Tokyo – Lima pria ABG ini benar-benar tak punya perasaan. Saat melihat seorang gelandangan, bukannya membantu, malah membakarnya. Gelandangan itu  dianggap sebagai sampah masyarakat.
 “Gelandangan tidak punya kontribusi pada masyarakat. Mereka itu seperti anjingÂ
dan kucing,” ujar para ABG kepada polisi. Demikian seperti dilansir AFP, Senin
(6/8/2007).
Kelima ABG yang mayoritas siswa SMA ini ditangkap setelah kedapatan membakar pria berusia 52 tahun yang sedang berbaring di bangku panjang di taman di Tokyo pada Mei lalu.
Mereka membakar tas plastik berisi minyak ke tubuh pria itu. “Ayo kita bersihkan sampah,” seru salah seorang ABG.
Pria malang itu pun kaget bukan kepalang, lalu melompat ke kolam air mancurÂ
untuk menjinakkan api yang membakar tubuhnya.
“Korban menderita luka bakar pada hampir seluruh tubuhnya. Dia hingga kiniÂ
masih dirawat di rumah sakit,” kata jubir kepolisian.
Jepang merupakan negara dengan tingkat kriminal terendah di dunia. NamunÂ
sesekali terjadi serangan terhadap gelandangan.
Pada Maret 2006, 2 ABG ditangkap karena membunuh pria gelandangan berusia 60Â tahun. Gubuknya dibakar.
Tuna wisma merupakan hal yang tidak lazim di negeri yang mengedepankan danÂ
paling membanggakan etika bekerja ini.
 Sumber: http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/08/tgl/06/time/165423/idnews/813877/idkanal/10