Archive for the ‘Berita Lain Lain’ Category

Kemdikbud Prihatinkan Penjualan Benda-Benda Budaya di Pulau Nias

Thursday, July 19th, 2012

Direktur Pelestarian Cagar Budaya & Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Surya Helmi saat pertemuan di kantornya, Senin (16/7/2012). (Foto: EN)

NIASONLINE, Jakarta – Kementeria Pendidikan dan Kebudayaan mengungkapkan keprihatinan masih terus berlangsungnya tindakan pemiskinan budaya yang terjadi di Pulau Nias. Pemiskinan budaya itu dalam bentuk tindakan mencuri dan menjual berbagai peninggalan kebudayaan bersejarah di daerah itu. (more…)

Alat e-KTP Belum Tersedia, 3 Kecamatan di Nias Selatan Belum Lakukan Perekaman

Thursday, July 19th, 2012

Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Nias Selatan Restu Jaya Duha (Foto: EN)

NIASONLINE, Jakarta – Hingga 18 Juli 2012, sebanyak 10.330 warga Nias Selatan telah menjalani perekaman data untuk pembuatan KTP elektronik (e-KTP).

Meski begitu, sampai saat ini masih terdapat tiga kecamatan lagi yang belum bisa melakukan perekaman. Ketiga kecamatan itu adalah Pulau Pulau Batu Timur, Hibala dan Susua.

“Alat e-KTP belum terpasang oleh konsorsium. Saya sudah hubungi pusat (Kemdagri), dan sedang dikoordinasikan,” ujar Plt. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Nias Selatan Restu Jaya Duha kepada Nias Online, Kamis (19/7/2012).

Dia mengatakan, pihak Kemadagri telah menjanjikan peralatan itu akan datang minggu ini, namun sampai sekarang belum ada realisasinya.

Kendala

Restu juga menjelaskan, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan perekaman itu. Di antaranya, belum berfungsi maksimalnya peralatan. Sebab, ada beberapa kecamatan yang baru satu alatnya yang berfungsi. Seharusnya, setiap kecamatan memfungsikan dua alat.

Kendala lainnya, sering terjadinya pemadaman listrik PLN, terutama pada hari dan jam kerja. Bahkan, ada yang enam kecamatan yang tidak teraliri listrik PLN sama sekali sehingga harus dibantu dengan menggunakan genset.

Belum terlalu mahirnya sejumlah pendamping kecamatan dan operator dalam melakukan perekaman juga menjadi kendala di lapangan.

Untuk mencari solusi dari berbagai kendala itu, kata dia, pada Jum’at (besok, 20/7/2012)) akan digelar rakor e-KTP Nisel. Seluruh SKPD, Camat, PLN, pendamping kecamatan turut diundang dalam pertemuan yang akan dipimpin oleh Bupati Nisel Idealisman Dachi tersebut. (EN)

Turunan Gulö Terpilih Sebagai Ketua DPD Himni Sumatera Utara

Wednesday, July 18th, 2012

Turunan Gulö (Foto: akun FB)

NIASONLINE, MEDAN – Musyawarah Daerah (Musda) II Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (Himni) Sumatera Utara (Sumut) menghasilkan kepengurusan baru. (more…)

Ini Dia Resep Sukses dari Pendiri Apple Steve Wozniak

Wednesday, July 18th, 2012

Pendiri Apple Steve Wozniak (Foto: nvun.com)

NIASONLINE, Jakarta – Beberapa hari ini, Steve Wozniak, partner Steve Jobs sedang berada di Jakarta. Dia berbagai pengalaman dalam seminar Innovation & Creativity di Jakarta, Selasa (17/7/2012). (more…)

Kemdikbud Tegaskan Dukungan Bagi Desa Bawömataluo Jadi Warisan Dunia

Monday, July 16th, 2012

Kiri-Kanan: Yori Antar, Prof. Yasufumi Uekita, Ph. D, Waspada Wau, Surya Helmi, Dr. T. Yoyok Wahyu Subroto, Etis Nehe dan Bpk Yusuf dan Ibu Yuni. (Foto: TYWS)

NIASONLINE, Jakarta – Ada perkembangan positif terkait perjuangan menjadikan Desa Bawömataluo menjadi warisan dunia (world heritage) di Unesco. (more…)

Bupati Idealisman Benarkan Pemeriksaan Pejabatnya oleh Kejatisu

Monday, July 9th, 2012

Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi (Foto: EN)

NIASONLINE, JAKARTA – Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap sejumlah pejabatnya oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) terkait dugaan korupsi bantuan penanggulangan bencana akhir tahun lalu. (more…)

Bantuan Penanggulangan Bencana Diduga Dikorupsi – Pejabat Nisel Ramai-ramai Diperiksa

Saturday, July 7th, 2012

Logo Kabupaten Nias Selatan (Foto: IST)

MEDAN- Sejumlah pejabat tinggi di Kabupaten Nias Selatan (Nisel) memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu (4/7). (more…)

Desa Bawömataluo Dijadikan Proyek Percontohan Perlindungan Cagar Budaya

Wednesday, July 4th, 2012

Peserta tari perang dengan latar rumah adat di Desa Bawömataluo (Foto: Etis Nehe)

NIASONLINE, JAKARTA –Tim peneliti Jepang dan UGM yang kini sedang melakukan riset mendalam di Desa Bawömataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan akan menjadikan desa itu sebagai proyek percontohan perlindungan dan pemeliharaan cagar budaya di Pulau Nias. (more…)

Kabupaten Nias Selatan Gelar Perekaman Perdana E-KTP

Tuesday, July 3rd, 2012

Plt Kadis Dukcapil Nias Selatan Restu Jaya Duha (Foto: EN)

NIASONLINE, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akhirnya menggelar perekaman perdana E-KTP. Pendaftaran perdana itu diawali di Kecamatan Teluk Dalam dan dibuka oleh Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi. (more…)

Satu Warga Bawömataluo dan Aparat Pemda Nisel Akan Dididik di Jepang

Tuesday, July 3rd, 2012

Atraksi Lompat Batu di Desa Bawomataluo (Foto: Etis Nehe)

NIASONLINE, JAKARTA – Sebagai tindaklanjut dari program riset yang sedang dilakukan tim Jepang dan UGM di Desa Bawömataluo yang kini sedang berlangung, seorang warga desa itu dan seorang aparat Pemda Nias Selatan (Nisel) akan dibawa ke Jepang. (more…)

Menuju Warisan Dunia, Tim Jepang-UGM Gelar Riset di Desa Bawömataluo

Monday, July 2nd, 2012

Rumah Adat di Desa Bawomataluo (Foto: Etis Nehe)

NIASONLINE, Jakarta – Tim Riset gabungan antar ahli dari berbagai universitas di Jepang dan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah tiba di Desa Bawomataluo kemarin, Minggu (1/7/2012). (more…)

Ini Dia 10 Kesalahan Kecil Berdampak Besar yang Pernah Terjadi

Sunday, July 1st, 2012

Ilustrasi (Foto: fjodikin.blogspot.com)

NIASONLINE, Jakarta – Banyak kesalahan kecil yang benar-benar dampaknya kecil. Tapi tidak sedikit kesalahan kecil yang menimbulkan sesal besar di kemudian hari. (more…)

Gereja Kelahiran Yesus Resmi Jadi Warisan Budaya Dunia

Saturday, June 30th, 2012

Salah satu sisi Nativity Church yang diklaim sebagai tempat Yesus Kristus dilahirkan (Foto: http://miracletour.net)

NIASONLINE, JAKARTA – Unesco, sebuah lembaga di bawah PBB, menetapkan Gereja kelahiran Yesus di Betlehem sebagai warisan dunia. (more…)

Korupedia.org, Upaya Mengabadikan Memori Tentang Para Koruptor di Indonesia

Thursday, June 28th, 2012

Logo Korupedia.org (Foto: EN)

NIASONLINE, JAKARTA – Lebih seminggu yang lalu, perbincangan seputar gerakan antikorupsi kembali ramai. Salah satunya karena kelahiran sebuah situs yang mendukung gerakan itu.

Situs tersebut bernama www.korupedia.org. Ketika Nias Online menelusuri laman situs tersebut, di sana terdapat beberapa catatan penting yang menjelaskan alasan kehadiran situs itu.

Meniru semangat dan model Wikipedia.org yang sempat menghebohkan dunia beberapa waktu lalu, situs tersebut didedikasikan sebagai sebuah ensklopedi terbuka tentang korupsi di Indonesia.

“Tepatnya, sebuah ensiklopedia tentang koruptor. Ensiklopedia tentang pencuri uang negara, penjarah uang rakyat, yang sampai hari ini tak kunjung hilang dari negeri ini,” seperti dikutip dari penjelasan profil situs itu.

Masih dalam penjelasan itu dikatakan, hebatnya para pencuri dan penjarah tersebut, seperti dikutip lagi dari situs itu, acap kali berbangga diri, muncul dan bicara di berbagai media.

Mereka tanpa malu tampil di radio, koran dan televisi, mempermainkan logika dan hukum. Juga menjungkir balikkan akal sehat. Sadar atau tidak, sebagian media massa memang telah memberi panggung “pencucian dosa” bagi para koruptor itu.

“Karena itulah, penting bagi kita untuk melakukan perlawanan bersama. Salah satunya dengan membuat “monumen abadi”, “tugu peringatan”, berupa situs online yang berisi daftar para koruptor, yang bisa diakses siapa saja. Agar kita, anak-anak kita, cucu-cucu kita, bisa belajar bahwa korupsi, apa pun dalihnya, sudah membuat rakyat di negeri ini menderita. Kami menyebutnya Korupedia,” jelasnya lagi.

Kepada Nias Online, salah satu pendiri situs tersebut, Heru Hendratmoko menjelaskan, situs itu berawal dari bincang di media sosial Twitter antar beberapa jurnalis, aktivis antikorupsi, PR dan lain-lain yang peduli dengan pemberantasan korupsi.

Heru Hendratmoko, salah satu pendiri www.korupedia.org (Foto: IST)

“Idenya berawal dari perbincangan di media sosial twitter. Mendapat banyak sambutan. Korupedia dimaksudkan sebagai ensiklopedia korupsi agar publik terus mengingat, bahwa kita tak boleh gampang lupa terhadap berbagai kasus korupsi yg pernah terjadi di tanah air,” jelas Heru di Jakarta, Rabu (27/6/2012).

Beberapa nama lain yang ikut dan kemudian menjadi pendiri adalah Teten Masduki, Natalia Soebagjo, Danang Widoyoko, Deva Rachman, Catharina Widyasrini, Aboe Prajitno, Billy Khaerudin, Alex Junaidi, Metta Dharmasaputra.

Heru yang juga wartawan senior dan pemimpin redaksi di Radio KBR 68H itu menjelaskan, situs itu akan memuat data berupa profil para koruptor dan kasus-kasus mereka. Data-data yang disajikan bersumber dari data peradilan yang sudah incraht, atau sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

Situs ini juga dilengkapi informasi dari media mengenai kasus-kasus korupsi di Indonesia. Setelah seluruh data diverifikasi, lengkap dan dengan tautan yang mendukung, baru akan dipublikasikan.

Adapun kategori kasus korupsi yang dimuat di situs itu adalah korupsi APBN/APBD, pemerasan, penggelapan, korupsi perbankan, gratifikasi, penyuapan, pengutan liar dan penyalahgunaan wewenang. Daftar kasus macet juga ada di sana.

Data-data itu berdasarkan keputusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Tidak hanya memuat kasus-kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapi juga kasus yang ditangani kepolisian dan kejaksaan.

Monumen Digital yang Bikin Jera

Heru mengatakan, situs yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja itu diharapkan memberi efek jera kepada para koruptor atau calon-calon koruptor.

Sebab, bila selama ini nama dan data kasus korupsi banyak tidak diketahui publik karena tersimpan dalam bentuk dokumen tertulis di berbagai lembaga penegak hukum, kini akan dipampang secara terbuka dan online.

“Ensklopedia koruptor ini dibuat agar yang lain jera. Takut kalau namanya kelak masuk dalam “monumen digital” ini,” tandas dia.

Dukungan KPK

Kampanye antikorupsi (Foto: IST)

Kehadiran situs ini mendapat dukungan banyak pihak. Tidak ketinggalan, lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lembaga itu bahkan akan memasok ratusan berkas kasus korupsi untuk memperkaya informasi di situs tersebut.

“KPK mau ngasih 500 berkas,” tambah mantan Ketua Umum Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) tersebut.

Anda tentu saja tak mau nama dan identitas Anda tercantum di sana sebagai pelaku korupsi alias koruptor. Karena itu, sebaiknya, berhentilah korupsi.

Atau bila belum melakukannya, sebaiknya mempertimbangkannya kembali dan mengurungkan niat itu.

Anda tentu tidak mau nama Anda tercantum dalam monument digital ‘abadi’ itu sebagai koruptor yang akan menjadi catatan buruk bagi anak cucu Anda. (EN)

Mau Adukan Kasus Korupsi Secara Rahasia? Manfaatkan Saja KPK Whistleblower’s System

Wednesday, June 27th, 2012

Logo KPK Whistleblower’s System (KWS) (Foto: EN)

NIASONLINE, Jakarta – Akhir-akhir ini Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) makin rajin melakukan tangkap tangan pelaku korupsi.

Bahkan, kali ini, tidak lagi melulu terjadi di Jakarta dan sekitarnya, tapi juga di daerah yang sangat jauh sekalipun. (more…)