Pemkab Nias Bongkar Paksa Kios di Lokasi Pasar Luaha Gunungsitoli

Friday, October 17, 2008
By nias

Gunungsitoli – Pemerintah Kabupaten Nias bersama pihak terkait lainnya, Rabu (15/10) pagi bongkar paksa sejumlah kios yang berada di lokasi pasar Luaha Gunungsitoli.

Pembongkaran itu dilakukan, karena beberapa kali surat peringatan yang dilayangkan pihak Pemerintah Kabupaten Nias kepada para warga tidak di pernah indahkan.

Terlihat di lapangan pada pembongkaran sejumlah kios itu, Wakapolres Nias Kompol Jhony D Sinaga, Kakan Satpol PP Kabupaten Nias, Amosi Gea, Camat Gunungsitoli Yanueli Nazara dan sejumlah anggota Satpol PP, aparat kepolisian dan TNI.

Kakan Satpol PP Kabupaten Nias Amosi Gea di tengah pembongkaran kepada wartawan mengatakan, pembongkaran sejumlah kios itu atas perintah Bupati Nias untuk segera melakukan pembongkaran di lokasi itu.

Surat perintah selama dua hari yakni tanggal 15 sampai dengan 16 Oktober 2008, dengan jumlah personil 125 orang yang terdiri dari berbagai unsur terkait.

Saat ditanya Analisa jumlah kios yang dibongkar, Amosi mengatakan secara terperinci, ia tidak begitu tahu karena data ada di kantornya dan untuk pembongkaran pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah kios yang mampu dibongkar tim hingga tanggal 16 Oktober 2008.

“Kita belum tahu berapa jumlah yang pasti kita bongkar, namun yang pasti semua kios yang ada di lokasi ini harus dibongkar, karena pembongkaran ini kita lakukan secara manual yang seyogyanya kita menggunakan alat berat tetapi alat berat milik Pemda saat ini dalam keadaan kondisi rusak,” ungkap Amosi Gea.

Camat Gunungsitoli, Yanuaeli Nazara kepada Analisa mengatakan, pembongkaran kios di lokasi Pasar Luaha itu sebelumnya didasarkan banyaknya laporan dan pengaduan masyarakat tentang lokasi Pasar Luaha yang banyak disalahgunakan pemiliknya yang seharuanya digunakan untuk lokasi pasar.

Namun pada kenyataannya, banyak pemilik yang menyalahgunakan lokasi, seperti tempat penjualan minuman keras sekaligus digunakan sebagai lokasi asusila.

Dalam hal ini, pemerintah daerah telah beberapa kali memberikan surat peringatan dan teguran kepada warga untuk pindah dari lokasi itu, namun hal itu tidak digubris hingga pemerintah mengambil tindakan kongkrit untuk membongkar paksa kios-kios yang berada dilokasi itu.

Selanjutnya, setelah di kosongkannya lokasi atau lahan itu, menurut rencana pemerintah daerah, lokasi akan dijadikan ruang terbuka atau taman hijau.

Pantauan Analisa, saat dilakukannya pembongkaran sejumlah warga yang masih belum pindah dari lokasi itu terlihat sibuk mengemasi barang-barangnya. Di lokasi tidak terlihat ada perlawanan dari warga penghuni kios. (Analisa Online, 17/10/2008)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

October 2008
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031