W-

Ada bunyi khas dalam Bahasa Nias, seperti muncul dalam kata waruwaru (sejenis burung) atau wöröwörö. Bunyi w dalam kata-kata itu beda dengan bunyi w dalam kata-kata bahasa Indonesia. (lihat: artikel Karakter W-w dalam Li Niha ). Dalam Kamus ini, bunyi khas itu dilambangkan dengan w untuk membedakannya dari bunyi w seperti yang dalam Bahasa Indonesia.

wa (1) bahwa. No u’ombakha’ö wa tebai möido. Saya sudah beritahukan bahwa saya tidak bisa pergi. (2) kata yang berfungsi sebagai “penekan”. Hana (wa) simanö ? Mengapa begitu ? Hana (wa) ölau da’ö ? Mengapa engkau berbuat begitu ? Kehadiran “wa” dalam kalimat-kalimat di atas berfungsi untuk “menggarisbawahi” pertanyaan / pernyataan.
wahawaha kb serpihan Wahawaha geu Serpihan kayu.
waruwaru
werewere
widowido kb bulan-bulanan. Böi bali’ögö widowidonia. Jangan biarkan dirimu jadi bulan-bulannya.
wilowilo
wiwi
woyowoyo
wöröwörö kb sisa atau lapisan tipis cairan di dasar wadah
wöwösi kb sesali Böi wöwösi’ö Jangan menyesali diri.
wurawura kb potongan bambu sepanjang sekitar 30 – 40 cm dengan diameter 4 – 5 cm yang dipakai untuk membantu menghidup

About the author

nias

Situs budaya, bahasa dan aktualita masyarakat Nias


Leave a Comment

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>