Siswi SMP Negeri 2 Gomo Diculik Setelah Melapor ke Polisi

Thursday, December 6, 2007
By nias

Nias (SIB)
Ina Desta Telaumbanua warga Desa Hiliana’a Gomo, Kab Nias Selatan melapor ke Polres Nias Selatan, Rabu (5/12) karena adik suaminya korban perkosaan diculik setelah melapor ke Polsek Kecamatan Gomo pada awal November 2007.

Menurut Ina Desta kepada wartawan di Gunungsitoli bahwa adik iparnya mengaku telah diperkosa oleh oknum Kepala Sekolah dan setelah itu korban diancam akan dibunuh apabila melaporkan kepada siapapun sehingga korban ketakutan.

Setelah adik iparnya hamil dan karena merasa malu terhadap masyarakat Desa Hiliana’a Gomo dan di Kecamatan Gomo akhirnya korban memberitahukan kejadian itu kepada keluarganya.
Selanjutnya korban dibawa ke Polsek Gomo menyampaikan laporan untuk dilakukan proses hukum terhadap pelaku yang memerkosa yang mengakibatkan kehamilan itu pada awal November 2007. Yang tertuduh adalah oknum Kepala SD Negeri di Kecamatan Gomo.

Yang membuat kejutan kepada keluarga dan masyarakat Desa Hiliana’a Gomo dimana korban begitu melapor langsung diculik dan hingga saat ini belum ditemukan siapa penculiknya. Maka keluarga korban mengambil kesimpulan melapor ke Polres Nias Selatan agar kasus tersebut diambil alih prosesnya.

Waka Polsek Gomo Siahaan ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (5/12) sekitar pukul 11.30 WIB mengatakan, setelah korban melapor tidak diketahui dimana berada baik keluarga maupun warga sekitar sehingga pihak Polsek Gomo sulit melakukan proses laporan tersebut.

Pada hari ini juga kasus ini telah diambil alih Polres Nias Selatan dengan juru Periksa, Irwan dan berkasnya telah dibawa ke Polres Nisel, namun ia tidak mengetahui tanggal berapa korban melapor.

Sementara pengacara Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) Nisel Lakadodo Laia SH kepada wartawan di Gunungsitoli, Rabu (5/12) mengatakan, Kepala SMP Negeri 2 Gomo harus ikut bertanggungjawab terhadap siswanya yang hilang setelah melaporkan perkosaan kepada dirinya di Polsek Gomo yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP Negeri 2 Gomo.

Hilangnya korban menjadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat Gomo karena informasi berkembang korban diduga di terbangkan ke Medan oleh pihak keluarga pelaku dan pada malam hari usai melapor di Polsek Gomo, korban langsung diculik.

Tragisnya akibat kejadian orangtuanya stres dan meninggal dunia bahkan pada saat orangtuanya meninggal korban belum mengetahui. Kini keluarga lainnya juga turut resah atas peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Nisel yang dihubungi melalui ponselnya, Rabu (5/12) sekitar pukul 16.45 WIB menganjurkan agar ditanyakan kepada Kapolsek Gomo karena terjadi di wilayah kerjanya sehingga dia yang punya kewenangan. (T15/i) (SIB, 6 Des. 2007)

2 Responses to “Siswi SMP Negeri 2 Gomo Diculik Setelah Melapor ke Polisi”

  1. 1
    tulus Says:

    AKU JUGA ORANG GOMO ASLI YANG BERDOMISILI DI IBU KOTA . MASALH DIATAS sangat menyedihkan dimana saya selaku masyarakat gomo ikut dalam pencarian pelaku perjinahan terhadap siswa ,karena bisa aja pelaku tersebut menganggap remeh uu yang berlaku klo pelaku belum di beri tindakan. dan saya selaku siswa mengharapkan kepada petugas agar dijalankan peraturan sesuai dengan kejadian jgn sampai tertutup mata dan peraturan yang berlaku gara-gara uang sogokan, ingat janji kamu disaat kamu masuk calon petugas keamanan jangan sampean mata kamu buta karena uang haram.

  2. 2
    Hery Says:

    Jika HUKUM Pidana/perdata tidak dapat di tegakan di nias khusunya gomo….Hukum adat budaya Nias asli agar di GALI/ tegakkan kembali KEMUDIAN SEHARUSNYA LAPOR POLISI…karena Kita ono niha telah terkontaminasi dengan adat luar daerah…gak ada salahnya adat ribuan tahun silam kita tegakkan kembali….TQ

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

December 2007
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31