Tag Archives: Bahasa Daerah

Written on Jun, 13, 2013 by in | 1 Comment.

NIASONLINE, JAKARTA – Saat ini, penggunaan Bahasa Indonesia di tengah masyarakat Nias menjadi sebuah kelaziman, bahkan keharusan. Tidak sedikit keluarga mendidik anak mereka sejak sangat dini berbahasa Indonesia, dibanding menggunakan bahasa ibunya, Bahasa Nias.

Continue Reading...
Written on Oct, 24, 2009 by in | 2 Comments.

MEDAN, KOMPAS.com – Masyarakat yang masih menggunakan bahasa daerah masih dianggap pemerintah masuk dalam kategori buta aksara. Pengertian tersebut dikritik, karena mengabaikan kekayaan bahasa daerah yang selama ini turut memperkuat bahasa Indonesia.

Continue Reading...
Written on Feb, 25, 2008 by in | Leave a comment

Jakarta — Kepala Pusat Bahasa Dendy Sugono menyatakan penelitian tentang bahasa daerah hingga saat ini belum selesai dilakukan. “Baru daerah timur Indonesia yang ada hasilnya,” ujar Dendy saat ditemui di sela Perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional 2008 di Departemen Pendidikan Nasional, Senin (25/7).

Continue Reading...
Written on Aug, 16, 2007 by in | 3 Comments.

Tulisan berikut sangat menarik dan penting sebagai pertimbangan akan kajian ilmiah terhadap pemakaian bahasa Nias. Bagaimana bahasa Nias dipresentasikan oleh pemakainya pada masa lalu dan masa kini, hanyalah sebatas sebuah pertanyaan saja apabila diberi penjelasan sebatas: kurang, cukup, baik, dan sangat baik. Sejumlah journal dan media massa telah memberi sinyal penting bahwa bukan tidak mungkin, satu per satu bahasa suku …

Continue Reading...
Written on May, 31, 2007 by in | Leave a comment

Makassar ( Berita ) : Pakar budaya dan bahasa Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Zainuddin Taha mengatakan, pada abad ke-21 ini, diperkirakan 50 persen dari kurang lebih 5.000 bahasa di dunia terancam punah atau setiap dua pekan akan hilang satu bahasa.

Continue Reading...
Written on May, 27, 2007 by in | 1 Comment.

Laporan Wartawan Kompas Ester Lince Napitupulu JAKARTA, KOMPAS – Kepunahan bahasa, terutama bahasa daerah menjadi masalah serius. Ironisnya, masih sedikit orang yang peduli terhadap kondisi ini.

Continue Reading...
Written on Feb, 26, 2007 by in | 2 Comments.

Jakarta, Kompas – Bahasa akan punah jika tidak dilestarikan atau tidak dipergunakan oleh masyarakat pendukungnya, baik sebagai sarana pengungkap maupun sebagai sarana komunikasi.

Continue Reading...
Written on Sep, 15, 2006 by in | Leave a comment

[SEMARANG] Payung hukum baik berupa undang-undang maupun perda sangat penting untuk melindungi bahasa daerah dari ancaman kepunahan akibat gempuran arus globalisasi. Payung hukum itu bersifat mengikat, karena berisikan langkah-langkah kebijakan yang bersifat teknis sehingga memudahkan sosialisasi kepada masyarakat, terutama melalui pendidikan formal.

Continue Reading...
Written on Dec, 01, 2005 by in | 3 Comments.

E. Halawa* Pada suatu kesempatan berkunjung ke Nias tahun 1999, saya berbicara di depan masyarakat sebuah desa dalam sebuah pertemuan. Karena masyarakat yang hadir kebanyakan adalah orang tua-tua dan tidak memahami Bahasa Indonesia dengan baik, saya putuskan untuk berbicara dalam Bahasa Nias, Li Niha atau Li Nono Niha.

Continue Reading...