Pemda Nisel Berharap Tidak Ada Lagi Pejabat SKPD Terlibat Korupsi

Bawömataluo, Nias Selatan – Wakil Bupati Nias Selatan (Nisel) Hukuasa Ndruru mengharapkan, ke depan pejabat-pejabat teras di Nisel tidak ada lagi yang panggil, diperiksa dan dihukum karena kasus korupsi.

“Sudah beberapa orang SKPD tersangkut kasus korupsi. Kami harapkan sudah tidak ada lagi yang dihukum karena korupsi. Saya sendiri nyatakan, kepada Kapolres Nisel, kalau saya melakukan korupsi, tidak perlu pakai izin sekalipun, silakan memeriksa dan tankap saya,” ujar Hukuasa usai membuka Pagelaran Budaya Bawömataluo 2011 di Desa Bawömataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (14/5/2011).

Dia menjelaskan, saat ini, pada masa kepemimpinan mereka yang dipimpin Bupati Nisel Idealisman Dachi, menerapkan prinsip open management. Semua pengelolaan pemerintah dan penggunaan anggaran harus transparan. Siapapun, kata dia, bisa melihat penggunaan anggaran.

“Tidak boleh ada mark up-mark up lagi,” tegas dia.

Sebelumnya, selama masa kepemimpinan bupati sebelumnya, sejumlah pejabat setingkat kepala dinas ditahan polisi. Beberapa sudah dan sedang menjalankan vonis pidananya. Juga ada yang masih dalam pemeriksaan dan sedang ditahan aparat hukum karena tindak pidana korupsi. (EN)

6 comments on “Pemda Nisel Berharap Tidak Ada Lagi Pejabat SKPD Terlibat Korupsi

  1. laoliyaman

    berawal dari komitmen dan disusul dengan kemauan dengan landasan takut akan Tuhan, saya percaya semuanya itu bisa terwujud. kita doakan.

    Reply
  2. telur busuk

    Saya pesimis bisa terwujud, Pak. Dua bln berjalan sudah pemerintahan bpk dlm pergantian aparat pemda nisel nggak ada perubahan sistem, sama spt bpt F. Laia. Pengangkatan mereka bukan azas profesionalisme dan jenjang karier melainkan nepotisme dan balas budi sewaktu pemilukada. Yang lucunya, ada camat baru ( Kec. Maniamolo notabene asal Bupati Ideal Dakhi) yang telah pernah terpidana 1 thn penjara terkait kasus dana koperasi. Bagaimana anda bisa berkeyakinan memberantas korupsi ? Hm…bualan kosongggg.

    Reply
  3. Dara Eli Laia

    Saya dan rekan-rekan memberi apresiasi dan mendukung komitmen pemerintah nias selatan periode 5 tahun ke depan ini. Namun ada beberapa hal yang perlu ditinjau bahwa penempatan administrator pemerintahan di beberapa jabatan mestinya melihat rekam jejak dan keahlian artinya orang-orang yang mestinya bekerja adalah mereka2 yang rekam jejak terindikasi baik dan bersih. dan kami ingin mendukung pemerintahan sekarang dalam proses transparancy public Managemen, dsb melalui lembaga kami (LP2WD) dan jikalau pemerinth nias selatan berkenan kami bermitra bulan juli ini, saya sebagai ketua cabang lembaga pengkajian pembangunan wilayah dan desa khususnya di Nias Selatan. Kami mengharapkan terjadinya kerjasama antara pemda nisel dengan lembaga kami sebagai bukti komitmen pemda nisel dalam mewujudkan good governance dan clean governance.

    Reply
  4. daeli

    Bapak Hukuasa Nduru ide tersebut sangat brilian, akan tetapi yg menjadi acuan buat Bapak, adalah hampir semua penjabat di Negeri ini terlibat Korupsi, kalau memang ada yang belum masuk buih itu hanya faktor keberuntungan saja. kalau memang bapak mau menjadi Nisel Bebas Korupsi tentu harus dimulai dari para Pejabatnya dulu, kebanyakan (Maaf) para pejabat hanya menerima laporan saja, tanpa melakukan Cek n RIcek dilapangan. hal seperti ini yang bisa merusah sistem kita. yang menjadi atensi buat bapak adalah DInas PU, DInas Pendidikan dan Dinas Kesehatan karena disana banyaka terjadi hal-hal yg tidak baik.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *