Deklarasi Pembentukan Provinsi Nias

Tuesday, February 3, 2009
By nias

Gunungsitoli – Memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nias, dengan kebulatan tekad lima daerah otonom di wilayah kepulauan Nias masing-masing, masyarakat Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Masyarakat Kota Gunungsitoli Senin, (2/2) di Pendopo Bupati Nias deklarasikan pembentukan Provinsi Nias.

Acara deklarasi pembentukan Provinsi Nias itu, diawali pawai bersama mengitari Kota Gunungsitoli yang dipimpin Marcyn Band SMAN 1 Gunungsitoli dan disusul rombongan Bupati Nias dan Nias Selatan, unsur muspida plus dan dikuti rombongan tokoh Masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan kompenen masyaralat lainya dari ke lima daerah.

Dalam isi deklarasi dibaca Justin Dakhi SH mewakili masyarakat Nias Selatan didampingi Oteoli Laoli mewakili masyarakat Nias Utara, Pdt Beny Gulo mewakili Masyarakat Nias Barat dan Tona, aro Zebua mewakili masyarakat Kota Gunungsitoli, di hadapan Bupati Nias, Bupati Nias Selatan dan sejumlah unsur Muspida, menyampaikan aspirasi dan deklarasi untuk pembentukan Provinsi Nias.

Dalam isi deklarasi itu, intinya masyarakat Nias menyatakan pada tanggal 2 Pebruari 2009 di Gunungsitoli, dengan kebulatan tekad mendeklarasikan pembentukan Provinsi Nias yang meliputi Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Utara dan Kota Gunungsitoli dan sekaligus mengusulkan kepada pemerintah untuk menyetujui dan menetapkannya menjadi daerah otonom baru. Dari isi deklarasi itu juga turut ditandatangani sejumlah komponen masyarakat ke lima kabupaten.

Sesuai Dengan Nafas

Ketua DPRD Kabupaten Nias M Ingati Nazara A.Md mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tim fasilitasi deklarasi pembentukan Provinsi Nias itu, telah sesuai dengan nafas dari PP No.78 Tahun 2007, untuk itu sewajaranya kita mengucapkan terima kasih kepada Tim fasilitasi, dan hal ini patut kita sebagai masyarakat Nias patut bersyukur kepada tuhan, hingga seluruh masyarakat Nias dapat sepakat untuk perencaan pembentukan Provinsi Nias yang merupakan sebagai tonggak sejarah dalam Kabupaten Nias.

Ia juga mengingatkan kepada pemerintah Kabupaten Nias untuk memikirkan bagaimana secepatnya tiga daerah otonom baru yang baru dimekarkan segera diresmikan, hingga hal itu ke depan tidak menjadi kendala atau hambatan dalam mewujudkan Provinsi Nias. Sedang mewakili Ketua DPRD Nias Selatan mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat Nias untuk saling bergandengan tangan berjuang sambil berdoa demi terwujudnya Provinsi Nias.

Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH, MH mengatakan, pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap proses perjuangan mewujudkan provinsi Nias yang menjadi kebanggan masyarakat Nias.

Ia juga berharap dengan pembentukan Provinsi Nias merupakan sebagai langkah maju untuk mewujudkan perdamaian dengan penuh kasih, hingga terciptanya kesejateraan di tengah masyarakat Nias.

Sementara Bupati Nias Binahati B Baeha SH mengatakan, bergulirnya aspirasi pembentukan Provinsi Nias pada awalnya Ia secara pribadi sangat hati-hati dan penggumulan bathin yang kadang meneteskan air mata. Hal ini sesuai dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya tidak selamanya air susu dibalas dengan air susu atau niat baik akan memperoleh respon posotif.

Dalam naskah deklarasi disebutkan, pembentukan daerah otonom baru Provinsi Nias adalah satu solusi tepat percepatan pembangunan wilayah kepulauan Nias dari berbagai ketertinggalan, keterbelakangan dan keterisoliran. Dan penyataan ini sejalan dengan amanat UU No. 32 tahun 2004 yang menyatakan, pembentukan daerah bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya dengan deklarasi ini, setidaknya menandai legitimasi dan posisi politik kedepan terhadap tarik-tarikan politik pembentukan provinsi baru di Sumatera Utara.(Analisa, 3/2/2009)

Tags:

11 Responses to “Deklarasi Pembentukan Provinsi Nias”

Pages: [1] 2 » Show All

  1. 1
    Abdee Says:

    Melihat dari kacamata orang awam mungkin deklarasi tersebut merupakan suatu hal yang membanggakan.Tetapi kalo boleh jujur, saya sangat pesimis dengan deklarasi tersebut apalagi ini mulai memasuki masa-masa Pemilu.
    Tetapi marilah kita berharap kepada Tuhan agar kiranya deklarasi ini menjadi suatu berkat bagi semua masyarakat Nias bukan hanya berkat bagi segelintir orang.
    Kepada redaksi Niasonline.net yang terhormat, mohon dimuat tanggapan dan ditinjau sejauh mana arah,tujuan dan keadaan realita Nias yang sebenarnya sehingga kita bisa menilai Nias sebenarnya sudah layak untuk menjadi satu provinsi atau belum layak.Mohon tulisan dari ahli2 otonomi daerah dimuat agar kita semua dapat mengerti.
    Yaahowu…

  2. 2
    buala Says:

    Justin Dakhi SH mewakili masyarakat Nias Selatan didampingi Oteoli Laoli mewakili masyarakat Nias Utara, Pdt Beny Gulo mewakili Masyarakat Nias Barat dan Tona, aro Zebua mewakili masyarakat Kota Gunungsitoli

    Bagaimana prosesnya mereka bisa mewakili masyarakat 4 kawasan itu? Apa isi deklarasi yg dibaca mereka udah diketahui apa isinya oleh masyarakat masing2? Apakah isinya itu merupakan aspirasi masyarakat masing2? Jangan-jangan hanya elit yg bermain. Suara rakyat adalah suara Tuhan! Tujuan yg baik jangan dikotori dengan proses yg dianggap seolah-olah itu kehendak rakyat padahal dirumuskan dan dideklarasi oleh segelintir orang yang ambisius. Itu namanya membodohi rakyat! Mari kita renungkan.

  3. 3
    Karunia Says:

    Justin Dakhi alias Ama Hiro itu sudah pensiun, sudah berusia lanjut. Rasanya beliau tak punya ambisi apa-apa lagi; tapi memang beliau itu kayaknya pengin Nias berdiri sendiri sebagai propinsi. Buktinya, dia ikut juga membendung keinginan segelintir orang Nisel yang mau berada di bawah ketiak Pak GM di Protap dulu. Ini hanya penilaian seorang orang biasa, bisa saja keliru.

    Karunia

  4. 4
    Ga-love Says:

    salam

    wah awalnya mungkin di lihat sangat baik…hanya saja apa ini semua bakal hanya mimpi saja atau sesuatu yang akan nyata??

    bagi segelintir masyarakat memang ini sangat dinantikan. tapi, apa setelah menjadi propinsi bakal ada yang bisa dirasakan oleh masyarakat nias??

    saya sangat setuju atas apa yang di katakan oleh pak buala. jangan seolah-olah ini menjadi aspirasi rakyat tapi tujuannya bukan untuk rakyat.

    kelihatannya ini harus menjadi satu penilaian..

    salam hangat
    Love. Zalukhu

  5. 5
    Juang Nazara Says:

    Bwt Bang Abdee: ada pendapat pengamat politik USU Ridwan Rangkuti neeh… Ridwan mencatat setidaknya 5 usulan pemekaran provinsi Sumut: Tapanuli, Sumatera Timur, Nias, Sumatera Tenggara, Asahan Labuhan Batu. Kata Ridwan Rangkuti: “Upaya pemekaran bukan solusi bagi upaya pemerataan kue pembangunan. Apalagi, ide pemekaran tidak selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Itu hanya ide segelintir elite”. (Kompas 4/2/09).

  6. 6
    Stadi Dakhi Says:

    Yaahowu, Sebagai orang Nias yang Mengabdi Di Kota Tomohon – Manado – Sulawersi Utara, mendukung terbentuknya Propinsi Nias dengan tujuan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat melihat secara geografis Nias island . Optimisme akan tercapai dengan dukungan seluruh elemen masyarakat Nias hendaknya dalam pembentukan Panitia mempunyai komitmen perjuangan demi masa depan Nias Jaya dan punya kajian logis sesuai realitas hidup “ono niha ” maju terus Nias tercinta, Nias Maju Nias Jaya, Nias Jaya Nias Sejahtera. suara Ono Niha di perantauan = Staf Pengajar di SMA / SMK dan AKPER di Kota Tomohon Sulawesi Utara dan sementara S2 di Universitas Kristen Indonesia Tomohon, lahir di desa Bawogosali- Teluk Dalam Nias Selatan. Stadi Dakhi.

  7. 7
    nias_island Says:

    saia setuju klu nias ini dijadikan jadi 1 propinsi soalnya klu kita ada keperluan penting ke propinsi kita ga usah lelah tenaga dan capek duit lagi ke medan.
    tapi apa kah nias sudah mampu dan mapan menjadi satu propinsi..??, apa SDA dan SDM mencukupi..??, mbok ya ditinjau ulang dulu toh, jangan gegabah dolo to bapak2…
    pertanyaan besar “apa deklarasi propinsi nias ini ga unsur politiknya..??”, apa lagi ini udh dekat pemilu lho…
    Thq be 4

  8. 8
    Faza Zebua Says:

    Wacana pembentukan Provinsi Nias sah-sah saja, namun yang menjadi renungan bagi kita semua,seandainya Nias benar menjadi provinsi kelak, sejauhmanakah kekuatan perokonomian yang telah dibangun ataupun diletakkan secara swadaya masyarakat melalui pemerintah untuk menunjang kehidupan masyarakat Nias kelak menjadi lebih sejahtera dari pada daerah lainnya di Indonesia? Apakah kita hanya bergantung terhadapa DANA ALOKASI UMUM dan DANA ALOKASI KHUSUS saja, lalu APBDnya dari mana? Kan tidak mungkin semua masyarakat Nias menjadi pegawai negeri atau anggota DPR,Bupati ataupun pejabat-pejabat diinstansi yang ada.
    Sebaiknya pemerintah Kabupaten Nias dan Nisel bekerjasama dengan DPRD,pihak Swasata,meletakkan dasar yang kokoh terlebih dahulu sebelum meleparkan kepublik wacana propinsi Nias tersebut.
    Perlu diingat, saya bukannya anti dengan pemekaran,Tapi saya sangat setuju jika pemekaran itu benar-benar untuk memajukan kesejahteraan masyarakat bukan kelompok/elit tertentu.
    Terima kasih

  9. 9
    Lattreiyan Hia Says:

    Dilihat dari sudut manapun untuk saat ini Nias belum layak untuk dimekarkan menjadi satu Propinsi. Dan wajar saja jika GUBSU mencibir seperti itu. karena Itu fakta dan realita. Mudah-mudahan ini tidak ada unsur politik atau ambisi para elite Nias untuk membuka lahan baru korupsi di Nias, dan yang paling aneh jika motivasi mereka untuk mendeklarasikan Propinsi Nias agar disebut Tokoh pemekaran, berarti itu diluar niat yang bersih.

    Mengapa saya bilang demikian karena pemekaran kabupaten yang baru aja, belum tertata, baik dalam bidang pemerintahannya, pembagian wilayah, pejabatnya belum ditunjuk oleh Mendagri, lalu mengapa itu tidak disiapkan dulu????
    Pulau Nias masih terburu buru untuk jadi propinsi mari kita persiapkan sedemikian rupa , kita siapkan dulu lapangan kerja, Tingkatkan mutu SDM, Ciptakan lumbung penghasilan istimewa daerah, Perbaikan infrastruktur dan sebagainya. Para elite Nias terlalu Nafsu kali yeee.

  10. 10
    Giafita Daeli Says:

    Ya’ahowu Fefu,

    Haniha Nono Niha si lo omasi na Tano Niha tobali satu Propinsi ? Faduhu dodogu, Ono Niha fefu omasi na tobali Propinsi hulo Nias.

    Namun hendaklah tetap sadar. Kenali diri baik-baik. Memang termasuk yang paling sulit dalam hidup ini adalah “mengenal diri sendiri”.

    Sekarang terkait dengan deklarasi Propinsi Nias, sedikitnya ada 2 pertanyaan pokok :

    1. Apakah para deklarator menyadari dirinya, menyadari kriteria satu wilayah Indonesia untuk dapat menjadi satu Propinsi ? Dari segi peraturan perundangan, dari segi sumber daya. Tidak usah saya rinci.
    2. Apakah para deklarator tidak menyadari yang disebut pada pertanyaan nomor 1. ?

    Kedua pertanyaan itu sebenarnya hanya 1. Karena jawabannya adalah pertanyaan itu sendiri. Tujuan dibuat pertanyaan seperti itu hanya untuk mempertajam.

    Jelas bahwa para deklarator adalah tokoh-tokoh di Pulau Nias. Dan mereka tau (menyadari) bahwa kriteria Nias untuk menjadi Propinsi tidak terpenuhi. Pertama : hasil pemekaran 2 Kabupaten baru dan satu Kodya saja belum beres administrasinya. Kedua : PAD Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan saja tidak cukup untuk membiayai administrasi apalagi menggerakkan pembangunan kesejahteraan rakyat. Dan tentu lebih tidak memadai lagi dengan tambah beban pemekaran 2 Kabupaten baru dan satu Kodya itu. Jadi jelas hanya mengandalkan DAU dan DAK !!! Ketiga : sumber daya manusia yang ada jelas belum memadai, meskipun diharapkan sumber daya dari luar Nias. Kecuali kalau hanya untuk kesempatan menduduki kursi dan menambah kesulitan rakyat.
    Keempat : ekonomi Indonesia dan dunia sedang morat-marit.
    Kelima : masih ada lagi yang lain. Tambah sendiri. Kalau gagal, kita diskusi lagi yang lain itu.

    Bagi saya sendiri, seandainya ORMAS atau petani dari desa yang menuntut agar Nias menjadi satu Propinsi saya dapat memahami.

    Kalau mengikuti uraian singkat di atas, maka alasan deklarator untuk mendeklarasikan Nias sebagai Propinsi,tidak sulit untuk dijawab. Anggap PR bagi pembaca atau jawab sendiri. Atau, apakah perlu diskusi lagi hanya untuk itu ?

    Giafita Daeli

Pages: [1] 2 » Show All

Kalender Berita

February 2009
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728