Tag Archives: Botomuzöi

Written on Jan, 06, 2010 by in | Leave a comment

Menteri BUMN diminta segera menindak direktur dan pimpinan wilayah cabang Sumut Aceh PT Nindya Karya karena telah mengabaikan pembangunan jalan Gunungsitoli-Kecamatan Alasa sehingga masyarakat mengalami keterbelakangan.

Continue Reading...
Written on Sep, 06, 2007 by in | Leave a comment

Gunungsitoli, WASPADA Online Samarithan’s Purse International Relief menyerahterimakan 106 unit rumah bantuan yang telah selesai dibangun kepada warga di 11 Desa Kec. Botomuzoi Kab. Nias, di Pekan Botomuzoi, Sabtu (1/9).

Continue Reading...
Written on Mar, 27, 2007 by in | Leave a comment

GUNUNG SITOLI, NIAS, 16 Maret 2007. Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Black & Veatch mengadakan mid-term review untuk Proyek Bantuan Darurat Gempa Bumi dan Tsunami Paket 24 (ETESP-24), di bawah dukungan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-Nias dan Bappeda Nias tentang pelaksanaan proyek di empat dari total delapan kecamatan di Nias; Botomuzoi, Hiliduho, Namohalu Esiwa dan Tugala Oyo. Tujuan mid-term review …

Continue Reading...
Written on Mar, 23, 2007 by in | 1 Comment.

*Dalam Tidur Ada Suara-suara Aneh WASPADA Online PEMBUNUHAN sadis siang bolong di Desa Sifalaete, Kota Gunungsitoli, Nias, Selasa (20/3) menyimpan berbagai cerita. Banyak orang bertanya, mengapa FL (foto) tega membantai dengan keji anak-anak yang masih kecil, hanya karena dendam kepada orang tua anak-anak tersebut.

Continue Reading...
Written on Feb, 17, 2007 by in | Leave a comment

Gunungsitoli, WASPADA Online Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Perwakilan Nias bekerjasama dengan Non Govermant Organization (NGO) Samarintan’s Purse sebagai pemberi bantuan, Kamis (15/2) membongkar paksa dua unit rumah bantuan NGO itu, karena telah terjadi rekayasa data penerima bantuan.

Continue Reading...
Written on Oct, 29, 2006 by in | 9 Comments.

Dulu, Sungai Muzöi terkenal bukan hanya sebagai sungai terpanjang di Nias, tetapi juga terkenal karena memiliki “ono mae-mae”, batu-batu kecil khas yang indah: batu cincin. Dulu, banyak masyarakat yang menjadikan pengolahan batu cincin mata pencaharian yang hasilnya cukup lumayan. Cincin-cincin itu dijual di harimbale -harimbale atau di Gunungsitoli.

Continue Reading...
Written on May, 24, 2006 by in | Leave a comment

Gunungsitoli, Kompas – Ribuan hektar hutan karet di Pulau Nias, Sumatera Utara, belum digarap maksimal. Kebanyakan lahan masih digarap secara tradisional dan hasilnya tidak mendatangkan kesejahteraan bagi petani.

Continue Reading...