TAPANULI SUDAH LAYAK JADI PROPINSI, TANPA NIAS DAN DAIRI

Thursday, November 23, 2006
By nias

Oleh: Sanco Simanullang*

Pengantar Redaksi: Berikut adalah sebuah opini dari Sanco Simanullang, salah seorang anggota Panitia Pemrakarsa Pembentukan Propinsi Tapanuli (P4T). Redaksi mengkonfirmasi lewat email dan telefon dan mendapat jawaban dari Sanco Simanullang bahwa tulisan ini tidak mewakili pendapat resmi P4T. Meskipun demikian, melalui tulisan ini kita memiliki sedikit gambaran tentang cara pandang dan sikap Panitia.

Yth. Dewan Redaksi Nias Online,
Tujuan Utama pembentukan propinsi Tapanuli adalah sesuai dengan roh Otonomi daerah yang menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 adalah kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan perundang – undangan. Dengan otonomi daerah berarti telah memindahkan sebagian besar ke-wenangan yang tadinya berada di pemerintah pusat diserahkan kepada daerah otonom, sehingga pemerintah daerah otonom dapat lebih cepat dalam merespon tuntutan masyarakat daerah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Karena kewenangan membuat kebijakan (perda) sepenuhnya menjadi wewenang daerah otonom, maka dengan otonomi daerah pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pembangunan akan dapat berjalan lebih cepat dan lebih berkualitas. Keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah sangat tergantung pada kemampuan keuangan daerah (PAD), sumber daya manusia yang dimiliki daerah, serta kemampuan daerah untuk mengembangkan segenap potensi yang ada di daerah otonom. Terpusatnya SDM berkualitas di kota-kota besar dapat didistribusikan ke daerah seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, karena kegiatan pembangunan akan bergeser dari pusat ke daerah.

Menguatnya isu Putra Daerahisme dalam pengisian jabatan akan menghambat pelaksanaan otonomi daerah, termasuk pembentukan Provinsi Tapanuli, sehingga jangan dikaitkan2 antara putra Tapanuli dan Nias nantinya. Siapaun yang layak didaulat untuk memimpin pemerintahan baik nias maupun tapanuli hendaknya tidak di perdebatkan.Yang perlu diperdebatkan aladah apakah ybs berkualitas, capable apa tidak. bukan atas suku dan agama.Karena disamping itu juga akan merusak rasa persatuan dan kesatuan yang telah kita bangun bersama sejak jauh hari sebelum Indonesia merdeka.

Setiap manusia di Provinsi Tapanuli dijamin oleh konstitusi, memiliki hak yang sama untuk mengabdikan diri sesuai dengan profesi dan keahliannya dimanapun di wilayah nusantara ini.

Yang perlu dikedepankan oleh calon pemerintah daerah propinsi adalah bagaimana pemerintah daerah mampu membangun kelembagaan daerah yang kondusif, sehingga dapat mendesain standard Pelayanan Publik yang mudah, murah dan cepat. Untuk menciptakan kelembagaan pemerintah daerah otonom yang mumpuni perlu diisi oleh SDM yang kemampuannya tidak diragukan, sehingga merit system perlu dipraktekkan dalam pembinaan SDM di daerah.

Pelayanan publik yang diberikan oleh calon pemerintah daerah propinsi akan mempengaruhi minat para investor dalam menanamkan modalnya di suatu daerah. Excelent Service harus menjadi acuan dalam mendesain struktur organisasi di pemerintah daerah. Dunia usaha menginginkan pelayanan yang cepat, tepat, mudah dan murah serta tariff yang jelas dan pasti. Pemerintah perlu menyusun Standard Pelayanan bagi setiap

institusi (Dinas) di daerah yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, utamanya dinas yang mengeluarkan perizinan bagi pelaku bisnis. Perizinan berbagai sector usaha harus didesain sedemikian rupa agar pengusaha tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk mengurus izin usaha, sehingga tidak mengorbankan waktu dan biaya besar hanya untuk mengurus perizinan.

Deregulasi dan Debirokratisasi mutlak harus terus menerus dilakukan oleh Pemda, serta perlu dilakukan evaluasi secra berkala agar pelayanan publik senantiasa memuaskan masyarakat.

Dewan redaksi nias online yth.
Itulah sekilas mengenai tujuan pembentukan propinsi tapanuli, yang notabene sama dengan pemekaran daerah lainnya. jadi tidak ada yang baru dan spesial, so rasannya tidak perlu di perbesar2, apa tujuan pembentukan sebuah daerah. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 dan UU No. 32 tahun 2004 serta syarat2 yang diatur pada PP 129/2000 saya pikir sangat jelas tentang otonomi daerah.

Sesuai dengan PP tersebut, sebenarnya Tapanuli sudah layak jadi propinsi, tanpa nias dan dairi. Pertemuan tokoh di Jakarta minggu lalu yang kebetulan saya ikut hadir menegaskan, 5 kabupaten kota saja sudah cukup.

Makanya, minggu ini akan didaftarkan ke DPR-RI (baca koran sib hal.1. hari ini) 22 Noiv 2006. Kalo Nias dan dairi mau ikut, we’re welcome brother…!, Kalupun tidak, provinsi Tapanuli must be go on launch… Namun, sebagai satu persaan senasib, sepenanggunangan, latar belakang budaya yang hampir sama, secara moral kita harus mengajak dan menghimbau serta mengadopsi aspirisasi kabupaten nias dan dairi.

Bila bapak berkenan, dapat mengubungi kami di xxxxx (nomor telpon dan email ada pada Redaksi)

*) Sanco Simanullang banyak menulis tentang “Propinsi Tapanuli” di SIB, dan di situs – situs Batak seperti http://www.pakpakonline.com dan http://www.silaban.net.

13 Responses to “TAPANULI SUDAH LAYAK JADI PROPINSI, TANPA NIAS DAN DAIRI”

Pages: [1] 2 » Show All

  1. 1
    Anonymous Says:

    Kenapa lae ini pusing-pusing mikir nias bah… Lagipula … kEEnaaapa koran sib sibuk sEEkali nelepon kesana kemari di nias untuk minta minta dukungan. Pusing aku memikirkan. cobalah kau pikir ini … siapa pulak yang tak capek ke siborongborong, zauh sekali itu …. pusing aku zadina ini bah …

  2. 2
    yaahowu Says:

    Redaksi menyarankan setiap komentar atas tulisan ini dikirim dalam bentuk “Surat Pembaca” dengan mengklik “Kirim Berita” di “Menu Utama” dengan mencantumkan identitas (Redaksi bisa merahasiakan identitas pengirim, kalau diminta)”.

  3. 3
    Anonymous Says:

    Bang Sanco,

    Tidak usah pura-puralah kalau sudah memenuhi syarat silahkan saja dibentuk Protap itu. Tidak perlu maksa-maksa dan tilpon sana-sini. Biar rakyat Tapanuli itu lebih cepat melebihi Jawa (GM Panggabean dan Sanco)

    Terima kasih perhatian Panitia.

  4. 4
    tl Says:

    Wahh macam mana pula itu ketua? Pusing bangett sich… ! kayaknya ketua Sanco sudah siap-siap jadi pejabat ya? di Protap nantinya ? Macam mana ketua, sepakat gak?

  5. 5
    ahmad rifai Says:

    yasudah lah… buat aja. jangan lah dipersulit kita punya keinginan. baen ma jolo marsipature huta na be. horas…

  6. 6
    agust Says:

    Pas ma i…GAS truss baen PROTAP, aha na dipaima?
    Unang menyerah dah tulang… Jadikan PROTAPna
    Annon Nias punya rencana sendiri untuk PRONIS.
    Tapanuli…tapanulima, Nias…Niasma. Unang di parmasalahkan.
    Annon ndang adong na dipersalahkan molo muncul istilahna GBHN
    (Gara2 Batak Hancur Nias).
    I do tong tulang…

  7. 7
    haloho Says:

    “Tapanuli untuk semua” jadi majulah terus pembentukan Provinsi Tapanuli!suatu saat nanti Tapanuli menjadi Mercusuar
    bagi daerah2 di Sumatera khususnya dan Indonesia umumnya.
    Mauliate ma Horass

  8. 8
    timbul.f hutapea Says:

    kita berdoa kepada Tuhan agar dia ikut campurtangan dlm hal portap, jadi lah ke hendak MU

  9. 9
    hotlan manullang Says:

    terimakasih para pejuang protap teruskan perjuanganmu,doa kami selalu diberkati tuhan

  10. 10
    Panusunan Simamora Says:

    Saya sangat setuju 100% harus terbentuk Protap. Sebab hanya orang Tapanuli yang perduli dengan Tapanuli. Dari sudut apapun Tapanuli layak jadi Protap,baik dari sudut Wilayah,SDM & SDA saya pikir tidak perlu diragukan. Dari semua “suku besar” di Indonesia, hanya orang bataklah yang dipimpin oleh Bupati, coba lihat suku lain misalnya : Suku Minang dipimpin oleh Gubernur, Sunda oleh Gubernur, Jawa Oleh Gubernur,Aceh oleh Gubernur,Bali oleh Gubernur, dll. Sehingga Budayanya dapat ditampilkan secarah nasional. Coba kita lihat selama ini di SUMUT apakah Budaya batak sudah maksimal ditampilkan? Sy pikir masih lebih dominan Budaya yang lain. Belum lagi Pembangunan Infrastruktur : Coba lihat Jalan Raya antara lintas Toba dengan lintas timur mana yang lebih lebar dan mulus? (Mohon Maaf sy tidak bermaksud mempertentangkan suku tp sy ingin ada kesetaraan dgn daerah lain). Sy mendukung sepenuhnya gagasan para penggagas Protap. Saudara harus tetap terus berjuang tetapi harus tetap dalam koridor hukum. Kalau soal tantangan,itu biasa dlm perjuangan,jgn putus asah mohon kekuatan dari Tuhan. Bagi Orang batak yang tidak setuju Protap, sy pikir anda lebih baik berdiam diri, paling tidak anda tidak sebagai propokator atau mengadu domba. Sebab Sy pikir jika terwujud Protap, mungkin anda yang paling rakus dengan Jabatan, kekukasaan,atau anda yang akan menguras potensi Protap kelak. Bagi Pejuang-pejuang Protap sy sampaikan salam hormat saya dari tanah parserahan ini buat Saudara , bagi orang mungkin anda dianggap provokator atau apalah tapi bagi saya anda adalah pejuang bagi Tanah Bona Pasogit.Hanya orang batak yang akan mau mengangkat derajat suku batak serta tanah batak.Marsipature Hutanabe. Horas.

Pages: [1] 2 » Show All

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

November 2006
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930