Siti Fadillah Supari (GATRA/Edward Luhukay)Ucapannya selalu blak-blakan. Soal flu burung, misalnya, tanpa sungkan-sungkan ia menuding, sejumlah negara telah memanfaatkan virus yang disimpan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk dijadikan vaksin. Bahkan tak tertutup kemungkinan dikembangkan menjadi senjata biologis.
(more…)
Archive for the ‘Sosok’
Siti Fadilah Supari: Kita Dijajah Karena Suka Menghalus-haluskan
Keteguhan Hati Dokter Kanserina
KOMPAS - 31 Desember 2007
Tidak banyak orang mengambil pilihan sulit. Merelakan kepentingan sendiri, hidup jauh dari keluarga. Meski pilihan hidup “lebih baik” itu bisa diambil, dokter Kanserina Esthera Dachi memilih lain. (more…)
Guru Ahmad Tarzim Telaumbanua: Terbaik Dua Nasional Lomba Penulisan Pusat Perbukuan Nasional
* Dalam kumpulan puisi “Kau Kupanggil Anak Manis”
Sosoknya sederhana, seperti guru desa lainnya. Lahir dan besar di Nias, tepatnya Desa Sifahando Kecamatan Tuhemberua, 39 tahun yang lalu. Tempat yang jauh di sudut utara pulau Nias tersebut, tidak membuat sang guru kehilangan motifasi untuk berkarya. Tepatnya di pengingatan Hari Guru Nasional 22 November 2007, Guru alumni SPG Gunungsitoli tahun 1988 ini dipanggil ke Jakarta oleh Pusat Perbukuan Nasional Depdiknas untuk diuji dan dievaluasi hasil karyanya dan kemudian diterbitkan. (more…)
Hikayat Musik Batu Bawömataluo
SEJAK bertemu kembali medio Oktober 2004 dengan etnomusikolog Rizaldi Siagian, Hikayat Manaö tak bisa tidur nyenyak. Pasalnya, seniman Nias ini mendapat amanat dari Siagian menciptakan musik batu untuk konser multimedia Megalitikum dan Kuantum, Kompas Musik Indonesia yang dijadwalkan akhir Juni 2005 di Jakarta merayakan hari lahir ke-40 Harian Kompas. (more…)
Fransiskus T. Lase: Mantan Bintang Bola Voli Sumatera Utara
Penampilanya sederhana dan rendah hati, tinggi badannya tidak merefleksikan sosok pemain bola voli yang ideal dan tangguh. Namun sosok yang terkesan serba sederhana ini pernah melukis prestasi luar biasa bagi Nias pada zamannya: menjadi pemain terbaik bola voli tingkat Sumatera Utara dan menjadi orang Nias pertama yang terjun dalam Pekan Olah Raga Nasional, memperkuat kontingen bola voli Sumut pada PON VII di Surabaya, tahun 1969. (more…)
Pelari Mari Yusuf Gulö Rebut Tiket PON XVII/2008
*PASI Sumut Gelar Seleksi Popnas dan Porwil pada 14-15 April
Medan, (Analisa)
PASI Sumut kembali menuai prestasi, menyusul keberhasilan pelari Mari Yusuf Gulo memastikan tiket tampil di PON XVII/2008 di Kaltim. (more…)
Mari Mengenal Pemberita Injil di Tanö Niha
Berikut ini adalah cuplikan tulisan dari buku “Misionar dan Utusan Misi Jerman ke Nias (1865-2001)” mengenai E.L. Denninger. Artikel ini dikutip persis dari buku yang telah diterbitkan namun tanpa memuat foto dokumentasi karena keterbatasan ruangan ini.
Denninger pernah menerbitkan buku pelajaran sekolah khusus untuk Ono Niha pada tahun 1870, dimana buku ini layaknya sebagai buku pedoman mengenal abjad, belajar membaca dalam bahasa Nias. Judulnya: Nowi Huno Lihede, Hulo Niha, Eerste Schoolboekje, Batavia 1870. Semoga bermanfaat buat semua pembaca dan secara khusus bagi umat Kristen dari kepulauan Nias. (Noniawati Telaumbanua)
(more…)
Yosa Menduniakan Nias
Djoko Poernomo
Seandainya tak ada situs internet niasisland.com, keberadaan Pulau Nias di Samudra Hindia yang berjarak 85 mil laut dari Pulau Sumatera itu kemungkinan tak bakal mendunia seperti sekarang ini. (more…)
Noni Telaumbanua, Putri Nias, Penulis Buku Tentang Nias
Di tengah kelangkaan minat masyarakat Nias untuk mendalami dan menekuni secara serius hal-hal yang berkaitan dengan budaya dan sejarah Nias, kehadiran Noni Telaumbanua di bidang ini sedikit melegakan. Noni, alias Ina Sara, yang kini sedang studi di Jeman, telah menulis cukup banyak buku tentang Nias, menyangkut berbagai topik. Untuk mengetahui lebih jauh siapa putri Nias ini dan pendapatnya tentang berbagai hal, E. Halawa* dari Nias Portal melakukan wawancara jarak jauh lewat email dengan Noni. Hasil wawancara tersebut ditayangkan berikut ini. (more…)
Ama Ziduhu Waruwu: Tokoh Adat Nias yang Rendah Hati dan Antusias
Setiap kali diajak berbicara tentang Hada Nono Niha (Adat Nias), Bapak Ama Ziduhu Waruwu selalu menunjukkan antusiasme yang tinggi. Beliau (yang biasa dipanggil Amada Talu oleh generasi yang lebih muda) selalu saja siap melayani permintaan untuk mendiskusikan Hada Nono Niha. Demikian juga ketika awal Januari 2006 yang lalu, penulis meminta beliau untuk menjadi narasumber adat Nias, khususnya adat Negeri Botomuzöi (Hada Nöri Mbotomuzöi). (more…)
Artikel Terbaru
- Tantangan Hukum di Indonesia: Dari penyimpangan Menuju perbaikan, Oh… Betapa Sulitnya ?!
- Telkom Sumatra Bebaskan Teluk Dalam – Pulau Nias dari Keterisoliran Berinternet
- Nisel, Komisi A DPRDSU Desak KPK Turun Tangan
- DPRD Kabupaten Nias Menyikapi Peristiwa STT SETIA
- Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang PIKI Kabupaten Nias, Masa Bakti 2008-2013
- BRR Jangan Terlantarkan Pembangunan Jembatan Mo’au
- Inovasi LIPI Turunkan 50 Persen Biaya Fuelcell
- Bupati Nisel Bantah Tuduhan Korupsi
- Arti dan Makna Salam “Ya’ahowu”
- Hekinus Manaõ Dilantik Jadi Irjen Depkeu