<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nias Online &#187; Nasional</title>
	<atom:link href="http://niasonline.net/category/news-general/nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasonline.net</link>
	<description>A website of Nias people, culture and current affairs</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 16:53:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Bawaslu: KPU Tak Kooperatif</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/12/20/bawaslu-kpu-tak-kooperatif/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/12/20/bawaslu-kpu-tak-kooperatif/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2010 07:24:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=6363</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Anggota Badan Pengawas Pemilu Wahidah Suaib mengatakan, salah satu hambatan dan tantangan pengawasan pemilu adalah kecenderungan umum sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU), baik tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota dan jajarannya yang tidak/kurang kooperatif kepada pengawas pemilu. Sikap tak kooperatif ini, kata Wahidah, tercermin ketika penyelenggara pemilu menutup atau menghambat akses panitia pengawas pemilu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/12/20/bawaslu-kpu-tak-kooperatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahas Daerah Tertinggal di Hotel Berbintang</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/10/15/5981/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/10/15/5981/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 00:18:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>borokoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=5981</guid>
		<description><![CDATA[* Ada peningkatan kapasaitas dan bantuan peningkatan infrastruktur di kabupaten Nias MANADO &#8211; Di Indonesia masih terdapat daerah tertinggal. Daerah ini merupakan di tingkatan Kabupaten yang masyarakat dan daerahnya yang memiliki indeks kemajuan pembangunan ekonomi dan sumberdaya manusia dibawah rata-rata indeks nasional. Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Kementrian Pembanguna Daerah Tertinggal, Lucky H Korah dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/10/15/5981/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjelang Pilkada Peredaran Uang Palsu Naik</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/04/11/menjelang-pilkada-peredaran-uang-palsu-naik/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/04/11/menjelang-pilkada-peredaran-uang-palsu-naik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2010 07:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nias]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sumut 2010]]></category>
		<category><![CDATA[uang palsu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=5251</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN &#8211; Sebanyak enam lembar uang palsu masuk ke Bank Indonesia Medan per hari dalam masa Pilkada Kota Medan. Pada Januari-Maret 2010 penemuan upal yang sudah masuk ke BI sebanyak 255 lembar, dengan nominal uang sebesar Rp14,620 juta. Pemimpin Bank Indonesia (BI) kantor Regional Sumut dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Gatot Sugiono mengatakan, sepanjang tahun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/04/11/menjelang-pilkada-peredaran-uang-palsu-naik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Prioritas Pembangunan 2011</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/04/10/5-prioritas-pembangunan-2011/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/04/10/5-prioritas-pembangunan-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Apr 2010 03:18:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nias]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=5237</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN &#8211; Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, mengatakan pihaknya merencanakan lima prioritas pembangunan pada tahun 2011 yang perlu menjadi perhatian dan patokan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2010. Lima prioritas pembangunan itu adalah peningkatan kualitas pembangunan masyarakat dan aparatur pemerintah; peningkatan kualitas kesehatan; serta revitalisasi bidang pertanian; kemudian, percepatan dan peningkatan pendapatan guna pemenuhan kebutuhan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/04/10/5-prioritas-pembangunan-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Musrenbang Sumut dikhawatirkan tak akan terimplementasi</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/04/10/musrenbang-sumut-dikhawatirkan-tak-akan-terimplementasi/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/04/10/musrenbang-sumut-dikhawatirkan-tak-akan-terimplementasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Apr 2010 03:07:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[musrenbang sumut 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=5231</guid>
		<description><![CDATA[MEDAN &#8211; Anggota DPRD Sumut khawatir rencana pembangunan yang dihasilkan dalam Musrenbang Sumut, tidak akan terimplementasi secara maksimal. Selain itu, pemerintah kabupaten/kota juga diminta memberikan usulan rancangan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah. Kekhawatiran itu disampaikan anggota Fraksi PAN DPRD Sumut, Muslim Simbolon, menanggapi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sumut 2011 di aula [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/04/10/musrenbang-sumut-dikhawatirkan-tak-akan-terimplementasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Krisis Listrik Indonesia: Sebuah karma, bukan buah simalakama!</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/03/06/krisis-listrik-indonesia-sebuah-karma-bukan-buah-simalakama/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/03/06/krisis-listrik-indonesia-sebuah-karma-bukan-buah-simalakama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 02:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fune</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Lain Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[http://eddysatriya.blogspot.com/2008/07/krisis-listrik-indonesia-sebuah-karma.html]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2010/03/06/krisis-listrik-indonesia-sebuah-karma-bukan-buah-simalakama/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Eddy Satriya, selaku pemerhati masalah energi. Banyak orang sekarang saling menyalahkan atas terjadinya krisis listrik yang akhirnya melanda ibukota. Bukan hanya daerah atau pelosok saja. Bukan pula di Medan dan SUmut yang telah menggulung berbagai perusahaan besar seperti industri sepatu dan sarung tangan karet. Bukan pula di Banjarmasin, PAlangka Raya dan Balik Papan yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/03/06/krisis-listrik-indonesia-sebuah-karma-bukan-buah-simalakama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stop RUU Berbau Piagam Jakarta</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/08/30/stop-ruu-berbau-piagam-jakarta/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2009/08/30/stop-ruu-berbau-piagam-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 12:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4533</guid>
		<description><![CDATA[*Islam Telah Direduksi dan Dibajak [JAKARTA] Pernyataan Kepala Litbang Departemen Agama, HM Atho Mudzhar dalam acara buka puasa di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8), bahwa ajaran agama Islam telah dire-duksi dan dibajak oleh kelompok tertentu dengan mengatas- namakan Islam, mendapat apresiasi karena mencerminkan sikap pemerintah. Namun, sikap itu harus diimplementasikan pemerintah dengan berhenti membuat rancangan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2009/08/30/stop-ruu-berbau-piagam-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JK Ucapkan Selamat Kepada SBY</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/10/jk-ucapkan-selamat-kepada-sby/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2009/07/10/jk-ucapkan-selamat-kepada-sby/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 10:35:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4275</guid>
		<description><![CDATA[Bogor: Susilo Bambang Yudhoyono selaku Capres Periode 2009 &#8211; 2014, hari Kamis (9/7) malam pukul 20.00 WIB telah menerima telepon dari Capres pesaingnya, Jusuf Kalla, yang menyampaikan selamat atas perolehan suara terbanyak hasil perhitungan cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei. Ucapan selamat dari JK ini diterima oleh SBY di kediaman Puri Cikeas, Kabupetan Bogor. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2009/07/10/jk-ucapkan-selamat-kepada-sby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MK: WNI Dapat Gunakan Hak Pilih dengan KTP atau Paspor</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/07/mk-wni-dapat-gunakan-hak-pilih-dengan-ktp-atau-paspor/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2009/07/07/mk-wni-dapat-gunakan-hak-pilih-dengan-ktp-atau-paspor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 10:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4258</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan Pemohon dalam pengujian UU 42/2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan oleh Refly Harun dan Maheswara Prabandono di ruang sidang pleno oleh sembilan hakim konstitusi, Senin (6/7) pukul 17.00 WIB. Pasal yang diujikan adalah Pasal 28 dan Pasal 111 ayat (1) UU 42/2008 mengenai Daftar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2009/07/07/mk-wni-dapat-gunakan-hak-pilih-dengan-ktp-atau-paspor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebagian Partai Koalisi SBY Hanya Bawa Gerbong Kosong</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/06/25/sebagian-partai-koalisi-sby-hanya-bawa-gerbong-kosong/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2009/06/25/sebagian-partai-koalisi-sby-hanya-bawa-gerbong-kosong/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 06:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>borokoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4181</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian partai politik yang berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk mengusung SBY-Boediono pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang diduga hanya membawa “gerbong kosong” alias tanpa massa pendukung yang signifikan. Oleh sebab itu SBY sebaiknya mengevaluasi kinerja parpol koalisi. Demikian antara lain dikemukakan M. Julian Manurung, Ketua Umum Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) dalam siaran pers [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2009/06/25/sebagian-partai-koalisi-sby-hanya-bawa-gerbong-kosong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

