Tag Archives: Budaya Nias

Written on Jan, 19, 2015 by in | 1 Comment.
Opini

Oleh: Agustinus Sihura, S.Pd., M.S* Adat Perkawinan di Pulau Nias masih identik dengan Böwö (mahar). Böwö (mahar) membudaya di pulau ini sejak zaman dulu hingga pada era ini sehingga menjadi satu elemen atau obyek yang berkembang dan tak mudah punah dalam kehidupan masyarakat. Apabila dipandang dari sisi nilai memang dapat dikatakan bahwa Böwö (mahar) Adat Perkawinan memiliki nilai konkret atau …

Continue Reading...
Written on Nov, 02, 2014 by in | Leave a comment

Oleh: Drs. Manahati Zebua, M.Kes., MM* BANGGA dan mantap Kepulauan Niasku. Pada tahun 2014 ini, Kepulauan Nias mendapat kehormatan besar untuk menjadi tuan rumah sebagai penyelenggara Sidang Raya PGI. Sungguh membanggakan. Informasi ini didapatkan dari Bapak Walikota Gunungsitoli sebagai Ketua Pantia. Beliau mengatakan bahwa pada tahun 2014 ini ada momen besar di Kepulauan Nias, yakni pelaksanaan Sidang Raya XVI dan …

Continue Reading...
Written on Oct, 01, 2014 by in | 1 Comment.

Cerpen oleh E. Halawa Catatan Penulis: Ini adalah terjemahan Indonesia dari cerita pendek berjudul Ka Di’a ba Guru Tane’a, yang dimuat di NO pada tanggal 19 September 2013. Terjemahan ini disertai catatan kaki untuk menjelaskan konteks cerita bagi pembaca. Apabila waktu mengizinkan, cerpen ini akan “dikembangkan”, artinya akan diteruskan dengan cerpen-cerpen baru yang terkait yang bermaksud untuk menggambarkan situasi kehidupan …

Continue Reading...
Written on Sep, 24, 2014 by in | 2 Comments.
adu6

Barangkali ini bukan berita baru bagi kebanyakan masyarakat Nias, namun tetap saja menjadi berita yang menarik: patung-patung kuno peninggalan budaya Nias kini tersebar di berbagai belahan dunia. Dikoleksi secara pribadi oleh para kolektor yang haus akan barang-barang antik, atau tersimpan dalam museum di berbagai negara. Penelusuran acak Nias Online di dunia maya memberikan sedikit gambaran tentang persebaran patung- nilai, ukuran, …

Continue Reading...
Written on Sep, 06, 2014 by in | 4 Comments.
Pastor Johannes M. Hammerle | thejakartapost.com

NIASONLINE, JAKARTA – Pendiri Museum Pusaka Nias (MPN) Pastor Johannes Maria Hammerle meraih Anugerah Pelestari Cagar Budaya Terbaik pada ajang Malam Anugerah Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Tahun 2014 yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di Museum Nasional, Jakarta, Jum’at (5/9/2014).

Continue Reading...
Written on May, 23, 2014 by in | 1 Comment.

NIASONLINE, JAKARTA – Atraksi budaya dari dua etnis di Sumatera Utara, yakni etnis Nias dan Karo akan tampil dalam Pementasan Kesenian di Taman Budaya Yogyakarta pada 25 Mei 2014.

Continue Reading...
Written on Apr, 10, 2014 by in | 5 Comments.
Sampul Albun "The Miracles" | OSG

NIASONLINE, JAKARTA – Sejumlah putra-putri Nias dari berbagai latar belakang profesi dan berdomisili di ibukota meluncurkan album baru dengan nama “The Miracles.”

Continue Reading...
Written on Sep, 21, 2013 by in | 1 Comment.
Miniatur Rumah Nias esdenart.blogspot.com.au

Kearifan lokal tidak hanya dalam bentuk obat-obatan, kesenian, atau kebudayaan. Hal ini dapat juga berupa arsitektur. Sebagaimana kearifan lokal lainnya, rumah tradisional Nias  juga terbukti kualitasnya jika dilihat dari usia, konstruksi yang tahan gempa, dan bahan bakunya yang ramah lingkungan. Bersama dengan rumah-rumah tradisional dari berbagai negara, seperti Afrika Selatan, Mesir, Cina, Malaysia, dan Kamerun, rumah adat Nias dan Sumatera …

Continue Reading...
Written on Jul, 13, 2013 by in , | 3 Comments.
Screenshot_2013-07-13-07-45-03

NIASONLINE, JAKARTA – Salah satu warisan budaya ikonik yang melekat dan membuat Pulau Nias dikenal di berbagai belahan dunia sampai saat ini adalah atraksi lompat batunya.

Continue Reading...
Written on Jul, 04, 2013 by in , | 1 Comment.
Peserta Seminar | Pst Postinus Gulö OSC

NIASONLINE, TÖGIZITA – Paroki Santa Maria Ratu Surga Tögizita, Nias Selatan (Nisel) dengan tema “Menggali Tata Nilai Baru Atas Budaya dan Perkawinan Adat Nias”.

Continue Reading...
Written on May, 11, 2011 by in | 1 Comment.
Prof. Jerome A Feldman, Ph. D (Foto: www.hpu.edu)

JAKARTA, Nias Online – Guru Besar Art History dari Hawaii Pacific University, Jerome A Feldman, Ph. D, mengingatkan masyarakat Nias (Ono Niha) bahwa masa depan kebudayaan mereka ada di tangan mereka sendiri. Karena itu, gagasan dan inisiatif yang bermuara pada promosi kebudayaan Nias – sebagaimana juga menjadi inti dari atraksi pagelaran budaya “Bawömataluo 2011” – merupakan langkah pertama kebangkitan budaya …

Continue Reading...
Written on Dec, 22, 2010 by in | 16 Comments.
egn

Oleh : Esther GN Telaumbanua Jumlah perempuan di Indonesia sesungguhnya lebih banyak dari pada pria, akan tetapi jumlah yang lebih besar tersebut, ternyata tidak serta merta menjamin perempuan memiliki peran dan wewenang yang besar. Kesenjangan  sosial ini telah mendorong pemerintah untuk mengembangkan tata pemerintahan yang tanggap gender yang memberikan dukungan bagi terciptanya pengarustamaan gender di seluruh bidang pembangunan, termasuk  politik. …

Continue Reading...
Written on Aug, 05, 2010 by in | Leave a comment

Gunungsitoli – Suasana haru dan bahagia serta suka cita tercermin bagi seluruh keturunan Kafaoso (Ama Wadoma) gelar Balugu Lalaizihono yang berpisah sejak 1917 atau 93 tahun lalu, pada pertemuan Rabu (4/7) di kediaman Ama Joni Telaumbanua di Desa Sisambalahe dan di kediaman Ama Alfa Telaumbanua di Desa Hiligo’ogamo, Kecamatan Gunungsitoli, Rabu (11/7). Berpisah karena sebagian pindah ke desa lain mendirikan …

Continue Reading...
Written on Jun, 07, 2010 by in | 3 Comments.

Medan – Konser amal yang digelar Iwan Fals di Kota Gunung Sitoli, Pulau Nias, Sumatera Utara (Sumut) mendapat apresiasi hebar. Magnet Iwan Fals membuat ribuan penduduk bahkan dari kawasan pedalaman memadati Lapangan Pelita, yang menjadi lokasi pelaksanaan konser, Minggu (6/6/2010) malam. Dalam acara yang digagas Komunitas Sosial Delasiga tersebut, Iwan membawakan lebih dari sepuluh lagunya yang hampir semua bernuansa sosial …

Continue Reading...
Written on May, 10, 2010 by in | 42 Comments.

Oleh Postinus Gulö* Pengantar Judul paper ini menarik. Menarik karena dalam judul itu tersurat jelas permasalahan yang sering timbul dalam pelaksanaan dan penerapan böwö di Nias. Selain itu, judul itu seolah-olah hanya melihat perkawinan Nias sebagai perkawinan ekonomis. Padahal perkawinan Nias sangat luhur, dibangun dengan nilai etis dan filosofis tinggi. Tetapi, marilah kita berbicara fakta dan pengalaman dari pelaksanaan böwö …

Continue Reading...