Jalan itu bukan baru rusak, tapi sudah mulai dari tahun lalu, bahkan sebelum acara pagelaran perdana pada Mei 2011.
Dimintai tanggapan mengenai respons pemerintah kabupaten Nias Selatan mengatasi kerusakan jalan tersebut, Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi memastikan tahun ini jalan sekitar 3 kilometer tersebut akan dibangun.
“Tahun ini akan dibangun. Saat ini sedang proses tender,†ujar dia kepada Nias Online melalui pesan singkat, Jum’at (25/5/2012).
Bahkan kata dia, tidak hanya jalan akses utama itu, juga telah disediakan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk membangun jalan lingkar (ring road) menuju desa kandidat warisan dunia (world heritage) di Unesco tersebut.
Sebelumnya, Kepala Desa Bawömataluo Ariston Manaö mengungkapkan, rencana pagelaran budaya Bawömataluo 2012 terpaksa dibatalkan karena kerusakan parah pada jalan akses menuju desa itu sepanjang sekitar 3 kilometer.
Kerusakan jalan itu akan mengganggu kenyamana pengunjung bahkan juga rawan kecelakaan. Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, Pemda baru mengalokasikan anaggaran untuk pembangunan jalan itu pada 2013. (EN)

