Peneliti Asing Minati Biodiversity

Thursday, December 6, 2007
By nias

Keanekaragaman hayati (biodiversity) ternyata menjadi topik yang mendominasi kegiatan penelitian peneliti asing di Indonesia. Oleh karena itu, Lembaga Ilmu Pengatahuan Indonesia (LIPI) pada Rabu (7/11) menyelenggarakan workshop yang mengambil tema khusus Daya Tarik dan Arti Strategis Riset Bidang Keanekaragaman Hayati Indonesia.

Dalam bidang keanekaragaman hayati, topik-topik penelitian yang paling banyak diteliti adalah biologi yang meliputi zoologi, botani, primatologi, kehutanan dan ekologi. ”Tak hanya hayati, bidang ilmu sosial juga menjadi topik dominan kedua, khususnya penelitian antropologi sosial, dan budaya, serta Sosiologi,” ujar Kepala Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Iptek (BKPI) LIPI Dr Neni Sinta Wardani kepada pers, di sela workshop ‘Kajian dan Diseminasi Hasil-Hasi Penelitian Peneliti Asing di Indonesia’, Rabu (7/11).

Menurut Neni, workshop ini bertujuan untuk membahas dan mengkaji kecenderungan kegiatan penelitian peneliti asing di Indonesia, termasuk pentingnya peran mitra kerja serta analisis tentang pemanfaatan hasil-hasil penelitian. ”Kami juga ingin melakukan pemetaan (mapping) terhadap kewarganegaraan peneliti asing, topik penelitian, dan daerah penelitian yang diminati peneliti asing,” jelasnya.

Dari data yang tercatat di Sub Bagian Administrasi Peneliti Asing BKPI-LIPI, kata Neni, dalam lima tahun terakhir (April 2000-Desember 2006) tercatat 1.282 peneliti asing yang memperoleh izin penelitian dari LIPI. ”Mereka sebagian besar berasal dari negara-negara maju, yaitu Jepang 370 orang, AS 225 orang, Belanda 121 orang, Inggris 93 orang, dan Jerman 74 orang,” tegas Neni yang juga Koordinator Tim Koordinasi Pemberian Izin Penelitian bagi Orang Asing (TKPIP).

Nur Tri Aries MA, kepala Bagian Kerja Sama BKPI LIPI, menambahkan bahwa data daerah penelitian yang paling banyak dikunjungi oleh para peneliti asing selama melakukan penelitian di Indonesia dalam kurun waktu empat tahun terakhir (April 2000- esember 2005) adalah Jawa Barat sebanyak 183 orang. Kemudian, DKI Jakarta 114 orang, Kalimantan Timur 95 orang, Sulawesi Utara 84 orang, Sumatra Barat 83 orang, dan Bali sebanyak 82 orang.(eye )

Sumber: Republika, 9 November 2007

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

December 2007
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31