Medan – Hasil pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Nias Barat dinilai kacau balau dan membingungkan.
Hal ini terindikasi adanya kecurangan dalam menetapkan calon PNS yang lulus.
Seperti halnya hasil pengumuman CPNS yang telah diumumkan pada Senin 7 Desember 2009, banyak nomor ujian yang tertera pada lembar pengumuman berbeda dengan nama peserta ujian. Jumlah ini ditemukan sekira 40 orang.
Demikian disampaikan salah seorang peserta ujian CPNS Kabupaten Nias Barat, Elvis Karsa Waruwu yang datang ke Analisa berikut menyerahkan bukti-bukti dugaan kecurangan, Kamis (10/12) malam.
Disebutkannya, hasil pengumuman CPNS di Nias Barat sarat dugaan adanya kecurangan. Dicontohkan, nomor ujian 030107 01 3019 atas nama Sozonolo Daeli, sementara pada lembar pengumuman nomor yang bersangkutan tercatat atas nama Dodi Tribuna.
Begitu juga dengan nomor ujian 03033003 2555 atas nama Vercelly Daely seharusnya nomor ujian itu atas nama Elvis Karsa Waruwu.
Ironisnya, ujar Waruwu, ada peserta yang tidak ikut ujian dengan nomor 03011301 2930 atas nama Novita S Zega dinyatakan lulus.
Menurutnya, hasil pengumuman ini terindikasi terjadi KKN yang dilakukan oleh oknum pejabat Nias Barat.
Dikatakan, berdasarkan penjelasan dan informasi dari Kepala BKD Nias Barat, Joko Halawa sekaligus ketua penerimaan PNS Nias Barat, Zemi Gulo pada Selasa 8 Desember 2009, bahwa yang dinyatakan lulus PNS adalah yang namanya tertera di lembar pengumuman meskipun nomor ujian yang tertera berbeda.
Atas hal tersebut, para peserta ujian yang nomor ujiannya tertera, tetapi dengan nama berbeda merasa dirugikan dan akan menempuh jalur hukum. Mereka meminta agar pejabat Nias Barat menunjukkan bukti-bukti yang menyatakan bahwa nama yang tertera pada lembaran pengumuman benar-benar lulus. Antara lain dengan menunjukkan lembar jawaban ujian yang telah diverifikasi Universitas Indonesia 9UI).
“Jika permohonan kami diabaikan oleh panitia penyelenggara, maka persoalan ini akan ditempuh melalui jalur hukum dan menyurati Gubsu, dan Mendagri sebagai penanggungjawab penerimaan PNS 2009,” kata Waruwu. (Analisa Online, 10 Desember 2009)
Yaahowu !
kita harus benar benar mengikuti proses dariawal pendaftaran sampai pada akhir, kita jangan ceritakan cerita orang lain tanpa bukti yang pasti, tetapi mari kita betul betul melihat dari dalam kenapa itu bisa terjadi, saya pernah melihat langsung dari awal pengimputan data di BKD dan dari awal mereka sudah menggunakan nama peserta bukan nomor peserta, buktinya pada saat saya suruh mereka mencari data kakak saya mereka mengetik nama baru di enter, maka muncullah data kaka saya, lalu saya suruh coba ketik nomor lalu di enter hasilnya tdk ditemukan data kakak saya, jd sangat jelas bhw dari awal mereka sdh menggunakan nama bukan nomor,,,,,,,,,,,,,,,,,
terima kasih,,,,,,,,,,,yaahowu
oh,,,,,,,,,,,,,,,,pantaslah begitu bos!!!!!!!!
terima kasih atas infonya,
yaahowu
lau tago’o niwa’o mo,,,,,,, lalu kenapa nama yang belum ikut ujian bisa keluar nama nya>>>>>
yahowu mano woi.
na tola ena’o tafaigi ua, saya bukan menyalahkan anda atau mereka. tp dg situasi yang kita lihat di lapangan sekarang. terus terang sangat membingungkan (terutama bagi kita yang ngerti kmputer sedikit2)
anda mau bukti kesalahan/kelalaian itu, SAYA SENDIRI:
ikut pelamaran di kota gunungsitoli, tetapi nama saya keluar di Nias Barat. memang sebelumnya telah membuat lamaran ke Nias Barat tetapi telah saya buat surat pengunduran diri kepada pak BKD langsung…. lihat aja pelamar formasi Guru SMK Bahasa Inggris… disana tertulis nama “FAATULO HALAWA” itu ada;ah nama saya
faatulo@ymail.com
081370212110
saya bukan ngotot untuk dibatalin untuk kepentingan saya…. terus terang kalaupun harus dibatalin saya tidak mungkin ikut formasi di nias barat lagi…. tapi mari kita lihat dengan teman-teman kita yang nomor nya dipakai untuk nama orang lain. dan siapa yang mengisi formasi yang keluar atas kami nantinya….
thanks ya bro
sukses trus buat nias kita semua.
dan untuk kita semua tahu lagi,,, bukan cuma saya nama adek saya sendiri lagi keluar………. dan ada satu orang lagi nama yang juga saya kenal betul.!!!!!!!!!!!!!!
Saya stuju apa yg di ungkapkan kawan2 di ats sbgai wujd kekecewaan dr brbagai kalangan msyarakat trlebih lebih para peserta seleksi CPNS formasi 2009 nias barat.
jdi mnrt saya alangkh baiknya kalau LJK para peserta dbuka kembali atau di periksa ulang oleh PNJ (POLITEHNIK NEGERI JAKARTA)serta turut diawasi oleh anggota DPRD,TOKOH MSYARAKT,LSM,ORGANISASI KEMAHASISWAAN,ATAU YG DI ANGGAP DAN DIBERI KEPERCAYAN UTK ITU .
supaya kpercyaan masyarkt kpd pmrintah yg bru ini dpt pulih kmbali seperti apa yg di nanti2kan oleh masyrkt demi mnuju perubahan di kabupaten nias barat
Saya setuju kalo LJK dibuka kembali. Disitu akan ketahuan kalau ada LJK yang sudah dihilangkan.
ah…..
mcam mana pula itu….
ini nmnya gbhn = gara” bgini hancur nias….
Sebagai anak NISBAR saya malu mandengar kejadian pada panerimaan PNS di tahun 2009, karena NISBAR belum apa-apa sudah ada masalah yang seharusnya tidak terjadi. marilah kita jaga NISBAR bersama dan mangembangangkannya dengan sikap yang takut akan Tuhan, menjauhkan hal-hal yang merugikan masyarakat. himbauan saya kepada para pejabat di NISBAR. “lakukanlah pekerjaan yang diemban kepada anda dengan penuh tanggung jawab dan takut akan Tuhan. utamakan kepentingan umum dibanding dengan kepentingan pribadi atau kelompok. maju NISBAR…!!! TUHAN YESUS MEMBERKATI. AMIN. YAHOWU!!!
kita sbg anak nias barat, hrs menegakkan keadilan.agar semakin sejahtera ,bebas dari kkn,dan kekacauan……..!!!!!!!!!!!!!!1
Kekacauan dalam penerimaan CPNS di NISBAR kami sangat prihatin sekali,dan merupakan wujud kelalaian dari Panitia Penerimaan CPNS di NISBAR. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi apabila Panitia Penerimaan CPNS memahami fungsinya, apalagi katanya bahwa hasil ujian telah di verifikasi oleh UI. Apa benar yang melakukan verifikasi hasil ujian tsb dari UI … ? atau hanya pake bendera UI ..? perlu dipertanyakan pada UI di Jkt apakah benar telah membentuk Tim verifikasi hasil ujian penerimaan CPNS di Kab. Nias Barat ?
Kalo benar Tim dari UI yg melakukan verifikasi hasil ujian tsb serta untuk kepentingan transparansi Panitia Penerimaan CPNS di NISBAR, suka atau tidak suka biarlah Tim verifikasi UI melakukan crosscheck dan klarifikasi dan disaksikan oleh masyarakat terhadap apa yg telah diumumkan oleh Panitia Penerimaan CPNS di NISBAR pada bulan Desember 2009 yang lalu. Utk dimaklumi bahwa kekacauan ini tdk juga semata-mata merupakan kesalahan yang dilakukan oleh Panitia Penerimaan CPNS, kemungkinan disebabkan oleh faktor2 lain seperti sistem rekrutmen yg tdk berjalan sebagaimana mestinya dan data peserta ujian yang amburadul. Yang sangat kami sesalkan adalah ketidakpedulian Panitia Penerimaan CPNS dan BKD Kab. Nias Barat, mereka lupa dan lalai menjalankan fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, data peserta/pelamar tdk sama dengan data yang diumumkan tapi mereka tetap umumkan kpd masyarakat.. ??!!! Seharusnya mereka melakukan crosscheck data sebelum diumumkan.