Proyek Beronjong Rp 7 Miliar Lebih di Nias Hancur

Monday, June 4, 2007
By nias

Gunungsitoli (SIB)
Lembaga Umbu Tanoniha membuat surat pengaduan tertanggal 1 Juni 2007 yang ditujukan kepada Jaksa Agung RI cq Kejati Sumut di Medan, pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan RI di Jakarta, Kepala Bapel BRR NAD-Nias di Banda Aceh sebagai tindaklanjut surat tertanggal 21 Juni 2006 yang ditujukan kepada KPK, Kapolri, Kepala BRR NAD-Nias perihal penyelewengan proyek BRR berupa pembangunan beronjong di Nias yang dilaksanakan PT LTM.

Dalam surat tersebut dilaporkan, penyelewengan proyek perkuatan tebing dengan kawat beronjong di Sungai Idano Mola Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias.

Disebutkan, tanggal 8 Desember 2005 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengamanan Pantai dan Pengendalian Sungai BRR NAD-Nias Perwakilan Nias mengikat kontrak dengan PT LTM dengan nomor kontrak: HK.02.07-PBPP.N/II/2005 senilai Rp 6.542.379.800. Kemudian diaddendum beberapa kali sehingga nilai kontrak bertambah menjadi Rp 7.197.999.600 dengan perincian Addendum I : HK.02.07-PBPP.N/II-1/2006 tanggal 23 Januari 2006, addendum II : HK.02.07-PBPP.N/II-2/2006 tanggal 8 Maret 2006 dan addendum III : HK.02.07-PBPP.N/II-3/2006 tanggal 15 Mei 2006.

Pada tanggal 21 Juni 2006 masyarakat melaporkan kerusakan pada proyek tersebut dan selanjutnya Lembaga Umbu Tano Niha melakukan investigasi di lapangan dan ternyata laporan masyarakat benar. Beronjong yang telah dibuat sudah anjlok dan hancur diduga karena pelaksanaannya tidak sesuai dengan spesifikasi pembangunan beronjong, namun sampai sekarang ini belum ada perbaikan.

Menurut Lembaga Umbu Tano Niha, kerusakan tersebut telah merugikan negara sekitar Rp 5 miliar karena proyek tidak berfungsi.

Ketika SIB meminta kesediaan Ir Hotner Sibarani Kepala Cabang PU Pengairan di Nias untuk dikonfirmasi masalah tersebut, ia tidak mau bicara dan selalu menghindar. (T-15/f)

Sumber: SIB, 3 Juni 2007

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

June 2007
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930