Tim 9 Pemantau CPNS Kepulauan Nias Harapkan Seleksi CPNS Bebas KKN dan Transparan

Medan – Proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2009 di Kepulauan Nias meliputi Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara serta Kotamadya Gunungsitoli hendaknya bebas korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) dan berlangsung secara bersih dan transparan, sehingga bisa menghasilkan sumber daya manusia yang andal.

“Kami berharap, proses penerimaan CPNS 2009 di kepulauan Nias betul-betul murni,” kata Koordinator Tim 9 pemantau penerimaan CPNS 2009 kepulauan Nias Filius Buulolo bersama anggotanya Hosnisel Hia SH, Darnis Harita ST, Bowonama Telaumbanua SSos, Faeri Sondang Zebua STh, Aryanus Giawi, Dalifaudu Telaumbanua SKom, Sonia Warasi dan Faahakhododo Telaumbanua.

Kalau penerimaan CPNS kali ini tidak bersih bisa berdampak buruk pada kinerja birokrasi nantinya, sebab mereka yang diterima bukan lagi orang yang mampu atau orang yang berkualitas di bidangnya tetapi karena finansial, kekeluargaan dan lainnya, kata Bowonama.

Kepada peserta CPNS Tim 9 berharap agar jangan percaya kepada orang-orang yang disebut-sebut bisa mengurus agar lulus seleksi CPNS. Jangan sampai terjebak karena penyuap dan penerima suap adalah bagian dari tindak pidana korupsi, tambah Filius Buulolo. (SIB, 3 November 2009)

Leave a comment ?

23 Responses to Tim 9 Pemantau CPNS Kepulauan Nias Harapkan Seleksi CPNS Bebas KKN dan Transparan

  1. refo zai, SH says:

    hohohoho….yakin nih bisa memantau….???
    jangan terlalu berlebihan bung, anda-anda di tim 9 apa nggak tertarik dengan duit atau tawaran lain?
    anda-anda di tim 9 ikut tes cpns juga nggak??!!!!

  2. Andi Bw says:

    Selamat bertugas kepada Tim 9 untuk memantau CPNS di Pulau Nias, kita berharap bahwa kinerjanya dapat berjalan dengan baik.. tapi rasanya apa yang diharapkan untuk membebaskan KKN, tidak akan terlaksana, sebab ada informasi kalau gak ada orang dalam percuma melamar., bahkan yang lebih ironisnya ada informasi yang tidak sesuai dengan pendidikannya bisa masuk karna ada yang membantu.,

    Tolong kepada tim 9, kiranya di awasi dengan baik penerimaan cpns tsb. Karna akan memperburuk kinerja kedepan… Pertanyaan, bapak/ibu tim 9 ini, ditunjuk oleh siapa ?

  3. aNak 9auL says:

    tim 9??? tim apaan nich? paling2 juga mereka dapat “pesan2 dari sponsor”. saya justru dengar info anggota tim ini ada yang krg bagus track recordnya, apa bisa dipercayai tim ini? setiap gerakan/aksi pasti butuh dana, pertanyaan saya, siapa yang mendanai tim 9 ini????

  4. Pemantau JuGa says:

    Se-7 anak gaul … namanya keren banget Tim 9 hahaha. Menurut q ni Tim Nabus (nasi bungkus), memanfaatkan situasi untuk menggolkan targetnya. Jangan-jangan ada suardaranya yang mau masuk pegawai lalu dimanfaatkan ini untuk bergening lah. Jadi kayaknya anggota Tim Nabus ini yang ambil kesempatan ni. Biasa. Lihat aja nanti hasilnya. Tapi mudah-mudahan gw salah. Memantau itu butuh dan bo dan idealisme. Dari mana dananya ni? Dari kantong sendiri? Emangna duitnya berlebihan? Ujung-unungnya minta duit am yg mo dipantau … ah sm aj boong …

    Pamantau JuGa

  5. fajar says:

    gw stuju atas ucapan Tim 9

    “penyuap dan penerima suap adalah bagian dari tindak pidana korupsi”

    buat TIM 9 :”buat anda dapat dipercaya”

  6. Mia lahagu says:

    Huo huo mano tim 9 dao,, banyk jg aq liat pemantauan g ad yg beres,,,klo dah keluar danany jgn lp bdoa dlu sebelum memakainya y….dengarkan jeritan mereka…

  7. derma telaumbanua says:

    Pulau pulau Nias…kasihan benar nasibmu…engkau diisi oleh orang2 korup yg hanya mementingkan diri sendiri,keluarganya dan konco-konconya.Berapapun kabupaten yg akan dibentuk, pulau Nias tidak akan pernah maju dan keluar dari kemiskinan jika moral pejabat kita masih korop. kasihan masyarakat biasa..masih banyak rakyat yg hidup di bawah garis kemiskinan…dimanakah hati nuranimu wahai para pejabat di Nias???Team 9…buktikan keberadaanmu bhw kalian memang berjuang utk kemajuan Pulau Nias…Bravo Nias….

  8. leny k gulo says:

    Tim 9…jangan buat janji-janji yang muluk-muluk dengan masyarakat kecil seperti kami.karna sepertinya semuanya itu bohong…terbukti d penerimaan CPNS kali ini banyak yang main duit d belakang…buktikan klau tim 9 mampu mengungkap kasus KKN YG ADA D PULAU NIAS.saat ini banyak pejabat yang belum marasakan sakitnya terali besi,kalau betul tim 9 membela masyarakat kecil buktikan sekarang…tapi klau g bisa serahkan k KPK.HUKUM HARUS D TEGAKKAN TANPA TERKECUALI………..

  9. melani says:

    SAYA SANGAT MENYESAL ikut CPNS 2009 di Nias, sia2 semua perjuangan yang saya lakukan selama ini (pikiran, waktu, maupun material).
    Dari awal saya ragu utuk ikut ujian di NIas, tapi demi kemajuan nias saya rela menerjang ombak yah disamping mencari peluang yg lebih besar.
    Jadi saya sarankan kepada teman2 yang ingin PNS untuk tahun-tahun berikutnya UNTUK TIDAK MENGIKUTI UJIAN PNS DI NIAS, KARENA PANITIA DINIAS/PEMERINTAHAN YANG BERTUGAS MENANGANI CPNS DISANA TIDAK KOMPETEN, BUKTINYA UJIAN CPNS 2009 DIBATALKAN ITU BERARTI PANITIA YANG MENANGANI TIDAK BERPIKIR DULU SEBELUM BERTINDAK, jd kita peserta yang menjadi korban

  10. melani says:

    KEPADA YTH DPRD komisi A yang mengatakan ujian CPNS di Nias dibatalkan dan akan diulang kembali, saya selaku peserta ujian menyampaikan KEKECEWAAN YANG MENDALAM dengan apa yg bapak sampaikan. bapak tidak tau bagaimana perjuangan kami peserta untuk mengikuti ujian kesana, bapak tdak tau uang yang KAMI gunakan untuk biaya akomodasi ke pulai nias merupakan harta satu2nya yang kami miliki, tapi dengan enteng bapak mengatakan ujiannya dibatalkan, padhl kami tidak salah, kami mengikuti prosedur yang dibuat oleh panitia, tapi kami yang dikorbankan. seharusnya panitia yg diberi sanksi bukan kami.
    Jadi kalau ujiannya akan diulangi saya secara pribadi tidak akan mengikuti ujiannya,….krn pemerintahan di Nias ternyata tidak mempunyai keseriusan didalam bekerja, disamping saya juga tidak mempunyai dana untuk kembali kenias. biarlah PNS yang ada diNias diisi oleh orang2 NIas saja yang kita harapkan mempunyai kemampuan dalam mengembangkan Nias dikemudian hari dan hal seperti ini tidak terulang kembali.

Reply to fajar ¬
Cancel reply

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>