Gempa Sumbar Renggut Putri Terbaik Nias

Monday, October 5, 2009
By susuwongi

JAKARTA – Gempa bumi yang meluluhlantakan Sumatera Barat pada Rabu (30/9) menelan banyak korban. Sampai saat ini belum ada data resmi mengenai jumlah masyarakat asal Pulau Nias yang menjadi korbannya. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh niasonline, salah satu putri terbaik Pulau Nias meninggal dunia karena terjebak di reruntuhan kampusnya, Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Prayoga.

“Namanya Oktalia Mariana Markus Bago, berasal dari Hibala (Pulau Pulau Batu, Nias Selatan, red). Dia mahasiswi semester tiga yang sedang berada di laboratorium bahasa untuk mengikuti kuliah listening,” ujar Pembantu Ketua I Bidang Akademis STBA Prayoga Waozisokhi Nazara (Ama Wise) kepada niasonoline yang dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin (05/9).

Dia menjelaskan, orang tua dari Oktalia sendiri telah berada di lokasi tidak lama setelah kejadian gempa. Jenazah Oktalia juga telah berhasil dievakuasi dan telah dibawa ke rumah sakit untuk selanjutnya diurus pemakamannya.

Ama Wise menjelaskan, Oktalia adalah salah satu mahasiswi berprestasi dengan IP terakhir 4.0. Pada Agusustus lalu, Oktalia mewakili Kopertis X yang meliputi wilayah Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau) pada debat tingkat nasional antar perguruan tinggi di Surabaya. “Dia salah satu mahasiswi terbaik STBA Prayoga. Dia juga juara satu National University English Debating Championships 2009 tingkat Kopertis X sehingga mewakili Kopertis itu di Surabaya,” jelas dia.

Selain itu, Oktalia juga mengabdi di Nazara Instensive Assistance & Service (NIAS) yang didirikan pada Oktober 2008 oleh Ama Wise. Bagi dia, selain cerdas, Oktalia juga adalah pribadi yang energik. Dia mengungkapkan, sebelumnya, pihak STBA Prayoga juga telah mengusulkan Oktalia sebagai salah satu calon peraih beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) ke Kopertis X. Beasiswa itu direncanakan terealisasi pada akhir tahun ini. “Tapi, entah bagaimana nanti karena kondisinya seperti ini,” kata dia.

Ama Wise sendiri sangat bersyukur karena selamat dari bencana tersebut. Tidak seperti biasanya, pada hari itu dia pulang lebih awal dari kampus sehingga terselamatkan dari reruntuhan gedung kampusnya. “Tuhan menyelamatkan saya. Biasanya saya berada di kampus dari jam 07.45-18.15 wib. Pada hari gempa itu, saya pulang pukul 16.00. Puji Tuhan,” ujar dia.

Dia juga mengaku tidak mengetahui banyak informasi terkait masyarkat Nias lainnya yang jadi korban gempa. Namun dia menduga ada beberapa yang jadi korban. Dia mencontohkan, di daerah Pondok terdapat banyak orang Nias yang bekerja di pertokoan. Sedangkan pertokoan di wilayah itu saat ini, kata dia, luluh lantak. Selain itu, kata dia, juga banyak orang Nias yang bekerja di Plaza Andalas yang telah hancur.

Pengalaman Gempa Nias

Sementara itu, seorang mahasiswa Universitas Andalas asal Nias Selatan bernama Hasanema Halawa ternyata selamat dari keruntuhan gedung di kampusnya. Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidian jurusan Olahraga tersebut baru diketahui selamat pada Jum’at (02/10) pukul 04.30 dinihari.

Kepada niasonline, Hasan, demikian dia biasa dipanggil, mengatakan, saat terjadi gempa, bersama teman-temannya sedang kuliah. Namun, berbekal pengalaman mengalami gempa dahsyat pada 2005 di Pulau Nias, kata dia, ketika merasa ada goncangan, langsung lari meninggalkan kelas. “Pas terasa ada goncangan, saya langsung lari. Dan saya selamat walau ada sedikit lecet di kaki,” kata dia.

Selanjutnya, sepanjang malam dan hari berikutnya, tutur dia, tinggal di pinggir jalan tanpa makanan dan kedinginan karena hujan yang terus mengguyur. Saat ini Hasan berada bersama Abangnya di Payakumbuh yang relatif aman dari dampak gempa tersebut. (Etis Nehe)

2 Responses to “Gempa Sumbar Renggut Putri Terbaik Nias”

  1. 1
    W. Nazara Says:

    Terima kasih atas dimuatnya informasi mengenai akibat gempa 3o Sept 2009. Uluran tangan untuk sarana/prasarana belajar seperti buku teks/referensi (karena perpustakaan, lab bahasa, lab komputer, komputer, laptop, infocus, dll hancur akibat gempa. Banyak mahasiswa mengalami kesulitan. Kalau ada yang tergerak untu membantu, silakan menghubungi kami. Terima kasih.

    W. Nazara
    HP 081267512345
    Taman Banuaran Indah blok P/1
    Lubeg Padang Sumbar

  2. 2
    Pdp.EDISON HULU Says:

    Kita bersyukur atas segala kemurahan Tuhan bagi kita atas keselamatan
    yang diberikan kepada kita atas peristiwa gempa yang melanda sumbar khususnya padang dan padang pariaman. Ada banyak korban jiwa dan harta benda, namun kita warga Nias belum diketahui secara jelas berapa sesungguhnya jumlah korban jiwa baik yang meninggal dunia, luka berat maupun luka ringan, serta kerugian harta benda, ini PR daro IKMN Padang kita harapkan agar bekerja secara maksimal untuk menghimpun data tentang peristiwa gempa di sumbar; saya secara pribadi dan atas nama keluarga turut berduka atas korban jiwa dan kami berdoa agar keluarga yang ditinggal diberi kekuatan dan ketabahan. kiranya Tuhan memberikati kita semua Amin.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

October 2009
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031