JAKARTA, SELASA – Berbahagialah bagi pahlawan tanpa tanda jasa alias guru dan dosen, nasib mereka berangsur-angsur bersinar lagi. Panitia Kerja (Panja) Belanja Pusat, Panitia Anggaran DPR telah menyetujui kenaikan gaji guru pada 2009 hingga 100 persen.
Bila pendapatan mereka pada tahun ini maksimal 2,4 juta (gol IV/E bersertifikat), maka 2009 bakal mendapatkan gaji sebesar Rp 5,4 juta. Belum lagi tunjangan khusus bagi guru yang berada di daerah terpencil (gurdacil) yang diperkirakan sebesar Rp 5,1 juta. Jadi, perbulannya mereka bakal mendapat gaji di atas Rp 10 juta, kalau tunjangan gurdacilnya juga disetujui.
“Untuk besaran gaji sudah final. Sedangkan tunjangan khusus gurdacil hingga kini besarannya masih diperdepatkan, tetapi usulannya tetap akan dinaikkan yaitu bagi guru di daerah-daerah pedalaman seperti Papua, Maluku dan Kalimantan,” kata anggota Panja asal PDI Perjuangan, Rudianto Tjen kepada PersdaNetwork di Jakarta, Senin (20/10).
Lebih jauh, jelas anggota DPR asal Bangka Belitung ini, untuk gurdacil, bila pada 2008 ini kuotanya hanya untuk 20.000 orang gaji, pada 2009 mendatang akan ditambah 10.000 lagi hingga menjadi 30.000 orang guru.
Kenaikan gaji guru ini telah disepakati oleh seluruh anggota Panja Belanja Pusat dan Departemen Pendidikan Nasional. Disebutkan, gaji terendah yaitu untuk guru pegawai negari sipil (PNS) dengan golongan II/B tidak bersertifikat (0 tahun) yang tadinya mendapat gaji sebesar Rp 1,55 juta, akan mememperoleh gaji bulanan Rp 2,07 juta.
Sedangkan gaji untuk guru PNS tertinggi dengan golongan IV/E bersertifikat (0 tahun) yang saat ini digaji Rp 2,43 juta bakal melonjak menjadi Rp 5,42 juta.
Perubahan pendapatan juga bakal dialami oleh guru tetap non PNS. Bila pengajar PNS mendapatkan kenaikan gaji, maka tunjangan fungsional guru tetap non PNS akan naik, untuk yang non S1 naik dari Rp 200 ribu menjadi Rp 250.000, sedangkan yang S1 naik dari Rp 200 ribu menjadi Rp 300.000.
Untuk dosen PNS golongan III/B belum bersertifikat (0 tahun) yang tahun ini gajinya Rp 1,8 juta akan naik menjadi Rp 2,26 juta per bulan. Sedangkan untuk tingkat guru besar, gajinya bakal melonjak besar dari Rp 5,12 juta menjadi Rp 13,53 juta per bulan. “Gaji tersebut sudah termasuk seluruh pendapatan per bulan (take home pay/THP),” ujar Rudianto.
Anggota Komisi X (bidang pendidikan) asal PAN, Yasin Kara menyatakan, kenaikan gaji guru ini sebenarnya sudah diusulkan selama empat tahun berturut-turut. “Kita sudah mengusulkan sejak 2005 lalu, baru tahun depan dinaikkan. Apakah ini karena akan ada Pemilu atau tidak, yang penting perjuangan meningkatkan kesejahteraan guru bisa terlaksana,” kata Yasin saat dihubungi melalui ponsel.
Menurutnya, untuk gaji 2009 ini, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar kurang lebih Rp 50 triliun. Anggaran tersebut akan dimasukkan dalam Undang-Undang APBN 2009 yang rencananya disahkan dalam rapat paripurna DPR tanggal 28 Oktober mendatang.
Selain itu, Sekretaris Fraksi PAN ini juga menandaskan, pemerintah harus terus meningkatkan jumlah guru yang bersertifikat. Guru nantinya akan disertifikasi agar memenuhi standar mutu pendidikan nasional.
Saat ini, dari 2,7 orang guru yang ada di Indonesia, baru hanya 300.000 saja yang tersentifikasi. Untuk meningkatkan mutu pendidikan, jelasnya, tahun 2009 ditargetkan jumlah guru yang tersertifikasi berjumlah 1 juta orang guru. “Lambat laut seluruh guru akan tersertifikasi,” kata Yasin. (KOMPAS, 21 Oktober 2008)
Sok atuh kapuguh ulah jga sinetron
Cepat realisasikan gaji guru PNS agar Pa SBY kepilih kembali
gak mungkin gaji guru naik 100%, saya kok gak percaya. klo anda percaya tidak?
kalau benar naik 100%,kami bersukur dan bertekad meningkatkan kompetensi,agar anak bangsa lebih pandai.
JANGAN MELUPAKAN HAL DASAR DALAM PENDIDIKAN KITA
Jika kita melihat ke aspek pendidikan kita saat ini maka banyak masalah yang bisa kita dapatkan di sana. Mungkin dalam benak saudara semua ada tetapi sangat sulit untuk mengungkapkannya tetapi bisa juga dalam benak anda para guru sudah ada dan sudah tahu namun tidak pernah mengungkapkannya karena anda juga termasuk di dalam para pendidik yang sudah melupakan dasar pendidikan kita. Bercerminlah kembali sudah benarkah apa yang anda lakukan saat ini????, Jangan hanya profesional dalam menuntut gaji dan gaji setiap saat sehingga kuping masyarakat kita jadi sakit mendengarnya.
Ada satu hal yang paling mendasar yang sudah sangat dilupakan saat ini termasuk mereka-mereka yang ada di dinas pendidikan yaitu: Menganggap bahwa seorang guru yang sudah sarjana dan memiliki Akta mengajar sudah menguasai bidangnya??, Inilah yang paling berbahaya tak ada gunanya dilakukan pendidikan profesi bagi guru yang hanya untuk mengajari mereka bagaimana taat peraturan seperti pada Prajabatan guru-guru yang PNS pada saat ini (hal ini hanya menghabis-habiskan uang negara saja) tetapi melupakan hal yang paling mendasar.
Kalau dulu guru di anggap maha tahu tetapi sekarang dianggap guru adalah orang yang bodoh, tidak bisa menguasai bidangnya lalu bagaimana dia mengajar untuk apa semua hal yang dia pelajariu itu ketika melakukan prajabatan?
Tolong kepada pelaksana pemerintah di perhatikan hal ini karena hanya sebagian kecil sajalah guru yang mampu menguasai bidangnya yang lain bisa saya bilang bodoh total. Kalau bisa di uji semua guru-guru yang ada di Indonesia saat ini sesuai dengan bidantgstudinya masing-masing kalau tidak bisa lolos ya di PECAT AJA, dar5i pada mereka bisa menghancurukan pendidikan kita apalagi jika dia seorang PNS.
Jika anda adalah seorang guru yang profesional dan mampu dalam bidang anda maka tidaklah anda menuntut kenaikan gaji terus karena pasti anda laku dan terpakai dimana-mana. Masih bisa anda melakukan pekerjaan sampingan, bukan? ALANGAKAH SEDIHNYA JIKA ANDA MENUNTUT ITU MENANDAKAN BAHWA ANDA TIDAK MAMPU BERSAING HANYA MENGHARAPKAN BANTUAN DARI PEMERINTAH SAJA
Sadar atau tdk (yg normal pasti sadar) bhw kt semua jd yg ada skrg ini
Sadar atau tdk (yg normal pasti sadar) bhw kt semua jd yg ada skrg ini k
Yaredi,kamu jd skrg krn guru toh?Apa mreka jg bodoh?.Kasian dech…
Yaredi sok hebat tuh, emangnya lu jadi seperti sekarang diajari oleh batu!?
Yaredi belajarnya kan sama pohon dan batu! he…he…he…