Tag Archives: Rekonstruksi Nias

*Dari Liputan Lebaran Nias 2006 (5) Ilham Mendröfa Sejak kecil penulis bertanya-tanya mengapa pendopo bupati Nias dibuat terbuka? Benarkah asumsi guru sejarah SMP penulis bahwa masyarakat Nias berfikiran terbuka, sangat ramah dengan tamu, dan terbuka dengan perubahan-perubahan ? Tentu saja perubahan yang dimaksud adalah perubahn positif, perubahan yang berakhlak dan mensejahterakan.

Continue Reading...
Written on Nov, 26, 2006 by in | Leave a comment

BRR NIAS: HARAPAN MASYARAKAT NIAS UNTUK BANGKIT MAJU Oleh: Ilham Mendröfa Sejak kecil penulis bertanya-tanya mengapa pendopo bupati Nias dibuat terbuka? Benarkah asumsi guru sejarah SMP penulis bahwa masyarakat Nias berfikiran terbuka, sangat ramah dengan tamu, dan terbuka dengan perubahan-perubahan ? Tentu saja perubahan yang dimaksud adalah perubahn positif, perubahan yang berakhlak dan mensejahterakan.

Continue Reading...
Written on Nov, 24, 2006 by in | Leave a comment

GUNUNGSITOLI YANG KEMBALI MENGGELIAT (2) Oleh: Ilham Mendröfa Kenangan yang hilang itu bukan hanya Lagundi (lih. tulisan terdahulu).

Continue Reading...
Written on Nov, 22, 2006 by in | Leave a comment

GUNUNG SITOLI YANG KEMBALI MENGGELIAT (1) Oleh: Ilham Mendröfa Penulis sempat berkeliling pasar, mulai dari pasar Beringin, pasar Nou, pasar Gomo, terminal dan jejeran toko di Jl. Sirao – Jl. Diponegoro. Penulis memang tidak melakukan survei mendalam tentang berapa nilai transaksi dari setiap pasar atau pusat perbelanjaan tersebut. Akan tetapi padatnya pengunjung beberapa pasar tersebut bisa memberikan gambaran sekilas kepada …

Continue Reading...
Written on Nov, 20, 2006 by in | Leave a comment

GEMA TAKBIR IDUL FITRI DI NIAS Oleh: Ilham Mendröfa Di Nias, seperti halnya di derah lain Indonesia, juga ada perbedaan jatuh tanggal Idul Fitrinya. Tetapi perbedaan itu mampu dimaknai sebagai rahmat sehingga tidak ada hal yang merusak tatanan dan nilai-nilai suci Lebaran di Nias tahun ini.

Continue Reading...
Written on Nov, 18, 2006 by in | 2 Comments.
rp_kapalltc.gif

PENGANTAR Oleh: Ilham Mendröfa Penulis memutuskan untuk lebaran Idul Fitri di Nias tahun 2006. Jauh-jauh hari kami sekeluarga mempersiapkan kelengkapan perjalanan pulang. Satu bulan sebelum keberangkatan, persis menjelang puasa Ramadhan, penulis menghubungi travel langganan. Penulis dikonfirmasi: tiket Jakarta-Medan dan Jakarta-Padang untuk H-3 habis. Yang tersisa adalah tiket dengan harga satuan Rp. 1.200.000/orang.

Continue Reading...
Written on May, 23, 2006 by in | Leave a comment

Medan (SIB) Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Nias khususnya Satker Pemeliharaan, Rehabilitasi, Peningkatan dan Pembangunan Sarana dan Prasarana Transportasi Nias, diminta meninjau kembali lelang paket pembangunan Bandara Lasondre di Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias, karena dinilai telah terjadi penyimpangan dalam proses pelelangannya.

Continue Reading...
Written on Dec, 05, 2005 by in | Leave a comment

Oleh: Haryo Damardono ”Saya menghabiskan uang Rp 40 juta untuk membangun kembali toko kelontong ini. Uang itu datang dari pinjaman saudara-saudara di Jakarta, Bandung, dan Medan,” ujar Elvita (26), pemilik toko kelontong di Jalan Sudirman, Gunung Sitoli, Pulau Nias, Sumatera Utara.

Continue Reading...