk (mewakili panitia) juga menyampaikan terima kasihnya terhadap dukungan yang disampaikan Wahab Dalimunthe sekaligus menyampaikan titip salam Ketua Umum Panitia Pembentukan Propinsi Tapanuli Ir GM Chandra Panggabean yang tidak dapat hadir karena sedang berada di Jakarta serta Ketua Panitia acara kebulatan tekad mendukung Propinsi Tapanuli Budiman P Nadapdap SE yang sedang sibuk mempersiapkan acara akbar untuk rakyat tersebut.
Dikatakan Hitler,  tekad rakyat melahirkan Propinsi Tapanuli ini tampaknya sudah bulat dan sulit terbendung, bahkan dengan kekuatan apapun menghempangnya tidak akan bisa dihambat. Ibarat bola salju dan air bah yang sedang menggelinding, siapa yang menghalanginya akan terlindas dan digulung-gulung. Sekarang di benak rakyat hanya satu, Propinsi Tapanuli harus jadi.(A13/d)
Facebook Comments