Rapat Paripurna DPRD Sumut Setujui Pemekaran Tiga Provinsi Baru

Tuesday, May 10, 2011
By susuwongi

Medan, (Analisa) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara menyetujui usulan pembentukan tiga provinsi baru di daerah itu, masing-masing Provinsi Tapanuli, Provinsi Sumatera Tenggara dan Provinsi Kepulauan Nias. Persetujuan itu dihasilkan melalui rapat paripurna DPRD Sumut dipimpim ketuanya H Saleh Bangun didampingi wakil ketua H Chaidir Ritonga, HM Affan, Sigit Pramono Asri dan H Kamaluddin Harahap serta dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho, Senin (9/5).

Dari 10 fraksi di Dewan, tujuh di antaranya menyatakan mendukung pembentukan tiga provinsi baru tersebut, dua fraksi menyatakan menolak memberikan pendapat dan satu fraksi menyatakan tidak keberatan.

Tujuh fraksi yang mendukung masing-masing Fraksi Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PAN, PDS, Hanura, PPRN, dan Gerindra, dua fraksi yang menolak memberikan pendapat yakni PKS dan PPP, sementara Partai Golkar menyatakan tidak keberatan.

Dua fraksi yang menolak beralasan, usulan pembentukan ketiga provinsi baru tersebut belum memenuhi persyaratan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 207 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah.

Interupsi

Ketika Wakil Ketua DPRD Sumut mengusulkan untuk dilakukan voting, Ketua Fraksi PKS H Hidayatullah dan Ketua Fraksi PPP H Fadly Nurzal melakukan interupsi.

Keduanya menyatakan tidak akan mengikuti meskanisme voting, mengingat hal-hal yang bertentangan dengan konstitusi yang berlaku tidak dapat divoting.

“Kita tidak dapat melakukan voting untuk hal-hal yang bertentangan dengan UU dan peraturan yang ada. Kalau voting dipaksakan, kami dari Fraksi PKS tidak akan ikut,” ujar Hidayatullah.

Menurut dia, sejauh ini pengusulan pembentukan ketiga provinsi baru itu belum memenuhi persyaratan dan ketentuan yang diatur dalam PP No 78 Tahun 2007.

“Apa yang disyaratankan dalam PP itu belum dilengkapi, karenanya persetujuan Dewan dapat dikatakan melawan konstitusi,” tegasnya.

Belum Penuhi PP

Hal yang sama juga dikemukakan Fadly Nurzal. Menurut dia, mekanisme sebagaimana diatur PP No 78 Tahun 2007 sama sekali belum dipenuhi dalam pengusulan pemekaran provinsi tersebut.

“Jika voting untuk hal yang inkonstitusional dipaksakan, Fraksi PPP juga tidak akan ikut,” ujarnya.

Mendapat interupsi serupa, Chaidir Ritonga menanyakan kepada para anggota DPRD apakah usulan pembentukan provinsi baru itu dapat disetujui atau tidak, yang dijawab sebagian besar anggota Dewan dengan kata “setuju”.

Plt Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannya mengatakan, karena usulan pembentukan provinsi baru merupakan bagian dari aspirasi politik masyarakat, maka dirinya dengan berat hati akan meneruskannya ke pemerintah pusat.

“Mimpi saya Sumut tetap satu. Tapi saya akan teruskan aspirasi ini ke pemerintah pusat. Namun perlu digarisbawahi, saya akan teruskan dengan berat hati dan sambil menangis,” katanya. (di)

Sumber: Analisa Daily

9 Responses to “Rapat Paripurna DPRD Sumut Setujui Pemekaran Tiga Provinsi Baru”

  1. 1
    Rius Zai Says:

    Moga aja pemekaran ke 3 provinsi ini terkabul sehingga pembangunan tersentuh langsung kepada masyarakat

  2. 2
    warda larosa Says:

    Yaahowu,
    Kami sebagai anak muda pulau Nias sangat mendukung sekali pembentukan Provinsi Nias agar dana APBD dari Pemerintah Pusat dapat tersalurkan secara langsung kepada pemerintah daerah Nias demi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nias.
    Seperti telah kita ketahui bahwa banyak sekali para organ daerah khususnya organ Provinsi telah mengkorupsikan dana APBD.Untuk itu bentuk provinsi yang murni dan bebas dari KKN.

  3. 3
    saud el f mecel Says:

    saya harap dpt lebih maju lagi dari pd sebelum pemekaran ini.
    Untuk para pemimpin :
    Jangan lah hanya bisa menjadi tikus-tikus berdasi.
    Sebb kemajuan Nias ada di tangan kalian semua.

  4. 4
    yusran harefa,S.PdI(Ketua ikatan Pelajar NU Nias) Says:

    Assalamualaikum Wr.Wb. syukur alhamdulillah dengan ada respon yang baik dari para legislator,dgn harapan semoga Niat yang tulus untuk memajukan Kepulauan Nias yang selama ini termarginal dikawasan barat pulau Sumatera dpt tersentuh utk tercapinya niat luhur bangsa indonesia…utuk mensejahterakan rakyat seutuhnya….semoga Tuhan yang maha Kuasa dapat mendengar doa dan pinta qt…..

  5. 5
    ivan_dachi,. Says:

    LANJUTKAN,.!!! TUHAN YESUS KRISTUS PASTI MEMBERKATI,.AMIN.

  6. 6
    jon ken li laia Says:

    Dalam pembentukan provinsi baru yang salah satunya provinsi Nias, tentunya kami anak Nias akan tetap mendukung hal tersebut namun semua hal tersebut harus dipikirkan secara matang dan rasional oleh para pelopor-pelopor kita, mengingat Nias yang sedang dalam proses kebangkitannya.]]]
    “Berpikir dan berbuat sangatlah penting tapi tidak semua yang kita pikirkan dan kita perbuat dapat diterima oleh khyalak umum jadi berbijaklah dalam segala apapun itu”

  7. 7
    beo Says:

    Belum apa-apa, Bupati dan Wkl Bupati Nias memaksakan ibukota Provinsi harus di T.dalam, bgm yg. dr Nias Utara klu berusan ke sana, berpikir logis dong . . . !

  8. 8
    beo Says:

    Mohon maaf, yang saya maksud adalah Bupati/Wkl Bupati NISEL. Hal ini terjadi pada pertemuan Pimpinan daerah dan Ketua DPRD se-Kepulauan Nias baru-baru ini.

  9. 9
    Budi harefa Says:

    Syalom…
    Harapan kita Agar pulau nias dpt menjadì sebuah provinsi baru tentu saja adalah sebuah kemenangan besar karna harapan kehidupan yg lebih baik dpt kita rasakan.tentu saja menjadikan harapan terakhir itu dpt menjadi nyata tdk serta merta langsung jadi begitu daerah kita menjadi provinsi.
    Ada byk fase atau tahap yg mesti harus kita benahi..kita mesti tahu apa hal hal yg perlu kita sempurnakan dan siapkan untuk menyongsong sebuah predikat baru yaitu provinsi…para pemimpin saat ini saya harap dapat berpikir lebih bijaksana jgn melihat daerah nias telah siap untuk menjadi sebuah provinsi dari sudut pandang visi misi partai atau golongan tertentu yg memiliki power finansial dll,atau kepentingan pribadi agar lebih dikenal sebagai panutan atau apapun namanya.saat ini pulau nias sedang tdk merindukan gelar baru bagi saya salahsatunya diantara sekian ribu penduduknya sedang membutuhkan lapangan pekerjaan.hidup sebagai petani n nelayan bagi kami amat cukup namun anak kami tak bisa sekolah karna biaya..pengetahuan kami tdk lebih dari bapak2 yg terhormat namun kami tak ingin terus jadi budak didaerah kami tercinta..bukalah mata kami atau manfaatkan kami agar taraf hidup dpt menjadi lebih baik,gunakan anak2 nias yg terdidik manfaatkan mereka untuk mengali dan mengembangkan sumber daya alam nias ini.taraf pengetahuan dan kehidupan yg layak menjadi tolak ukur utama untuk menjadi sebuah provinsi.memiliki sumber pendapatan daerah pembangunan pasti jalan.seluruh lapisan masyarakat akan siap pada saat itu…aku yakin hal itu.jadi intinya saat ini nias belum siap…kita perlu belajar lg hingga waktunya tepat.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

May 2011
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031