Presiden Yudhoyono Seorang Dari 10 Pemimpin Dunia Yang Perlu Dicermati Dunia Bisnis 2008

Friday, February 29, 2008
By nias

Eurasia Group – sebuah kelompok konsultan dan penasehat resiko politik global yang bermarkas di New York mengumumkan 10 pemimpin dunia yang perlu dicermati dunia bisnis pada tahun 2008. Para pemimpin dunia tersebut adalah: Ayatollah Khameini (pemimpin spiritual Iran), Nicolas Sarkozy (Presiden Prancis), Vladimir Putin (Presiden Rusia), Pervez Musharaf (Presiden Pakistan). Di urutan ke lima adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lalu menyusul Jacob Zuma (Presiden Afrika Selatan), Umaru Musa Yar’Adua (Presiden Nigeria), Mayawati Kumari (pemimpin Partai Bahujan Samaj Party – BSP – India, Luiz Inacio Lula da Silva (Presiden Brasil), dan Gurbanguly Berdymukhamedov (Presiden Turkmenistan).

Eurasia Group memilih ke sepuluh pemimpin itu sebagai politisi luar biasa yang akan “mempengaruhi secara signifikan perjalanan negara mereka masing-masing dan atau politik global pada tahun 2008”.

Pemimpin besar Iran Ayatollah Khameini misalnya terpilih karena perannya sangat krusial dalam menempatkan Iran pada posisi yang tepat dalam hubungan berduri dengan Barat (Amerika Serikat). Tidak seperti Presiden Mahmoud Ahmedinejad yang memilih sikap konfrontatif dengan Barat, khususnya terkait dengan isu tenaga nuklir Iran, Ayatollah Khameini “bersikap low profile dan bekepribadian tenang”. Keputusan-keputusan penting Khameini akan menentukan keagresifan Iran dalam menggolkan program nuklirnya; hal ini akan membawa ramifikasi terhadap resiko politik di Iran dan di luarnya.

Vladimir Putin yang akan meletakan jabatan sebagai Presiden Rusia untuk kemudian menjadi Perdana Menteri akan tetap menjadi pengemdali utama sistem politik dan ekonomi Rusia. Putin juga akan tetap memainkan peran penting dalam merumuskan dan menentukan kebijakan luar negeri Rusia.

Presiden SBY

“Kepemimpinan moderat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menjaga stabilitas dan membangkitkan minat investor di Indonesia,” demikian Eurasia Group dalam alasannya memasukkan nama SBY dalam daftar yang dicermati. Menurut Eurasia Group, Presiden SBY telah membuat frustrasi para reformis garis keras karena proses pengambilan keputusan yang lambat dan berdasarkan konsensus. Pertumbuhan (ekonomi) dan reformasi yang stagnan bisa menjadi ancaman bagi terpilihnya kembali Yudhono pada Pilpres 2009. Dan ini akan meningkatkan ketidakpastian pihak investor terhadap stabilitas Indonesia dan bisa mengancam berbagai prestasi yang telah dicapai selama ini. “Tahun 2008 merupakan tahun krusial bagi Yudhoyono dan Indonesia,” tandas Eurasia Group. (Sumber: Situs Eurasia Group, www.eurasiagroup.net/*)

Keteranga gambar: SBY bersama keluarga, dari kiri: Annisa Larasati Pohan, Ibu Ani Bambang, Edhie Baskoro Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono dan SBY. (Sumber: Wikipedia).

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

February 2008
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829