“Yang melahirkan Kabupaten Nisel adalah desa ini. Desa ini merupakan tulang punggung Nisel. Tidak ada yang bisa membantah itu. Itu sejarah bagi Desa Bawömataluo,” ujar dia.
Hukuasa juga mengharapkan, pagelaran budaya tersebut menjadi pendorong bagi kebersamaan membangun Nisel ke depan. Dia mengakui banyak perbedaan yang terjadi, terutama yang masih terkait dengan Pilkada beberapa waktu lalu.
Dia sempat beberapa kali menyebutkan nama-nama yang berperan besar dalam mengurus pemekaran Nisel, termasuk dirinya sendiri. Sayang sekali, dia sepertinya mengabaikan nama-nama lain yang juga berperan, bahkan berperan lebih besar dari nama-nama itu. Mereka umumnya tersebar di berbagai tempat, terutama di Jakarta dan sekitarnya. (EN)

Leave a Comment