Kecakapan Berbahasa Inggris: Paspor Meraih Keberhasilan

Wednesday, May 28, 2008
By nias

The Yomiuri Shimbun – Di Jepang, seperti di negara-negara lain, dorongan kepada anak-anak untuk belajar bahasa Inggris telah menjadi sebuah norma. Di Jepang sekitar 21 persen anak berusia 5 tahun mengikuti kelas-kelas percakapan bahasa Inggris dan orang tua sadar akan keuntungan anak-anak mereka belajar bahasa Inggris sejak dini.

Akal sehat mengatakan bahwa belajar pada usia muda lebih gampang, lebih banyak waktu untuk bisa berkembang dan karenanya lebih banyak kesempatan mencapai level kecakapan yang lebih tinggi. Baru-baru ini Pemerintah Jepang memutuskan memperkenalkan bahasa Inggris secara lebih luas di sekolah-sekolah dasar untuk meningkatkan kecakapan anak-anak Jepang.

Mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak menuntut pemahaman perkembangan dan psikologi anak serta kemampuan untuk memotivasi dan memberi dukungan. Demikian juga, pengujian kemampuan anak menuntut pemahaman akan perkembangan kognitif dan sosial mereka.

Sepuluh tahun lalu, ketika Cambridge English for Speakers of Other Languages (ESOL) memperkenalkan untuk pertama kalinya Young Learners English Tests (YLE) sebagai tanggapan terhadap makin bertambahnya jumlah anak-anak yang belajar bahasa Inggris di seluruh dunia, tujuannya adalah memberikan anak-anak kesan pertama yang positif akan tes-tes bahasa Inggris dan meningkatkan keyakinan mereka belajar bahasa Inggris, yang pada gilirannya menolong memupuk perkembangan kecapakan bahasa di masa depan.

Kini tes-tes YLE diikuti oleh lebih dari 310,000 anak di lebih dari 65 negara, dan kebanyakan pengikut tes tersebut adalah anak-anak Jepang. Penelitian menunjukkan bahwa tes-tes itu sangat memotivasi dan juga mengasyikkan anak-anak.

Tes-tes YLE merupakan batu loncatan positif ke berbagai tes Cambridge ESOL seperti Key English Test (KET), Preliminary English Test (PET), First Certificate (FCE), dan International English Language Testing System (IELTS), tes bahasa Inggris internasional untuk mengakses kesempatan karir dan studi.

Pada tahun 2007, lebih dari 2 juta orang di lebih dari 135 negara mengikuti Cambridge ESOL dan ribuan kandidat adalah orang Jepang. (Sumber: Situs Daily Yomiuri Online: http://www.yomiuri.co.jp).

***
Bagi pengunjung Yaahowu yang ingin belajar bahasa Inggris di dunia maya, Redaksi menemukan sebuah situs yang khusus untuk itu dan cukup bagus: http://www.english-online.org.uk. Silahkan mencoba. (Redaksi)

One Response to “Kecakapan Berbahasa Inggris: Paspor Meraih Keberhasilan”

  1. 1
    Dita Nurdian Says:

    give me more information if you have information about scholarship in or out my country is indonesia. i very need your information because i want get it. send to my email, thanks.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

May 2008
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031