17 Anggota DPRD Nias Selatan Ikut Bersama 10 Ribu Massa ke DPRDSU

Thursday, April 26, 2007
By nias

Medan (SIB)

Segenap warga Pulau Nias, khususnya dari kabupaten Nias Selatan (Nisel) juga ikut merasakan kegembiraan yangmeluap atas realisasi penandatanganan rekomendasi persetujuan pembentukan Propinsi Tapanuli oleh pihak pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, dalam aksi demo besar-besaran 10.000-an massa pendukung propinsi Tapanuli di gedung DPRDSU Selasa (24/4).

Di antara massa terdapat 200-an massa dari Nias Selatan, baik yang sengaja datang dari Teluk Dalam (ibukota Kabupaten Nisel-Red.) maupun yang berada di kota Medan sekitarnya. Hebatnya, 17 angg ota DPRD Nisel ikut hadir bersama mereka yang sejak awal-awal memang sangat mendukung perjuangan pembentukan Propinsi Tapanuli.

Tampak hadir antara lain: Wakil Ketua DPRD Nias Selatan Marthalena Duha. Famelama R Sarumaha dari Fraksi Kebangsaan yang juga Kepala Badan Kehormatan Dewan (BKD) Nisel, Faonaso Halawa SPd dan Fatolosa Hulu dari Fraksi Pelopor, serta Denny L Wau Amd. Hadir juga dari komponen lain seperti Herman Ndruru, Kuasa Ndruru, Eddy Gunawan Zebua, AMA Vander Zebua, Effendi Laia, dll termasuk dari Lembaga Oikhoda Medan.

“Penandatanganan rekomendasi untuk pembentukan Propinsi Tapanuli oleh pimpinan DPRD Sumut, memiliki nilai dan arti sejarah tersendiri bagi kami dari Nias Selatan. Soalnya, kami juga teringat akan perjuangan dan aksi-aksi serupa oleh rakyat mulai dari kampung halaman sendiri (Nias) hingga ke Medan bahkan ke Jakarta, untuk mencapai realisasi pemekaran Nias ketika akan membentuk Kabupaten Nias Selatan sebagai kabupaten sendiri,” ujar mereka kepada SIB di Medan, Selasa petang (24/4) kemarin.

Mereka mengungkapkan hal itu ketika menyatakan kegembiraannya bersama massa dari daerah dan komponen lainnya atas hasil ‘delegasi massal’ ke DPRD Sumut itu. Marthalena Duha sebagai unsur wakil rakyat dari DPRD Nias Selatan, menegaskan pihaknya kini bisa merasa agak lega sembari terus ikut bersama komponen masyarakat lainnya untuk mengawal proses lanjut di DPR RI (Komisi II) dan Menteri Dalam Negeri.

Soalnya, ujar mereka, pemekaran daerah Sumut untuk pembentukan Propinsi Sumut juga telah merupakan harga mati bagi rakyat Nias Selatan, yang selama ini tak beda dengan nasib daerah Tapanuli yang ketinggalan akibat ditinggalkan pada semua aspek sosial ekonomi. (A14/u)

Sumber: Harian SIB, 26 April 2007

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2007
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30