DPR Setujui Usulan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias Jadi RUU

Thursday, October 24, 2013
By susuwongi

Peta Kepulauan Nias | beritahankam.blogspot.com

Peta Kepulauan Nias | beritahankam.blogspot.com

NIASONLINE, JAKARTA – Perjuangan untuk memekarkan Kepulauan Nias menjadi sebuah provinsi selangkah mendekati harapan.

Komisi II DPR RI menyetujui usulan itu menjadi salah satu dari 65 usulan daerah otonomi baru (DOB) menjadi RUU Inisiatif DPR RI.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Yasonna H Laoly mengatakan, meski belum memiliki rekomendasi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) sebagai salah satu syarat utama, namun usulan Komisi II tersebut telah mendapatkan persetujuan Paripurna DPR RI.

“Hari ini usulan Provinsi Kepulauan Nias menjadi RUU setelah diketok dalam Sidang Paripurna hari ini. Tidak ada fraksi yang menolak,” ujar anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Yasonna H Laoly kepada Nias Online usai Sidang Paripurna DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Meski mengapresiasi perjuangan panitia pembentukan Provinisi Kepulauan Nias tersebut, Yasonna mengingatkan bahwa tugas berat sudah menanti, yakni melengkapi persyaratan yang tersisa tersebut.

Setelah mendapat persetujuan di Sidang Paripuran DPR RI, selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembahasan RUU tersebut bersama pemerintah.

”Jika sudah disahkan, Kita menunggu Surat Presiden untuk dibahas bersama-sama dengan pemerintah. Puji Tuhan, satu tahap besar sudah kita lalui,” jelas dia. (EN)

Tags:

14 Responses to “DPR Setujui Usulan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias Jadi RUU”

  1. 1
    Thomas Shm Zai Says:

    Ya’ahowu.. Puji TUHAN.. semoga usaha ini tidak sia-sia.. dan jangan sampai ada pihak2 tertentu memanfaatkan kesempatan ini utk ambil nama pribadi.. terus berjuang, majukan Pulau Nias,. bagi para pimpinan Daerah berhentilah untuk KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME, karena kalau tidak, rumah terakhir anda adalah BUI “PENJARA-Rumah idaman para KORUPTOR’.

  2. 2
    Yarniwati Gulo Titin Says:

    Taandro saohagolo kho namada siso ba zorugo ba khora amada sino faoohe tanga ba wondroniao waahasara dodo andre ba gohito dodo enao tola teebuaio soi wamatoro ba mbanua TANO NIHA niomasio. Mangandro ita enao tola tedou nasa waabolo ba wotundreheni halowo sebua fonada sifakhai ba daa, enao geheha niamonio simoi ba dodo namada GATOT (Gubenur) fofanahaisi sae ba dodo nia wa Kepulauan Nias tobali soi si fagolo-golo kho soi/banua tano boo. Angandrowa dododa ba khora amada samatoro si dalima, enao tefalua wamatoro sifaudu ba zomasi NAMADA siso yawa ba zorugo ba he khoi-khoi sino so, boi tefalua sae zino itoro amada si darua, samatoro fona no

  3. 3
    Yeliani Buulolo Says:

    dataosarao dododa ba wanuheni fefu ngawalo mbua sino tatema moroi ba khora ndroto-ndroto dpr, tatohugo ia ba yaitolo ita soaya.

  4. 4
    Charis Zai Says:

    Perjuangan yang tidak sia-sia…”selamat”dan mari untuk membenahi Pulau Nias menjadi provinsi yang berkembang..

  5. 5
    Suryanto Lase Says:

    Sukses buat para pejuang pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, God bless you all.

  6. 6
    Eli Sati Says:

    lanjutkan

  7. 7
    Laoli Yaman Says:

    Kesungguhan hati dan kemauan yang keras dibutuhkan agar jangan hanya bersedia menerima pembentukan Provinsi Kepulauan Nias tetapi “Siap” menerima, menjaga dan memelihara kesinambungan cita luhur pembentukan DOB, tidak semata kepentingan politik, tetapi diharapkan semua elemen mampu bersinergi, setia dan ” tulus” dalam perjuangan…jangan dinodai dengan kepentingan terselubung individu, kelompok, golongan….

  8. 8
    Totona Buulolo Says:

    Kami mengucapkan selamat buat Tim dan kami mengajak seluruh masyarakat Nias untuk bersama-sama berbenah diri sebagai provinsi kepulauan Nias.

  9. 9
    Efrem Gaho Selalucinta Hibalaniasselatan Says:

    Pemekaran Propinsi Nias bukanlah hanya angan angan kita masyarakat Nias sekarang ini, Namun ini sudah menjadi impian masyarakat Nias yang berpuluh puluh tahun silam yang lalu….
    Mudah – mudahan tidak ada pihak yang menghalangi dari pada Impian ini..
    Sukses selalu buat Panitia….
    Kami selalu mendukung!!!!!!!!!!!!!!!!!

  10. 10
    Suno Zanolo Says:

    Terobosan yang luar biasa, kita doakan supaya pemimpin NIAS yang mengurus atau memperjuangkannya mereka tetap bersatu, tetap kuat sehingga tercapai hasil yang diinginkan.

  11. 11
    Warda Larosa Says:

    Sungguh menyenangkan ketika Pulau Nias yang selama ini terisolir dan terdiskriminasi dari berbagai macam pembangunan baik secara fisik maupun secara mental karena masih nebeng dari Propinsi SUMUT. Di balik perjuangan tersebut harus benar-benar di dorong untuk memajukan insfrastuktur dan KKN dikecilkan. Satu hal yang sangat penting diingat bahwa untuk mengisi posisi struktural pejabat Prov harus putra daerah Nias. Terima kasih

  12. 12
    Aniusp Dohona Says:

    Pemekaran adalah harapan semua masyarakat nias baik yang tinggal di luar nias maupun di daerah kepulauan nias sendiri ,tapi yang lebih di harapkan lagi perubahan taraf dan kesejatraan sosial masyarakat nias lebih baik perekonomian maupun pendidikan ,harapan kita bersama agar pemimpin yang terpilih kelak adalah benar2 mengabdi demi kemajuan kepulauan nias bukan hanya mengejar posisi maupun jabatan tertentu tapi tidak memikirkan nasib rakyat ,yaahowu

  13. 13
    Caso Mendrofa Says:

    Nias perlu Perubahan dan Kemajuan kearah yang lebih baik lagi. Kita punya banyak asset baik SDM dan SDA yang cukup baik.

  14. 14
    Pilius Dakhi Says:

    Tokoh -tokoh desa Hilinawalo Fau mendirikan suatu lembaga desa adat bernama Lembaga Pendidikan dan Ketrampilan Anak (LPKA) Batu Salawa. Lembaga ini sampai saat ini berjalan sesuai yang diharapkan warga desa, yakni: PAUD, Seni, Olahraga dan Kesehatan. Namun di saat kami mendaftarkan lembaga di Dinas Pendidikan, Yeliani Buulolo sebagai warga Desa Hilinawalo Fau merupakan pegawai Dinas Pendidikan Bidang Dikluspora tidak mengizinkan lembaga desa ini untuk mendaftarkan diri untuk mendapatkan izin operasional. Akan tetapi, dia mengizinkan PAUD-PAUD yang fiktif seperti di PAUD Bawosaodano dan PAUD Hilinawalo Fau yang secara tertulis ditangani oleh Azasi Laia. Saya katakan kepadanya bahwa itu tidak boleh, tapi dia bersi keras mengatakan bahwa yang yayasan yang dimiliki Azasi Laia sudah terakta notariskan. Padahal Yayasan itu tidak pernah ada di desa Hilinawalo Fau. Jadi saya heran kenapa lembaga seperti LPKA Batu Salawa yang benar-benar ada tidak diperkenankan mendaftar, tapi yang fiktif diperkenankan? Apa sebabnya? Beberapa hari yang lalu dia mengusulkan bebarapa orang Nias selatan sebagai tutor buta aksara untuk ikut pelatihan ke medan. Hal itu terealisasikan. Padahal pada kenyataannya di seluruh kabupaten Nias Selatan tidak ada satupun atau seorangpun yang menyelenggarakan kegiatan buta aksara. Hal ini kami laporkan kepada saudara/i, demi solusi nasib ekonomi, kesehatan dan pendidikan Desa Hilinawalo Fau dan demi penggunaan kas negara yang efektif oleh para PNS pemangku kerja.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

October 2013
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031