Gunungsitoli – Karena tidak mendapatkan honor Juli dan Agustus 2009 dari Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan Kabupaten Nias, sedikitnya puluhan orang tenaga kerja kebersihan Kota Gunungsitoli datangi kantor DRPD Kabupaten Nias, Jumat (4/9).
Selain menyampaikan tentang keluhan pembayaran honor, melalui pimpinan delegasi Hasan Saiful Lase (salah satu supir truk kebersihan), para tenaga kerja kebersihan juga menyampaikan beberapa keluhan lainnya di antranya, tentang dana kesehatan yang sejak tahun 2006 lalu hingga saat ini belum pernah mereka terima, tentang penggunaan BBM solar pada kendaraan truk kebersihan yang selam ini mereka nilai tidak sesuai dengan kenyataan.
Penjelasan bendahara atau juru bayar penggunaan BBM setiap unit truk kebersihan menerima DO 20 liter per/hari dengan konsekwensi 10 liter per trip. Namun kenyataanya terkadang supir truk kebersihan hanya mendapatkan 10 liter di SPBU sementara dalam bon DO ditandatangi sebanyak 20 liter.
Para tenaga kerja juga mengeluhkan tentang penggunaan oli mesin pada kendaraan truk kebersihan, selama ini setiap penggantian oli mesin kendaraan Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan Kabupaten Nias memberikan oli bermerek Mesran tetapi pada akhir-akhir ini Dinas Tata Ruang Perumahan dan Kebersihan Kabupaten Nias memberikan oli drum.
Akibatnya, kendaraan truk kebersihan sering mengalami kerusakan yang cukup parah.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Nias Khenoki Waruwu yang dampingi anggota komisi D lainya pada kesempatan itu menerima para delegasi di rung rapat DPRD Kabupaten Nias dengan menghadirkan perwakilan dari Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan Kabupaten Nias.
Segera Bayar
Komisi D DPRD Nias mendesak pihak Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan Kabupaten Nias untuk segera membayar honor para tenaga kerja kebersihan untuk bulan Juli dan Agustus 2009 paling lambat Jumat (11/9) serta mengharapkan Dinas Tata Ruang, Perumahan dan Kebesihan untuk memperhatikan para tenaga kebersihan.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan Kabupaten Nias, Sehati Zebua didampingi Ferdinan Bulolo menjelaskan, keterlambatan pembayaran honor para tenaga kebersihan, karena baru disahkannya APBD Kabupaten Nias melalui Pergub dan peraturan Bupati Nias, hingga proses dan mekanismenya membutuhkan waktu dan pihaknya berjanji dalam minggu depan horror pada tenga kebersihan dapat dibayarakan.
Penggunaan BBM solar pada kendaraan kebersihan, semenjak peralihan penanganan kebersihan dari Kimprawil kepada Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan, pihaknya melakukan kontrak dengan salah satu SPBU di Kabupaten Nias.
Untuk penggunaan BBM sesuai dengan DO yang mereka kontrakkan, pihaknya juga mengakui ada pengisian kendaraan hanya sepuluh liter per hari ketika kendaraan kebersihan hanya melakukan kegiatan satu trip sehari.
Untuk penggunaan oli pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan karena mereka harus mencari tahu ke bawah dan selama ini para tenaga kebersihan juga tidak pernah menceritakan hal itu kepada mereka.
Uang kesehatan petugas kebersihan dalam anggaran Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan tahun 2009 sebesar Rp 15 juta. uang itu tidak diberikan langsung dibagikan kepada para tenaga kebersihan atau seperti tahun-tahun sebelumnya, namun ketika ada yang sakit dan kecelakan Dinas Tata Ruang Perumahan dan kebersihan akan memberikan biaya dengan ada bukti-bukti dari pihak rumah sakit atau lainya. (Analisa Daily, 4 September 2009)
Leave a Comment