Desa Tertinggal Semakin Banyak Di Sumut

Friday, September 1, 2006
By susuwongi

Medan, Kompas – Jumlah desa tertinggal di Sumatera Utara terus bertambah. Dibandingkan dengan tahun 2005, desa tertinggal yang diinventarisasi pada tahun 2006 bertambah 27 desa, menjadi 2.749 desa tertinggal.
Sebanyak 818 desa di antaranya tersebar di enam kabupaten tertinggal di Sumatera Utara (Sumut), yaitu Kabupaten Dairi (95 desa), Nias Selatan (206), Tapanuli Tengah (68), Pakpak Bharat (42), Nias (313), dan Samosir (94). Sisanya, 1.931 desa tertinggal, terdapat di kabupaten lain yang tak termasuk kabupaten tertinggal.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumut RE Nainggolan mengatakan, kemungkinan pertambahan itu disebabkan pemekaran daerah di setiap kabupaten. “Kami tidak melakukan inventarisasi lengkap pada tahun 2005, tapi diperkirakan penambahan sebanyak 27 desa pada tahun 2006 karena pemekaran desa atau kecamatan,” katanya di Medan, Rabu (30/8).
Banyak kabupaten di Sumut yang menambah jumlah desa atau kecamatan di wilayahnya. Jarak antardesa di satu kecamatan, terutama di pedalaman, sangat jauh sehingga dipecah menjadi beberapa desa baru. Di Kabupaten Nias, misalnya, yang semula terdiri atas 14 kecamatan dimekarkan menjadi 33 kecamatan. Pemekaran desa di Kabupaten Serdang Bedagai dari 52 desa menjadi 62 desa, dan Medan dari 23 desa menjadi 38 desa.
Saat dilakukan inventarisasi pada tahun 2006, jumlah desa tertinggal jadi semakin banyak. Penyebabnya, kondisi desa pemekaran tidak jauh berbeda dengan desa induk. “Masalah utama adalah buruknya infrastruktur, seperti jalan yang menghubungkan desa dengan pusat pemerintahan, kurangnya sarana air bersih, jaringan listrik dan komunikasi, serta tingkat perekonomian rendah,” ujar Nainggolan.
Sejalan dengan program Kementerian Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT), Pemerintah Provinsi Sumut diharapkan memiliki kebijakan prodaerah tertinggal.
“Selain bantuan dari Kementerian PPDT sebesar Rp 1 triliun pada 2007, ratusan miliar dana dari APBD Sumut terserap untuk pembangunan daerah tertinggal, seperti untuk perbaikan infrastruktur, pengadaan listrik tenaga surya, bantuan bibit tanaman, dan program agropolitan,” kata Nainggolan. (fro)

Sumber: www.kompas.com, Kamis, 31 Agustus 2006

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

September 2006
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930