Pemerintah Tunda Penambahan Landasan Pacu Bandara Lasondre

Wednesday, June 11, 2008
By nias

Medan – Pemerintah menunda realisasi penambahan panjang landasan pacu (runway) bandar udara (Bandara) Lasondre, Pulau Telo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut) menjadi 1.400 meter karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Akibat kenaikan harga BBM, pemerintah pusat menunda realisasi perpanjangan ‘runway’ Bandara Lasondre sepanjang 300 meter,” kata Kepala Satker Bandara Lasondre, Saiful Bahri, kepada ANTARA di Medan, Selasa.

Sebelumnya, kata dia, pada tahun ini pemerintah pusat telah mengagendakan realisasi perpanjang landasan pacu Bandara Lasondre sekitar 300 meter atau dari 1.100 meter menjadi 1.400 meter dengan lebar 30 meter dalam APBN 2008.

Penambahan panjang landasan pacu itu dilakukan agar bandara yang menjadi tumpuan utama transportasi masyarakat daerah terisolir di sekitar Pulau Telo itu bisa didarati pesawat jenis Foker.

“Namun karena kenaikan harga minyak dunia membuat pemerintah harus mengamankan APBN 2008 sehingga anggaran realisasi ‘runway’ Lasondre dialihkan untuk pos anggaran lain karena kondisi keuangan negara sedang sulit,” ujarnya.

Bandara Lasondre saat ini memiliki panjang landasan pacu 1.100 meter dengan lebar 30 meter dengan pengoperasiannya dilakukan secara manual visual. Bandara itu saat ini hanya bisa didarati oleh pesawat kecil jenis Cassa.

Masyarakat yang tinggal di sekitar Pulau Telo yang mengantungkan hidup sebagai nelayan, dalam beberapa tahun terakhir bergantung kepada bandara itu untuk memasarkan hasil tangkapan mereka melalui dua kali penerbangan bersubsidi dalam sepekan.

Sementara itu berdasarkan data pihak bandara dalam tiga bulan terakhir, wisatawan asing yang sebagian besar berasal dari Australia dewasa ini mulai berdatangan ke pulau itu dengan penerbangan carter.

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Seluruh Indonesia (ASITA) Sumut Teguh Djaya Leo mengatakan, pemerintah daerah setempat dan pemerintah Sumut harus segera membangun fasilitas pendukung di daerah itu.

“Pemerintah daerah seharusnya bisa menangkap peluang ini dengan membangun infrastruktur pendukung pariwisata melalui APBD, seperti penambahan landasan pacu bandara yang saat ini hanya bisa didarati oleh pesawat kecil saja untuk membangkitkan kembali pariwisata di Nias,” kata Teguh. (Ant)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

June 2008
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30