Tidak Ada Lagi Pengangkatan Tenaga Honorer

[JAKARTA] Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara menegaskan seluruh pimpinan pemerintah dilarang mengangkat tenaga honorer baru setelah 2009. Tenaga honorer yang akan diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) hingga 2009 sebanyak 901.296 orang. Pengangkatan tenaga honorer sebagai CPNS tidak melalui tes, tetapi harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan pemerintah. Hal itu dikatakan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufiq Effendi, saat rapat kerja dengan Komisi II DPR, Senin (31/3). Dalam rapat kerja yang dipimpin oleh EE Mangindaan itu hadir juga Kepala Badan Kepegawaian Negara, Edy Topo Ashari.

Untuk pengangkatan tenaga honorer itu, pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah, yakni PP nomor 48/2005 junto PP 43/2007. Dalam PP itu dinyatakan bahwa tenaga honorer yang memenuhi persyaratan perundang-undangan dapat diselesaikan pengangkatannya menjadi CPNS paling lambat hingga 2009.

“Ke depan, seluruh pimpinan instansi pemerintah dilarang mengangkat tenaga honorer baru,” kata Taufiq. Pengangkatan itu, katanya melalui mekanisme dan kriteria yang cukup ketat serta tetap memperhatikan kaidah di bidang kepegawaian. Meski demikian, ia mengakui kompetensi tenaga honorer yang akan diangkat menjadi CPNS tidak sesuai tuntutan persyaratan jabatan.

Karena itu, sambungnya, pemerintah akan menggelar pendidikan dan latihan khusus bagi para tenaga honorer. Tadinya, sambung Taufiq, jumlah tenaga honorer yang akan diangkat menjadi CPNS di Kementerian Negara PAN pada Februari 2005 sebanyak 400.000 orang.

Namun, setelah didata ulang oleh BKN, jumlah itu membengkak menjadi 920.702 orang.

Dari jumlah tersebut, tenaga guru sebanyak 351.505 orang, tenaga kesehatan 76.069 orang, tenaga penyuluh 7.533 orang, tenaga teknis 208.984, dan tenaga administrasi 276.611 orang. Khusus tenaga guru, sudah termasuk guru bantu, guru wiyata bakti, guru honorer, guru tidak tetap, dan guru kontrak di lingkungan Departemen Agama. [L-10]

Sumber: www.suarapembaruan.com, Last modified: 1/4/08

Leave a comment ?

161 Responses to Tidak Ada Lagi Pengangkatan Tenaga Honorer

  1. itha says:

    Pak SBY…
    untuk pengangkatan tenaga honor thn 2009 kapan pelaksanaanya khusus yg masuk dlm data base. trims

  2. Ali says:

    Ass..sblumx sy mnt mf,jd kalo g ada lg pengangkatan honorer,mau dkemanakan honorer yg blum trdata yg slama ini mash banyak,jd tlg lah kami semua honorer didata lg n pengangkatn cpns jgn lagi menganaktirikan lulusan SMA.mksh

  3. Ade sofyan M says:

    Assalammualaikum
    pa,saya mau tanyakan bagaimana nasib kami honorer krng dari 1thn karena saya cuma kurang 1bulan aj..mudah2han ada kebijakan baru lagi supaya kami diangkt menjadi PNS ,Seperti teman2 lainnya.amien..amien

  4. Adi says:

    Kok tks yg dah lma bnget blm di angkat mlah yg br msuk lngsung diangkat pendataanya gmana ci

  5. SAMA ARO GULO says:

    Yth.Bpk Presiden SBY dan Bpk.Wapres Boediono.. Saya salah seorang pendamping PKH dari NIAS, memohon perhatian pemerintah, supaya nasib kami pendamping PKH ini bisa diperhatikan dan diangkat menjadi PNS. Atas perhatian pemerintah saya ucapkan terimakasih.

  6. Eben says:

    Gitu juga yg kerja d rsu gunungsitoli y pak tlng d perhatikan..
    Karna kalau bukan iming2 ada pengangkatan cpns honorer tenaga baru saya bersumpah demi tuhan saya tidak memilih pak sby & budiono d pilpres kemarin..Amin

  7. Musakkir,S.Pd says:

    Assalamu alaikum!! Apakah akan ada pedataan baru bagi Guru Tidak Tetap pd MTs d makassar u/menjadi CPNS!! Mohon jawabannya.. Wslm.

  8. Joe says:

    Kepada kepala pemerintahan Indonesia/MENPAN tolong di perhatikan nasib kami yang bekerja sebagai TKS, besar cita-cita kami ingin menjadi CPNS, terima kasih kepada kepala pemerintahan/MENPAN yang ingin memperhatikan nasib TKS

  9. Muda says:

    Ass,kami tenaga honerer sk 1 januari 2005 gaji apbd-apbn bisa ngak di angkat cpns di pemkab deli serdang apakah penerimaan sept thn 2009 dpt di angkat pak

  10. AKII says:

    Maunya diangakat.. wong masuknya aja pake asas kekeluargaan alias mepotisme. Bagaimana mau dapat tenaga berkualitas. Masak ada guru tamatan SMU. Gimana ngerti tentnag psikologi anak, psikologi pendidikan.. Pantes aja tuh guru nempelengin anaknya pake nepotisme kalii

Reply to setiyawanto ¬
Cancel reply

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>