Ratusan Rumah Korban Gempa Nias Terbengkalai

Saturday, June 7, 2008
By nias

(GUNUNGSITOLI) – WaspadaOnline – Ratusan rumah korban gempa di Kecamatan Gunungsitoli sampai saat ini masih terbengkalai. Akibatnya, para korban gempa terpaksa selama 3 tahun lebih menempati gubuk-gubuk darurat dan sebagian menumpang di rumah kerabatnya.

Warga korban gempa merasa pembangunan rumah mereka yang dimulai 2006 lalu sudah selesai dikerjakan kontraktor penunjukan BRR Nias.

Namun, sangat disesalkan sampai saat ini rumah para korban yang sebagian telah di pasang pondasi dan beberapa yang telah terpasang tiang, ditinggalkan begitu saja alias terbengkalai. Mereka sangat menyesalkan sikap BRR Nias yang dinilai diskriminasi dalam memberikan bantuan pembangunan rumah bagi korban gempa.

Rahma Nasution, 70, warga Desa Teluk Belukar, Kecamatan Gunungsitoli Utara, yang ditemui Waspada, Kamis (5/6) di gubuknya mengakui, dia dan keluarganya sudah beberapa tahun tinggal di gubuk yang dibangun sendiri setelah rumahnya hancur pada peristiwa gempa.

Dia menyebutkan, pertengahan tahun 2006 lalu kontraktor yang ditunjuk BRR Nias memulai pembangunan rumah mereka.

Namun, setelah pondasi dan tiang rumahnya sudah dikerjakan, kontraktor dari BRR tersebut meninggalkannya tanpa alasan jelas.

Setelah ditunggu-tunggu beberapa tahun ternyata sampai sekarang realisasi pembangunan rumahnya tidak selesai.

Wanita ini mengaku perlakuan BRR tersebut tidak terhadapnya saja, tetapi juga dirasakan 32 keluarga korban gempa di Desa Teluk Belukar.

Camat Gunungsitoli Utara, Krispinus Baeha, SH saat mengunjungi ratusan keluarga korban gempa yang rumahnya masih terbengkalai kepada Waspada menjelaskan, sesuai data rumah rusak total di 10 desa di wilayah kecamatan yang dipimpinnya tercatat 143.

Dari 143 unit baru 10 unit yang telah dimulai pembangunannya dan itupun masih terbengkalai dan belum bisa ditempati. Dari 10 unit tersebut 8 unit di antaranya hanya pondasi yang telah selesai dan 2 unit telah dipasang tiang. Sedangkan ratusan lagi sampai saat ini belum tersentuh.

Menurut Krispinus, pihaknya sudah berulangkali menyurati BRR secara langsung menyampaikan keluhan korban gempa tersebut. Bahkan pihaknya juga telah menyurati Presiden SBY dan Dewan Pengawas BRR di DPR RI. Namun, sampai sekarang realiasinya belum terlaksana.

Mengingat masa tugas BRR Nias tinggal beberapa bulan lagi, Krispinus khawatir pembangunan ratusan rumah korban gempa tersebut tidak terlaksana. Untuk itu dia meminta pemerintah pusat dan BRR NAD-Nias segera merealisasikannya.

Sementara, Menejer Informasi dan Komunikasi BRR Nias, Emanuel Migo yang dihubungi Waspada mengakui beberapa kontraktor pelaksana pembangunan meninggalkan pekerjaannya dan hal ini telah dilaporkan ke penegak hukum. Untuk penanganan selanjutnya BRR Nias tetap menyelesaikan pembangunan rumah tersebut baik melalui program Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) maupun kontraktor.(a35)

Teks foto
TERBENGKALAI: Ratusan unit rumah rusak total pada peristiwa gempa Nias di Kecamatan Gunungsitoli Utara sampai saat ini terbengkalai sehingga beberapa tahun terakhir terpaksa tinggal di gubuk-gubuk darurat yang tidak layak huni. Beberapa rumah pembangunannya masih pada pembangunan pondasi dan tiang. Warga khawatir pembangunan rumah mereka tidak terealisasi mengingat masa tugas BRR Nias tinggal beberapa bulan lagi. Gambar direkam Kamis (5/6). Credit foto: Waspada/Bothaniman Jaya Telaumbanua
[wns] (Waspada, 7 Juni 2008)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

June 2008
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30