Formapnis Tolak Nias Gabung ke Protap

Monday, October 13, 2008
By nias

Medan, (Analisa)

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Kepulauan Nias (Formapnis) menyatakan penolakan tegas mereka jika Kabupaten Nias bergabung ke Provinsi Tapanuli (Protap). Penolakan itu mereka sampaikan dalam aksi unjuk rasa yang mereka gelar di gedung DPRD Sumatera Utara, Kamis, (9/10) pagi.

Pimpinan aksi Bowonama Telaumbanua dalam orasinya menyebutkan, ditinjau dari aspek geografis Kepulauan Nias pada kenyataannya tetap menjadi daratan yang abadi dan berjarak dengan Protap. Kepulauan Nias yang terpisah dan terpencil juga dilingkari oleh samudera luas yang memiliki sejarah, kultural, dan sistem sosial yang pasti berbeda dengan Protap.

“Karena tidak sedaratan dan dipisahkan lautan, janganlah dipaksakan Kepulauan Nias bergabung dengan Protap. Biarkanlah Kepulauan Nias tetap berdiri sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan, konsentrasi pembangunan dan pemberdayaan Kepulauan Nias telah sesuai dengan Undang-Undang N0. 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah. Karenanya elit politik jangan terus memaksakan penggabungan Kepulauan Nias dengan Protap. “Hendaknya dipikirkan apakah penggabungan tersebut representatif atau tidak. Jangan mengklaim bahwa keputusan yang diambil sudah merupakan aspirasi rakyat,” katanya.

Ketua Komisi A DPRD Sumut, AM Siregar, ketika menerima perwakilan mahasiswa mengatakan kabupaten yang direncanakan bergabung dengan Protap hanya Kabupaten Nias Selatan, bukan Kepulauan Nias secara keseluruhan.

Namun demikian, menurut dia, dewan tetap akan menyampaikan aspirasi Formapnis kepada Menteri Dalam Negeri. “Besok (Jumat, 10/10) Komisi A dijadwalkan bertemu Mendagri di Jakarta. Jadi aspirasi saudara-saudara akan kita sampaikan agar dijadikan pertimbangan,” katanya.

Selain itu ia juga menyarankan agar aspirasi tersebut juga disampaikan ke DPRD Kabupaten Nias Selatan. “Biar para wakil rakyat di daerah tahu ada warganya yang tidak setuju penggabungan Kabupaten Nias Selatan ke Protap,” ujarnya. (Analisa Online, 12 Oktober 2008)

9 Responses to “Formapnis Tolak Nias Gabung ke Protap”

  1. 1
    rio Says:

    akhirnya kesan yang timbul tidak lebih daripada hanya kompromi politik para elit…….
    sebaiknya dikaji lebih mendalam, sebab identitas nias sebagai suatu kebudayaan, jauh lebih penting dari pada sekedar kepentingan lobby para elit.

  2. 2
    BIASA DACHI Says:

    Kabupaten Nias tetap bergabung ke Provinsi Sumut, bagus. Tapi jangan salah masyarakat Nias di Tapanuli jauh lebih banyak dari pada Medan.
    Kita akan mengalami kendala, terpaksa orang2 Nias Utara harus ke Telukdalam jika ke Sibolga alasannya:
    Pasti Sibolga dan Telukdalam akan diprioritaskan jalur pelayarannya karena daerah atau wilayah Protap

    Memang orang-orang kia Nias Utara hanya tau mengeritik tapi tidak dapat mencari solusi. Busuk hati nomor satu, tapi kalau jadi yakinlah banyak yang jadi penjilat, seperti BOWONAMA jadi pengemis di di Medan. Tidak diberikan duit Bupati lalu demo, sudah dikasi minta besar. aduh malu dong

  3. 3
    antonius Says:

    sebaiknya tidak perlu ada demo menolak bergabung dengan protap, lihatlah sisi positifnya bagi kita warga nias. ada peluang yang jauh lebih besar bagi kita untuk menunjukkan kemampuan diri denagn adanya protap nantinya, soal ketakutan adanya ketidakpastian didepanya nanti, kita tinggal awasi dan lakukan yang terbaik.

  4. 4
    Yakobus Says:

    Ngawasinya mulai dari sekarang Pak Antonius: yang 22 miliar dari Nias Selatan yang konon mau dipersembahkan ke Protap itu sebaiknya dianggap angin lalu saja.

    Kalo perlu, sebaliknya: biar Panitia Protap ngerayu masyarakat Nias dengan memberikan tambahan anggaran sebesar 22 milyar ke dalam APBD Nias Selatan.

    Kan bosnya Protap banyak duit. Itu baru namanya bandar tulen …

    Horas dah !!!

    Yakobus

  5. 5
    Edi Says:

    Sangat setuju gabung di Protap banyak untung dibanding rugi. Tapi lebih tepat kalau lokasi protap itu di Tapteng Sibolga.
    Ya’ahowu..! Horras..!

  6. 6
    adieli Says:

    sekali lagi Nias mendukung protap namun bukan berarti bergabug dengan Provtap sebab Nias dengan kepulauan telah mendreklarasikan Provinsi Kepulauan Nias kalau bisa Mentawai menjadi bagian dari Nias sebab struk dearah wilayah tersebut sejajar dan struktur budaya juga sama agar wilayah Sumatera bagian Barat sama sama maju bersama dengan wilayah lain di Indonesia

  7. 7
    adieli Says:

    saudara-saudara yang mengkritik pandangan [politik masyarakat nias Utara sesungguhnya tidak mengerti persoalabn sejarah dan persoalan sekarang serta persolan yang datang jadi saya tidak kasar kalau saya katakan jangan sok tahu

  8. 8
    Fertalius Giawa Says:

    Terimakasih untuk anda semua,….Ya’ahowu !!

    kepada seluruh putra daerah Nias…

    menurut saya ada dua pilihan yang tepat !!

    Pertama, Jika ada rencana pembentukkan PROVINSI KEPULAUAN NIAS yang tegas dan memang benar-benar ingin mewujudkan mimpi itu bagusnya menurut saya KITA JANGAN BERGABUNG DI PROTAP karena dengan kita masuk wilayah protap maka proses untuk pembentukkan PROVINSI KEPULAUAN NIAS akan membutuhkan waktu yang lama karena PROTAP akan membutuhkan waktu yang matang untuk membenahi diri setelah menjadi PROVINSI TAPANULI.

    Kedua, Jika memang pembentukkan PROVINSI KEPULAUAN NIAS hanya sebatas mimpi maka menurut saya lebih baik saja kita masuk kedalam wilayah PROVINSI TAPANULI, ini ada keuntungannya karena penduduk Tapanuli dan Nias akan berimbang sehingga disuatu saat nanti akan ada peluang- peluang bagi generasi Muda penerus Nias untuk menduduki jabatan- jabatan penting sebagai salah satu cara memajukan dan memakmuran daerah NIAS yang kita CINTAI !!

    Terimakasih
    regreds

    Fertalius Giawa,

  9. 9
    Fasaaro hulu Says:

    Pada dasarnya, Semua keputusan baik tujuanya. Pulau Nias adalah pulau yang sendirinya terpisah dan maju. saat sedang berkembang bahkan Provinsi Nias akan sudah di akui. Kemudian Protab ingin Nisel pisah dari Nias. Menurut saya sangat tidak setuju Nisel menjadi bagian Protap. alasanya:

    1. Provinsi Nias tdk akn cepat jadi jika Nisel ikut Protap.
    2. Nias itu memiliki kekayaan ; budaya, SDM dan SDA. jgn sampai dikelola oleh wilayah lain.

    Semoga pemerintah ini tidak mengambil keputusan sendiri secara politik tetapi mengambil kebijakan bersama permerinta dan masyarakat utk memajukan nias tanpa pisah dari yang lain. mungkin caranya, Melakukan perubahan secepatnya!

    yahowu!

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Kalender Berita

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031