Belum Setahun, Kasus Rabies di Nias 4 Kali Lipat

Friday, September 24, 2010
By borokoa

Medan – Semester ketiga 2010, penyakit anjing gila (rabies) di Sumut meningkat lebih 4 kali lipat dibanding 2009. Kasus tertinggi terjadi di Kepulauan Nias baik di Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara dan Kota Gunung Sitoli.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Candra Syafei SpOG melalui Koordinator Program Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Teguh Supriyadi MPH, Rabu (22/9), pada awal 2010 sudah dilaporkan adanya kasus rabies yang hingga pertengahan tahun 2010 telah merenggut nyawa sedikitnya 31 orang di wilayah pulau Nias tersebut.

Jumlah ini merupakan kasus terbanyak dalam periode waktu yang sama sepanjang sejarah rabies di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Dinas Kesehatan Propinsi dan Kabupaten/kota diharapkan harus terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan penanggulangan dengan cepat pada setiap kasus gigitan hewan penular rabies.

Karena jumlah kasus gigitan anjing sebagai hewan utama penular rabies di Sumatera Utara pada tahun 2010 hingga Juli diketahui mengalami peningkatan yang signifikan dan secara akumulatif per bulan hingga Desember jumlah kasus gigitan anjing akan dapat meningkat dua kali lipat dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya.

“Bukan hanya itu saja, baru-baru ini juga ada laporan kasus di pengungsian Gunung Sinabung yang menyatakan 5 pengungsi terkena gigitan anjing liar. Sehingga kelima pengungsi itu kita berikan VAR (Vaksin Anti Rabies) guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Teguh.

Dikatakan, di Sumut sendiri sudah ada 12 kabupten kota yang dalam 3 tahun terakhir melaporkan sejumlah kasus gigitan anjing pada penduduk di wilayahnya, yakni, Medan, Pematang Siantar, Tebingtinggi, Sibolga, Padangsidimpuan, Sibolga, Deliserdang, Asahan, Tapanuli Utara, Humbahas, Samosir, Tapanuli Tengah dan Dairi) dan wilayah tersebut dapat diwaspadai sebagai wilayah endemis rabies pada hewan.

Beberapa daerah lainnya dapat dikatakan wilayah sporadis atau terkadang ada dan tidak, masing-masing (Tj.Balai, Binjai, Serdang Bedagai, Karo, Labuhan Batu, Toba Samosir, Tapanuli Selatan, Pak-pak Bharat, Batubara, Padang Lawas, Labuhan Batu Utara dan Gunung Sitoli. (www.analisadaily.com – 23 September 2010)

One Response to “Belum Setahun, Kasus Rabies di Nias 4 Kali Lipat”

  1. 1
    Waruwu Hands Says:

    Wah…wah….wah….rawan bnget…!!!

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

September 2010
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930