Dephub Tagih PT Pelni Soal Kapal Ke Nias

Monday, July 16, 2007
By susuwongi

JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Laut Departemen Perhubungan (Dephub) Hartjarja Harijogi mengatakan segera menagih janji PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) untuk membuka kembali rute pelayaran ke Pulau Nias yang sudah dihentikan sejak Desember 2006. “Waktu kami ingatkan beberapa waktu lalu,  mereka janji akan menyediakannya. Tapi kalau sampai sekarang belum juga direalisasikan, kami akan menagih mereka (PT Pelni) lagi,” ujar Harijogi kepada wartawan di sela-sela rapat kerja (raker) pembahasan Rancangan Undang-Undang (UU) Pelayaran dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (16/7). 

Harijogi mengatakan, walau manajemen PT Pelni berada di bawah Menneg BUMN, pihaknya tetap bisa mendesak agar pelayaran dengan kapal besar seperti yang dimiliki PT Pelni ke wilayah itu diadakan kembali. “Di sana itu banyak kapal kayu sementara ombaknya besar. Saya tidak mau main-main dengan nyawa orang. Ini juga merupakan kewajiban moral kami mendesak PT Pelni,” tegas Harijogi. 

Dia menambahkan, dengan kondisi pelayaran yang minim di sana, dan diperburuk dengan dibekukannya operasi salah satu maskapai penerbangan yang biasa terbang ke Pulau Nias, menyebabkan masyarakat terpaksa memakai kapal-kapal kayu dengan ukuran kecil di sana. 

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Jusman Syafi’i Djamal berjanji akan membicarakan bersama Dirjen Hubla agar kapal PT Pelni kembali berlayar ke Nias. “Pokoknya tidak ada lagi daerah yang terisolasi,” tegas Jusman.  

Selama ini, transportasi keluar Pulau Nias setelah kapal PT Pelni berhenti beroperasi pada Desember 2006, hanya mengandalkan penerbangan maskapai Merpati dan SMAC serta sekitar dua kapal roro. Selebihnya menggunakan kapal-kapal kayu berukuran kecil.

Tetapi, pada Juni 2006, Dephub membekukan operasional maskapai SMAC karena dinilai tidak memenuhi syarat keselamatan sehingga Pulau Nias potensial semakin terisolir justru pada saat rehabilitasi paska gempa.  

Pelayaran Perintis

 Dihubungi terpisah, anggota Komisi V DPR RI Syarfii Hutauruk (F-PG) dari daerah pemilihan Sumatera Utara mendesak PT Pelni mengaktifkan kembali jalur pelayaran Jakarta-Padang-Sibolga-Nias tersebut. “Kita mendesak agar PT Pelni segera membuka kembali rute pelayaran ke wilayah barat Sumatera tersebut karena sangat dibutuhkan,” ujar Syarfi’I. 

Namun, Syarfii mengatakan, bila PT Pelni merasa berat bila mengaktifkan jalur langsung dari Jakarta, maka PT Pelni bisa mengusahakan pelayaran perintis untuk menghubungkan pulau-pulau di pesisir Sumatera. “Daerah yang bisa dilayari dan menguntungkan itu adalah Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Meulaboh, Sibolga, Padang, dan Mentawai,” jelas dia.  

Menurut dia, kapal-kapal yang selama ini dioperasikan oleh PT ASDP yang hanya melayari Sibolga-Gunung Sitoli tidak memadai. PT Pelni, tambah dia, juga bisa membuka jalur Nias Selatan-Sibolga atau daerah pesisir terdekat lainnya yang selama ini hanya melalui Gunung Sitoli. (Etis Nehe)

One Response to “Dephub Tagih PT Pelni Soal Kapal Ke Nias”

  1. 1
    Etis Nehe Says:

    Ya’ahowu…

    Berita yang sama kemarin saya share ke beberapa media. Anda bisa membacanya di Investor Daily, Koran Seputar Indonesia, Batak Pos, detik.com (http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/16/time/232649/idnews/805660/idkanal/10), Bisnis Indonesia (http://web.bisnis.com/sektor-riil/transportasi/1id14801.html).

    Beberapa media lain saya kirimkan berita yang sama seperti Antara dan Suara Pembaruan. Cuma sampai saat ini saya belum mengecek apakah berita yang sama sudah dimuat.

    Saya sudah melakukan tugas saya dan masih akan terus melakukannya. Sekarang, para pemimpin daerah Nias, Nias Selatan dan anggota DPRD-nya kapan akan datang untuk memanfaatkan momen ini untuk mendesak Dephub atau pun Menhub? Mumpung lagi hangat.

    Ya’ahowu.

    Tks.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

July 2007
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031