Ratusan Surat Suara Sah Ditemukan Tersimpan dalam Karung di Gunungsitoli

Tuesday, April 14, 2009
By nias

Gunungsitoli – Sedikitnya, ratusan surat suara sah untuk DPR RI, DPD, DPR Provinsi dan DPRD kabupaten/kota ditemukan tersimpan di dalam karung beras dan terbengkalai di Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gunungsitoli Idanoi. Sabtu, (11/4).

Ratusan surat suara sah itu, berasal dari dua TPS di Desa Awaai Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.

Ditemukannya ratusan surat suara sah di Sekretariat PPK Kecamatan Gunungsitoli Idanoi dalam karung beras itu, diduga keras sengaja dilakukan pihak KPPS, PPS dan PPK untuk melakukan penggelembungan suara untuk memenangkan salah satu parpol atau caleg tertentu.

Hasil liputan Analisa di PPK Kecamatan Gunungsitoli Idanoi diketahui, perhitungan rekapitulasi tingkat PPK di kecamatan itu terpaksa ditunda, hal ini disebabkan hingga Sabtu (11/4) siang masih banyak berita acara dari KPPS yang belum masuk di PPK.

Data yang dihimpun dari PKK Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, dari 46 TPS yang ada di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, baru 37 TPS yang menyerahkan berita acara perhitungan suara, sementara 9 TPS lainnya hingga Sabtu sore (11/4), petugas PPS atau KPPS belum mengembalikan berita acara rekapitulasi perhitungan suara kepada pihak PPK. Sedangkan surat suara dan kotak suara telah dititip di PPK Kecamatan.

Pantuan Analisa di sekretariat PPK Kecamatan Gunungsitoli Idanoi dari 184 kotak suara terdapat 9 kotak surat suara dalam keadaan tidak tersegel, serta ratusan surat suara sah ditemukan tersimpan dalam karung beras yang berasal dari PPS Desa Awaai.

Akibat belum masuknya ke 9 berita acara itu, perhitungan rekapitulasi tingkat PPK seharusnya dilaksanakan Sabtu (11/4) terpaksa ditunda hingga Selasa (14/4). Penundaan diawali dengan protes para saksi dari sejumlah Parpol, hingga mendapatkan satu kesepakatan yang dituangkan dalam satu berita acara yang turut ditanda tangani para saksi Parpol bersama dengan PPK dan Panwaslu setempat.

Ketua PPK Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Vaefman Gea saat ditanya Analisa, mengakui, keterlambatan penyerahan berita acara beberapa PPS, serta pihaknya juga mengakui surat suara sah yang berada di dalam karung itu merupakan titipan sementara dari PPS Awai kepada PPK.

Saat ditannya siapa yang bertanggung jawab terhadap surat suara sah dalam karung itu, Ketua PPK mengatakan pihaknya akan bertangungjawab.
Namun saat ditanya soal keamanan bila terjadi penyelewengan dan penggelembungan suara pada surat suara sah yang berada dalam karung itu, Ketua PPK tidak mampu menjawab dan melempar tanggungjawab kepada pihak PPS. “Karena barang itu hanya titipan,” tuturnya.

Membenarkan
Sementara Ketua Panwalu Kecamatan Suarman Kurinci, SH, S.Ag didampingi Petugas Pengawas Lapangan (PPL), Februariman Laoli saat ditanya Analisa tentang ada dugaan penggelembungan suara di TPS II Desa Samasi serta banyak warga di TPS II Desa Samasi yang memberikan hak pilih namun belum terdaftar DPT, ia membenarkan hal itu.

Menurut Ketua Panwas Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, banyak pemilih yang memberikan hak pilih, namun belum terdaftar pada DPT hal itu dilakukan para warga berdasarkan kesepakatan para tokoh masyarakat dan KPPS itu sendiri.

Beberapa kali pihaknya melalui PPL mengingatkan untuk tidak melakukan hal itu, namun tidak pernah di indahkan pihak KPPS.
Sedang soal penggelembungan suara di TPS II di Desa Samasi, pihaknya masih mempelajari hal itu, karena pihaknya baru Sabtu (11/4) menerima laporan dari salah satu Caleg tetang ada indikasi penggelembungan suara.

“Jika nantinya ini terbukti merupakan tindak pidana kita akan lanjutkan kepada polisi,”tegas Suarman
Terkait ada indikasi penggelembungan suara di TPS II Desa Samasi yang diduga dilakukan oknum KPPS, Caleg Partai Demokrat asal Dapil II Sowaa Laoli melaporkan hal itu kepada PPK dan Panwaslu Kecamatan serta Panwaslu Kabupaten.

Pada laporan tertulis, caleg itu menyebutkan, ada indikasi penggelembungan suara kepada salah satu Caleg yakni dari partai PPD sebanyak 52 suara.

Temuan penggelembungan suara dibuktikan dengan berita acara yang diberikan kepada saksi berbeda dengan berita acara yang diserahkan kepada PPK, pada berita acara yang diserahkan kepada PPK oleh KPPS disebutkan, pemilih di TPS itu telah menggunakan hak pilihnya seratus persen. Namun kenyataanya ditemukan ada salah satu warga yang belum memberikan hak pilihnya (Golput) di TPS itu terbukti dengan undangan untuk warga itu masih dikantonginya. (www.analisadaily.com – 14/03/2009)

3 Responses to “Ratusan Surat Suara Sah Ditemukan Tersimpan dalam Karung di Gunungsitoli”

  1. 1
    fomae Says:

    Sudah kuduga 🙂

  2. 2
    Peduli Nias Says:

    Kepada seluruh masyarakat nias. Yth. Bpk Kapolda, KPU Sumut, KPU Nias, Panwas Nias, Kapolres Nias…

    PENTING!!!
    MOHON DI USUT!!!

    Adanya indikasi anggota KPU Nias (An. YA’ATULÖ HALAWA).
    ikut mengkondisikan perolehan suara kepada salah seorang Caleg propinsi, dengan mempengaruhi beberapa KPPS-PPK.
    ini perbuatan yg akan merusak Pemilu di Sumut dan situasi Keamanan.

    Harus diberantas dan di usut cepat!!!

    Dari Kami :
    FRONT PEMANTAU JURDIL SUMUT

    KAMI PEDULI NIAS!!!!

  3. 3
    iman Says:

    saya dah prediksi bahawa pemilu kali ini rekayasa.kaita lihat siapa pemenangnya

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2009
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930