Archive for the ‘Diskusi Online II - RR Nias’

Wawancara Dengan Dr. William P. Sabandar - (3)

Prasarana

Sesuai dengan keahlian yang dimiliki, Pak Willy telah berusaha membuat rencana pembangunan pada sektor infrastruktur transportasi. Bagaimana penjelasan Pak Willy mengenai peta ekonomi pedesaan di Nias yang mengilhami rencana tersebut? Penjelasan mengenai hal ini dibutuhkan dalam kaitannya dengan usaha menarik penanam modal.

Menurut kami hal paling penting untuk pengembangan perekonomian di Nias adalah transportasi. Seperti telah diketahui bersama, jaringan transportasi di Nias sangat buruk sehingga praktis tidak mendukung berkembangnya perekonomian dan investasi. (more…)

Wawancara Dengan Dr. William P. Sabandar - (2)

Pelibatan Masyarakat Nias

Seberapa jauh pelibatan masyarakat di kepulauan Nias sejak strategi pendekatan diubah dalam tahun 2007 ini? Bagaimana dampaknya?

Pada tahun 2007 kita mulai menerapkan pendekatan baru dalam program bantuan pembangunan perumahan penduduk, yaitu melalui Community driven approach. Masyarakat diberikan kewenangan untuk membangun rumah mereka sendiri, yang dimulai dengan proses musyawarah desa untuk menentukan penerima manfaat hingga pembangunan fisik rumah. (more…)

Wawancara Dengan Dr. William P. Sabandar - (1)

Umum

Dalam misi BRR tercantum: “Membangun kembali masyarakat Aceh dan Nias, baik kehidupan individu maupun sosialnya”. Misi lain adalah: “Membangun kembali pemerintahan sebagai sarana pelayanan masyarakat’. Bagaimana penjelasan Pak Willy mengenai pelaksana misi itu dan apa hasil-hasil nyata yang telah dicapai? (more…)

Wawancara Dengan Dr. William P. Sabandar - Pengantar

Kurang lebih setahun yang lalu, tepatnya tanggal 13 November 2007, Situs ini menyelenggarakan Diskusi Online II (DO II) dengan topik: Rekonstruksi dan Rehabilitasi Nias – Membayangkan Wajah Nias Pasca Program BRR. Diskusi tersebut, yang semula direncanakan berlangsung sebulan lebih, akhirnya oleh Redaksi diputuskan “tetap terbuka”. (more…)

Masyarakat Nias Harap-Harap Cemas

* Rangkuman sementara Diskusi Online II Situs Yaahowu

5 tahun saja tidak cukup untuk membangun kembali ‘Nias Baru’ yang lebih baik …” Emanuel Migo.

Malam yang mengerikan itu dan hari-hari mencekam yang mengikutinya telah berlalu. Akan tetapi kalau Anda meminta seorang Ono Niha yang mengalami langsung dahsyatnya gempa Nias 2005 mengisahkan kembali kejadian yang dialaminya, Anda akan terkejut: detailnya kisahnya begitu melekat di dalam ingatan. Saya pernah merekam kisah beberapa orang dalam selang waktu tiga minggu. Lalu saya memperbandingkan kisah versi pertama dengan kisah versi kedua. Detailnya (kronologinya, perasaaannya, tindakannya, … luar biasa …. sama). Yang agak berbeda hanyalah ungkapan untuk menggambarkan pengalaman yang sangat mengerikan itu; tidak ada kesan dramatisasi, semuanya “isi”. (more…)

Luruskan Hati, Tegakkan Pilar

Oleh: E. Nehe

Daya Tarik yang Suram
Pulau Nias, gempa bumi, penderitaan dan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR).Kesimpulan sederhana, sekilas ataupun spontan apakah yang dapat diungkapkan mengenai keempatnya. Mungkin ada aspek positifnya, tapi salah satu yang dapat disebut adalah kenyataan daya tarik yang suram. (more…)

Perlu Sinkronisasi dan Pemahaman Bersama

Oleh Esther Telaumbanua

[Catatan Redaksi: Tulisan berikut adalah komentar Esther Telaumbanua terhadap tulisan "Gejolak Perubahan dalam Masyarakat sebagai Konsekuensi Bencana Alam", 8 Februari 2007.] (more…)

Quo Vadis Nias Pasca Bencana ?

Oleh Duman Wa’u

Catatan Redaksi: Tulisan ini adalah komentar tanggal 10 Januari 2007 terhadap tulisan “Gejolak Perubahan dalam Masyarakat sebagai Konsekuensi Bencana Alam”. (more…)

Pengungsi Kecamatan Bawolato Belum Dapatkan Rumah Bantuan

Catatan Redaksi: Berikut adalah berita dari harian Waspada Online (Jumat, 5 Januari 2007), ditayangkan bersamaan dengan Laporan Kemajuan RR Nias yang disampaikan oleh Emanuel Migo, Manager Komunikasi dan Informasi Publik BRR Perwakilan Nias. Berita ini dimasukkan dalam kategori “Diskusi Online II”, agar menjadi perhatian dan untuk mendapatkan respons langsung dari BRR Nias. (more…)

Gejolak Perubahan dalam Masyarakat sebagai Konsekuensi Bencana Alam

*Kasus Kepulauan Nias

Noniawati Telaumbanua

Pendahuluan
Kata “booming” mungkin bisa dijabarkan untuk menggambarkan situasi dua tahun terakhir di kepulauan Nias, dimana dalam sekejap mata semua aspek sendi kehidupan sosial berubah total dan perubahan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Perubahan tadi memiliki konsekuensi dan efek yang tidak mengenal istilah menunggu dan tanpa bisa dikembalikan atau sekedar diputar ulang kembali.

(more…)