Buddha Tzu Chi Gelar Operasi Katarak Gratis di Pulau Nias

Wednesday, May 25, 2011
By susuwongi

Jakarta, Nias Online – Yayasan Buddha Tzu Chi akan menggelar operasi katarak gratis di Pulau Nias. Kegiatan operasi dipusatkan di Laverna, Gunungsitoli dan di RS Stella Maris, Bintang Laut, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan (Nisel).

Kepala Balai Pengobatan Santa Margaretha Suster Klara Duha yang menjadi partner Yayasan Buddha Tzu Chi pada pelaksanaan operasi katarak di Gunungsitoli mengatakan, pada kegiatan itu, Yayasan Buddha Tzu Chi juga bekerjasama dengan pemerintah Kotamadya Gunungsitoli.

Suster Klara yang saat dihubungi sedang mendata calon peserta operasi katarak di Kecamatan Namöhalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, mengatakan, beberapa hari ini pihaknya terus mendata jumlah penderita katarak yang dinilai memenuhi syarat untuk dioperasi.

“Dua hari lalu kami di Ononamölö Talafu, Kecamatan Botomuzöi. Kemarin di Alasa dan hari ini kami di Namöhalu Esiwa, Kab. Nias utara. Nanti para penderita katarak akan menjalani operasi di Laverna pada 1-3 Juni 2011,” ujar Suster Klara kepada Nias Online, Rabu (25/5/2011).

Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan operasi katarak di Nias Selatan, Suster Klara mengaku tidak mengetahui perkembangan persiapan di sana. Sebab, pelaksanaannya ditangani oleh pihak yang diajak bekerjasama oleh Yayasan Budha Tzu Chi di Nisel. Namun, kata dia, untuk pelaksanaan operasi di Nisel, akan dilaksanakan di RS Stella Maris pada 4-6 Juni 2011.

Suster Klara menjelaskan, para penderita katarak yang sudah diperiksa dan siap menjalani operasi di Laverna sudah mencapai 50 orang. Namun, kata dia, perhitungannya bukan pada jumlah orang, tapi pada jumlah mata yang akan dioperasi. Sebab, ada yang hanya sebelah matanya perlu dioperasi, dan juga ada yang kedua matanya harus dioperasi.

“Kalau operasi dengan biaya sendiri, untuk satu mata saja, biayanya sekitar Rp 7,5 juta. Jadi kalau dua mata, maka satu orang mendapatkan bantuan operasi sebesar Rp 15 juta,” jelas dia.

Dia mengatakan, tim dari Buddha Tzu Chi sendiri, selain dari Indonesia, khususnya Medan, juga ada yang datang langsung dari China.

Suster Klara juga mengaku dikenal oleh Tim Buddha Tzu Chi karena direkomendasikan oleh Direktur RSU Gunungsitoli Adieli Zega. Sebab, sebelumnya, Tim Buddha Tzu Chi langsung datang ke rumah sakit itu dan berharap ada pasien yang ditangani di sana. “dr. Adieli bilang kepada mereka, kalau untuk kegiatan operasi katarak seperti ini, biasanya ditangani Suster Klara. Karena itu, mereka mendatangi saya,” tukas dia. (EN)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

May 2011
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031