Saudara/i Seiman di manapun berada, Salam Sejahtera Dalam Kasih Yesus Kristus, Dalam suasana kehidupan bermasyarakat yang penuh tantangan saat ini, dengan penuh sukacita umat... »
Rekonstruksi
DPRDSU Terkejut, Oknum Aparat Persulit Masuk Bahan Material ke Nias
Medan (SIB) Kalangan anggota DPRD Sumut dari Dapem (daerah pemilihan) Nias dan Nisel (Nias Selatan) merasa terkejut mendengar adanya oknum aparat mempersulit masuknya bahan-bahan material bangunan untuk berbagai proyek rehabilitasi dan rekonstruksi di Nias pasca bencana tsunami. »
Korban Gempa Di G. Sitoli Keluhkan Persyaratan BRR
Gunung Sitoli, WASPADA Online Puluhan warga Kota Gunungsitoli yang menjadi korban gempa 28 Maret 2005 berdelegasi ke kantor DPRD Nias Jl Gomo, Selasa (27/12), menyampaikan keluhan soal persyaratan yang diharuskan BRR (Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) untuk mendapatkan dana bantuan pembangunan rumah. Delegasi warga diterima Ketua DPRD Nias, M. Ingati Nazara, Amd dan sejumlah anggota... »
BRR Aceh/Nias Harus Lebih Progesif
JAKARTA (MIOL) Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh/Nias diingatkan harus bertindak progresif dalam membangun kembali Aceh dan Nias pascatsanami dengan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan-kepentingan lain yang sifatnya bias seperti kepentingan kelompok. »
Jadikan Nias Lebih Baik
Gunungsitoli (Kompas) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Nias, dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berupaya keras untuk membangun Kepulauan Nias pascagempa. Demikian pula pemerintah pusat. »
Perlu Rp 10 Triliun untuk Rekonstruksi Nias
Medan (TEMPO Interaktif) Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) Nias, William Sahbandar menyatakan dibutuhkan dana sebesar Rp 10 Triliun selama 4 sampai 5 tahun untuk membangun kembali Nias pasca tsunami. “Itu target yang hendak dicapai BRR Nias berdasarkan mandat,”ujarnya saat berada di Aceh mengikuti acara peringatan 1 tahun tsunami, Senin (26/12). »
IVD Australia Bangun Panti Asuhan “Tabita” Senilai Rp 2,5 Miliar di Nias
Gunung Sitoli, Nias (SIB) Yayasan sosial Khatolik di Australia, International for Volunteer Development (IVD) segera membangun panti asuhan terpadu berfasilitas lengkap sekelas hotel senilai Rp2,6 miliar untuk menampung anak-anak para korban bencana alam gelombang tsunami 26 Desember 2004 dan gempa bumi tektonik 28 Maret 2005 lalu. »
67.500 Jiwa Tinggal di Tenda
Banda Aceh (Kompas) Satu tahun pascabencana tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Nias, hingga kini masih menyisakan persoalan mendasar yang mencolok mata. Tak kurang 67.500 pengungsi hingga kini masih tinggal di tenda-tenda. Menyedihkan lagi, kondisi tenda-tenda tersebut kebanyakan tak layak lagi untuk dihuni. Musim hujan membuat nasib pengungsi di tenda makin menderita. »
BRR Mengaku Rekonstruksi Nias Masih Kacau
Jakarta (Detik.Com) – ditulis oleh Indra Subagja Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD dan Nias mengakui proses rekonstruksi Nias masih kacau. Sebab, banyak masalah yang kerap tidak diduga. »
Beasiswa dari Australia – Diberikan bagi Pelajar Korban Tsunami di Aceh dan Nias
Medan (Kompas) Sebanyak 322 pelajar korban bencana tsunami di Kabupaten Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam, dan 200 pelajar di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, mendapat beasiswa dari warga Australia. Bantuan itu merupakan komitmen Australia membantu rekonstruksi dan rehabilitasi korban tsunami dan gempa. »
DPRDSU Protes Proses Tender Proyek BRR Pengendalian Banjir Rp 43 M
Medan (SIB) Anggota DPRD Sumut daerah pemilihan Nias dan Nisel (Nias Selatan) memprotes pelaksanaan proses tender proyek BRR (badan rekonstruksi dan rehabilitasi) pengendalian banjir dan pengamanan pantai berbiaya Rp43 miliar lebih di Nias dan Nisel, karena sarat kejanggalan dan telah mengabaikan kontraktor lokal, sehingga pemenangnya seluruhnya kontraktor dari Jakarta. »
Tanah Begitu Penting bagi Rekonstruksi Nias…
Kompas Online, Ada pemeo, bila membeli tanah di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, berarti membeli masalah. Ekses masalah timbul bahkan akibat praktik jual beli, bukan akibat tanah yang dihibahkan ataupun tanah yang diwakafkan,” papar pengasuh Yayasan Pendidikan Santo Fidelis, Pastor Flavius OFM Cap. »
Jangan Berpaling dari Nias
Kompas Online, ”Kalau saja Tuhan mau, sudah dikutuklah banyak lembaga dunia maupun lembaga nonpemerintah yang berkeliaran di Nias. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Nias dan Nias Selatan pun bisa dipasung-Nya,” ujar relawan Koordinasi Relawan Kemanusiaan, Golap Silaban. »
Membangun Kembali Nias dengan Tertatih-tatih
Oleh: Haryo Damardono ”Saya menghabiskan uang Rp 40 juta untuk membangun kembali toko kelontong ini. Uang itu datang dari pinjaman saudara-saudara di Jakarta, Bandung, dan Medan,” ujar Elvita (26), pemilik toko kelontong di Jalan Sudirman, Gunung Sitoli, Pulau Nias, Sumatera Utara. »
Belanda Bantu Yayasan Faliera Bangun Sekolah Kejuruan Senilai Rp400 Juta di Nias
Harian SIB Lembaga donatur dari Belanda, Nederland for Recovery Comission (NRC), membantu pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen Faliera Gunungsitoli senilai total Rp 400 juta yang akan menampung ratusan siswa-siswi jurusan komputer piranti lunak dan keras pada 10 lokal yang direncanakan dimulai secara fisik pada Maret mendatang. »