Tag Archives: Ekonomi

Written on May, 29, 2015 by in | 2 Comments.

Bandung, NIASONLINE – Setelah mendapatkan dukungan para pimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari 13 Provinsi di Indonesia Timur, pengusaha muda nasional Rosan Perkasa Roeslani kembali mendapatkan dukungan dari Kadin Jawa Barat untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Kadin Indonesia (2015 – 2020). Pada Kamis (28/5/2015), Rosan Roeslani dan rombongan hadir di Bandung untuk menghadiri undangan silaturahmi Kadin Jawa Barat. …

Continue Reading...
Written on Jan, 10, 2014 by in | 1 Comment.
Pengisian LPG 12 Kg | fajar.co.id

NIASONLINE, JAKARTA – Menyusul revisi kenaikan harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kilogram (kg), Pertamina menetapkan harga jual baru untuk kabupaten/kota di Provinisi Sumatera Utara (Sumut).

Continue Reading...
Written on Jul, 19, 2013 by in | Leave a comment
Petani | linckiara.blogspot.com

NIASONLINE, JAKARTA – Kabar baik bagi para petani, khususnya perorangan petani kecil. Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin, Kamis (18/7/2013) meloloskan mereka dari jerat pidana akibat mengembangkan bibit plasma sendiri. Hal itu sebagai jawaban atas gugatan uji materi (judicial review) atas UU 12/1992 tentang sistem budidaya tanaman. Dalam perkara nomor 99/PUU-X/2012 tersebut, MK mengabulkan sebagian gugatan para pemohon. “Dalil para Pemohon …

Continue Reading...
Written on Jul, 12, 2013 by in | Leave a comment
Bibit Karet | galuhlestarimandiri.blogspot.com

NIASONLINE, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Nias menggelar tender pengadaan bibit karet okulasi dengan total nilai sekitar Rp 2,36 miliar. Berdasarkan informasi tender yang dipublikasikan melalui LPSE Gunungsitoli, terdapat dua item tender bibit karet yang tawarkan.

Continue Reading...
Written on Mar, 11, 2012 by in | Leave a comment
Prof. Widjojo Nitisastro (Foto: Istimewa)

Oleh Ari Perdana* Selain Harrod dan Domar, literatur lain yang cukup berpengaruh di periode itu adalah karya Walt Rostow, Stages of Growth: a Non-Communist Manifesto, yang terbit di tahun 1960, menjelang Widjojo menyelesaikan studi. Rostow menulis, ada lima tahapan modernisasi, dari masyarakat tradisional, persiapan tinggal landas, periode tinggal landas, tahap menuju kematangan, dan era konsumsi massal. Akumulasi investasi adalah kunci …

Continue Reading...
Written on Nov, 30, 2011 by in | Leave a comment
Petani Sedang Menderes Karet/Antara

JAKARTA, NIASONLINE – Sejumlah warga di Kabupaten Nias Selatan mengeluhkan penurunan drastis harga karet di wilayah itu. Penurunan harga itu dinilai makin mempersulit keadaan ekonomi mereka, apalagi menjelang akhir tahun dimana harga barang justru melambung.

Continue Reading...
Written on Jun, 25, 2011 by in | 1 Comment.
Atraksi Famadaya Harimao pada Bawömataluo 2011 (Foto: Etis Nehe/www.niasonline.net)

Oleh: Heru Hendratmoko KBR68H (24/6/2011) – Pernah menjadi destinasi wisata alternatif, selain Bali, Pulau Nias sempat terpuruk selama lebih dari sepuluh tahun. Hamparan pantai yang indah, beragam seni tradisi yang memukau tak mampu membuat pesona Nias bertahan lama.

Continue Reading...
Written on Feb, 06, 2009 by in | 11 Comments.

Catatan Redaksi: Tulisan ini pertama kali muncul di majalah Media Warisan Edisi no. 11, Desember 2000, setahun sebelum Nias dilanda banjir, kurang setahun menjelang pemilihan Bupati Periode 2001-2006, dan hampir lima tahun sebelum terjadi gempa Maret 2005. Menyambut pemekaran Nias menjadi 4 kabupaten dan 1 kota, tulisan lama ini (yang telah berumur delapan tahun lebih) masih cukup relevan untuk disimak …

Continue Reading...
Written on Nov, 30, 2006 by in | Leave a comment

KENAPA HARUS MENCINTAI NIAS KITA? Oleh: Ilham Mendröfa Penulis menuliskan tema ini sebagai epilog dari tulisan ini. Penulis memahami bahwa Nias ini dalah pulau yang indah, masyarakatnya unik dan mempunyai potensi untuk bangkit berkembang.

Continue Reading...

*Dari Liputan Lebaran Nias 2006 (5) Ilham Mendröfa Sejak kecil penulis bertanya-tanya mengapa pendopo bupati Nias dibuat terbuka? Benarkah asumsi guru sejarah SMP penulis bahwa masyarakat Nias berfikiran terbuka, sangat ramah dengan tamu, dan terbuka dengan perubahan-perubahan ? Tentu saja perubahan yang dimaksud adalah perubahn positif, perubahan yang berakhlak dan mensejahterakan.

Continue Reading...
Written on Nov, 26, 2006 by in | Leave a comment

BRR NIAS: HARAPAN MASYARAKAT NIAS UNTUK BANGKIT MAJU Oleh: Ilham Mendröfa Sejak kecil penulis bertanya-tanya mengapa pendopo bupati Nias dibuat terbuka? Benarkah asumsi guru sejarah SMP penulis bahwa masyarakat Nias berfikiran terbuka, sangat ramah dengan tamu, dan terbuka dengan perubahan-perubahan ? Tentu saja perubahan yang dimaksud adalah perubahn positif, perubahan yang berakhlak dan mensejahterakan.

Continue Reading...
Written on Nov, 24, 2006 by in | Leave a comment

GUNUNGSITOLI YANG KEMBALI MENGGELIAT (2) Oleh: Ilham Mendröfa Kenangan yang hilang itu bukan hanya Lagundi (lih. tulisan terdahulu).

Continue Reading...
Written on Nov, 22, 2006 by in | Leave a comment

GUNUNG SITOLI YANG KEMBALI MENGGELIAT (1) Oleh: Ilham Mendröfa Penulis sempat berkeliling pasar, mulai dari pasar Beringin, pasar Nou, pasar Gomo, terminal dan jejeran toko di Jl. Sirao – Jl. Diponegoro. Penulis memang tidak melakukan survei mendalam tentang berapa nilai transaksi dari setiap pasar atau pusat perbelanjaan tersebut. Akan tetapi padatnya pengunjung beberapa pasar tersebut bisa memberikan gambaran sekilas kepada …

Continue Reading...
Written on Nov, 20, 2006 by in | Leave a comment

GEMA TAKBIR IDUL FITRI DI NIAS Oleh: Ilham Mendröfa Di Nias, seperti halnya di derah lain Indonesia, juga ada perbedaan jatuh tanggal Idul Fitrinya. Tetapi perbedaan itu mampu dimaknai sebagai rahmat sehingga tidak ada hal yang merusak tatanan dan nilai-nilai suci Lebaran di Nias tahun ini.

Continue Reading...
Written on Nov, 18, 2006 by in | 2 Comments.
rp_kapalltc.gif

PENGANTAR Oleh: Ilham Mendröfa Penulis memutuskan untuk lebaran Idul Fitri di Nias tahun 2006. Jauh-jauh hari kami sekeluarga mempersiapkan kelengkapan perjalanan pulang. Satu bulan sebelum keberangkatan, persis menjelang puasa Ramadhan, penulis menghubungi travel langganan. Penulis dikonfirmasi: tiket Jakarta-Medan dan Jakarta-Padang untuk H-3 habis. Yang tersisa adalah tiket dengan harga satuan Rp. 1.200.000/orang.

Continue Reading...