*Pemerintah Australia memberikan pinjaman sebesar $A1 Miliar kepada Indonesia

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono membuka secara resmi sebuah forum demokrasi Asia yang disebut: “Forum Demokrasi Bali”, yang diselenggarakan di Grand Hyatt Hotel – Nusa Dua, Bali, Rabu (8/12/08).

“Forum ini adalah merupakan ajang dialog dan diskusi tentang pembangunan demokrasi. Banyak negara Asia telah mengadopsi demokrasi, dan mengadaptasinya dengan nilai-nilai Timur,” kata Presiden SBY dalam pidato pembukaannya.

Forum tersebut, yang dikoordinir oleh Kementrian Luar Negeri, dihadiri oleh perwakilan negara-negara ASEAN dan Asia termasuk Cina dan Jepang, juga perwakilan dan pengamat dari negara-negara non-Asia termasuk Italia, Austria, Swedia dan Kanada.

“Tidak ada demokrasi yang sempurna… tidak peduli apa sistem politik yang dikembangkan, dari bagian Asia mana kita berasal, atau budaya yang mempengaruhi,” kata Presiden Yudhoyono.

Bahkan, lanjut Presiden, hingga saat ini demokrasi masih terus berkembang. Dan keyakinan itu yang mendasari BDF.

Oleh karena itu, kata Kepala Negara, kedudukan semua negara dalam BDF adalah sama, tidak ada satu negarapun yang datang untuk “menceramahi” negara lain tentang demokrasi atau berdebat tentang sesuatu.

Australia Memberikan Pinjaman $A1 Miliar* Kepada Indonesia
Sementara itu Perdana Menteri Australia yang hadir pada konferensi itu mengumumkan bahwa Pemerintah Australia akan memberikan bantuan dalam bentuk pinjaman sebesar $A1 Miliar kepada Indonesia untuk membantu mengatasi efek dari krisis keuangan global.

Kevin Rudd juga mengatakan bahwa Australia akan mengalokasikan $A3 juta dolar untuk pengembangan sebuah forum yang didirikan Indonesia untuk meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan di daerah Asia Pasifik.

Forum tersebut terbuka untuk semua negara di Asia Pasifik dan didukung oleh sebuah badan baru bernama Institut untuk Perdamaian dan Demokrasi.

Kevin Rudd juga mengumumkan bahwa Sydney akan menjadi tuan rumah sebuah konferensi tentang masa depan hubungan bilateral Australia – Indonesia pada bulan Februari tahun depan. (Ant/ABC/JP/brk*)

*Menurut ABC Online, jumlah bantuan adalah $A1 miliar, sementara menurut berita Antara bantuan berjumlah $5 miliar dalam berita tertanggal 8/12/2008 dengan judul: “Australia Siapkan Dana Siaga 5 Miliar Dolar untuk Indonesia.

Facebook Comments